• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

PKS dan Pengusungan Sohibul Iman~Kaesang: Antara Strategi dan Mudharat

Ali Syarief by Ali Syarief
June 24, 2024
in Feature, Pilkada, Pilkada
0
PKS dan Pengusungan Sohibul Iman~Kaesang: Antara Strategi dan Mudharat
Share on FacebookShare on Twitter

Ketika Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengusung Sohibul Iman sebagai calon gubernur Jakarta, langkah tersebut tentu disambut dengan berbagai spekulasi dan harapan dari berbagai kalangan. Namun, kejutan terbesar datang ketika nama Kaesang, putra Presiden Joko Widodo, disebut-sebut sebagai calon wakil gubernurnya. Keputusan ini bagaikan sambaran petir di siang bolong, sebuah hal yang tampaknya mustahil menjadi realita.

Siasah atau Pengkhianatan Aqidah?

Bila, PKS mengklaim bahwa keputusan ini didasarkan pada “siasah,” atau strategi politik. Siasah, dalam konteks politik Islam, merujuk pada kebijakan atau strategi yang diambil untuk mencapai tujuan yang lebih besar demi kemaslahatan umat. Namun, banyak yang merasa bahwa alasan ini hanyalah pembenaran untuk langkah yang sebenarnya lebih mirip dengan pengkhianatan terhadap aqidah dan prinsip yang selama ini dipegang teguh oleh PKS.

Mengapa Kaesang?

Mengusung Kaesang sebagai calon wakil gubernur tentu menimbulkan banyak tanda tanya. Kaesang, yang dikenal sebagai pengusaha muda dan putra presiden, memiliki profil yang sangat berbeda dengan tipikal kandidat PKS. Beberapa alasan di balik keputusan ini mungkin termasuk:

  1. Menggaet Pemilih Muda: Kaesang yang populer di kalangan pemuda dapat membantu PKS menarik suara dari kelompok pemilih muda yang mungkin sebelumnya tidak tertarik dengan PKS.
  2. Meraih Simpati dari Basis Jokowi: Dengan menggandeng Kaesang, PKS mungkin berharap dapat meraih dukungan dari pemilih yang selama ini setia pada Jokowi dan keluarganya.
  3. Menghadirkan Sosok Baru: Kehadiran Kaesang bisa dianggap sebagai langkah untuk menyegarkan citra PKS yang sering dianggap konservatif dan kaku.

Reaksi Internal dan Eksternal

Namun, langkah ini tidak datang tanpa risiko. Dari dalam PKS sendiri, mungkin akan muncul resistensi dari kader dan simpatisan yang merasa bahwa keputusan ini bertentangan dengan nilai-nilai dasar partai. Sebagai partai yang selama ini dikenal tegas dalam mempertahankan prinsip-prinsip Islam dalam politik, mengusung Kaesang bisa dianggap sebagai bentuk pengkhianatan terhadap aqidah dan perjuangan partai.

Dari sisi eksternal, masyarakat umum mungkin melihat langkah ini sebagai manuver politik yang penuh dengan kepentingan pragmatis, dan bukan berdasarkan idealisme yang selama ini diklaim oleh PKS. Ini bisa menimbulkan skeptisisme dan ketidakpercayaan terhadap niat baik PKS dalam mengusung pasangan calon yang dianggap tidak sejalan dengan platform partai.

Antara Strategi dan Nilai

Pada akhirnya, keputusan PKS untuk mengusung Kaesang sebagai calon wakil gubernur mungkin akan dilihat sebagai ujian besar bagi partai tersebut. Apakah PKS akan mampu mempertahankan integritas dan prinsip-prinsipnya, ataukah akan terjebak dalam pusaran pragmatisme politik? Keputusan ini juga akan menjadi refleksi bagaimana partai-partai politik di Indonesia menyeimbangkan antara strategi politik dan nilai-nilai yang mereka anut.

PKS harus mempertimbangkan dengan cermat dampak jangka panjang dari keputusan ini. Apakah langkah ini akan memperkuat posisi PKS di kancah politik nasional, atau justru akan melemahkan dukungan dari basis konstituennya yang selama ini setia? Satu hal yang pasti, keputusan ini akan menjadi bahan perbincangan dan evaluasi yang panjang di kalangan masyarakat dan pengamat politik.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Menuju Anugerah Sastra dan Kebudayaan 2024: Taufiq Ismail Bapak Sastra Indonesia

Next Post

Polda Jabar Bersiap Hadapi Sidang Gugatan Pra Peradilan Tersangka Pegi

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Saya Pikir, Memilih Prabowo Keluar dari Labirin Jokowi
Birokrasi

Peringkat Utang Indonesia Anjlok: Ketika Negara Terjebak Membayar Masa Lalunya

April 23, 2026
Feature

Kebenaran Al-Qur’an melalui Surat Al-Lahab: Ketika Waktu Menjadi Saksi

April 23, 2026
Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?
Feature

Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?

April 22, 2026
Next Post
Polda Jabar Bersiap Hadapi Sidang Gugatan Pra Peradilan Tersangka Pegi

Polda Jabar Bersiap Hadapi Sidang Gugatan Pra Peradilan Tersangka Pegi

Polisi Gelar Pra Rekonstruksi Pembunuhan Vina, Jadi Tanda Tanya Publik Saat Pegi Setiawan tak Terlihat

Kuasa Hukum Pegi Pertanyakan Hubungan Foto Dua Perempuan Mengapit Pegi dengan Pembunuhan Vina

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci
daerah

10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

by Karyudi Sutajah Putra
April 23, 2026
0

Jakarta-FusilatNews - Untuk ke-9 kalinya, Setara Institute merilis data Indeks Kota Toleran (IKT). Ada 10 kota yang masuk dalam kategori...

Read more
Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

April 22, 2026
JK & Seekor Gajah

JK & Seekor Gajah

April 21, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Saya Pikir, Memilih Prabowo Keluar dari Labirin Jokowi

Peringkat Utang Indonesia Anjlok: Ketika Negara Terjebak Membayar Masa Lalunya

April 23, 2026
Symbul Kerinduan Kolektif – Tergila-gila kepada Purbaya

Menkeu Tak Tahu Pajak Tol: Kebijakan Negara Jalan Sendiri, Koordinasi Dipertanyakan

April 23, 2026

Kebenaran Al-Qur’an melalui Surat Al-Lahab: Ketika Waktu Menjadi Saksi

April 23, 2026
10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

April 23, 2026
Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

April 22, 2026
Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

April 22, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Saya Pikir, Memilih Prabowo Keluar dari Labirin Jokowi

Peringkat Utang Indonesia Anjlok: Ketika Negara Terjebak Membayar Masa Lalunya

April 23, 2026
Symbul Kerinduan Kolektif – Tergila-gila kepada Purbaya

Menkeu Tak Tahu Pajak Tol: Kebijakan Negara Jalan Sendiri, Koordinasi Dipertanyakan

April 23, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist