• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home News

Menuju Anugerah Sastra dan Kebudayaan 2024: Taufiq Ismail Bapak Sastra Indonesia

fusilat by fusilat
June 24, 2024
in News, Pojok KSP, Spiritual
0
Menuju Anugerah Sastra dan Kebudayaan 2024: Taufiq Ismail Bapak Sastra Indonesia
Share on FacebookShare on Twitter

Kontributor: Lasman Simanjuntak

Jakarta, Fusilatnews – Diskusi sastra ke-2 menuju Anugerah Sastra dan Kebudayaan Tahun 2024 kepada penyair Taufiq Ismail, yang diusulkan sebagai Bapak Sastra Indonesia, akan berlangsung pada Senin (24/6/2024) ini.

Acara yang akan berlangsung di Pusat Dokumentasi Sastra (PDS) HB Jassin, Gedung Panjang Ali Sadikin, Pusat Kesenian Jakarta-Taman Ismail Marzuki (PKJ-TIM) dimulai pukul 14.15 WIB.

Maman S Mahayana tampil sebagai pemateri bertajuk, “Taufiq Ismail, Puisi Sebagai Kesaksian”, dan Prof Dr Wahyu Wibowo, juga sebagai pemateri, bertajuk, “Perjuangan Taufiq Ismail”, dengan moderator Tatan Daniel.

Dalam acara yang diselenggarakan oleh Komunitas Sastra TISI (Taman Inspirasi Sastra Indonesia) bekerja sama dengan Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta, Dispupsip dan PDS HB.Jassin ini akan tampil Yuheidina Meilani membacakan puisi.

Bapak Sastra Indonesia

Dedikasi Taufiq Ismail bagi dunia sastra Indonesia telah melampaui “mandatnya” sebagai seorang penyair atau sastrawan.

Oleh karenanya, sangat layak jika kepada penyair kelahiran Bukittinggi, Sumatera Barat, 25 Juni 1935 itu disematkan gelar Bapak Sastra Indonesia.

Demikian dikatakan anggota DPR RI Fadli Zon ketika menjadi pembicara dalam diskusi sastra ke-1 di Aula PDS HB Jassin, Kompleks TIM, Cikini Jakarta Pusat, Sabtu (22/6/2024) lalu.

Diskusi tersebut merupakan rangkaian kegiatan Menuju Anugerah Sastra dan Kebudayaan Tahun 2024 kepada Taufiq Ismail dari Dinas Kebudayaan DKI Jakarta.

Menurut Fadli Zon, bukan hanya memotret peristiwa dan kondisi sosial yang terjadi melalui puisi-puisinya, Taufik Iqmail juga aktif menggerakkan dunia literasi. Taufiq terlibat dalam pergerakan Manifes Kebudayaan melawan kesewenang-wenangan Lembaga Kebudayaan Rakyat (Lekra), menjadi aktivis paling depan dalam mengekspresikan perjuangan mahasiswa melawan rezim otoriter, menginisiasi sekaligus mendirikan Majalah Sastra Horizon, serta mempelopori Gerakan Membawa Sastra ke Sekolah.

“Sebelum gerakan Sastra ke Sekolah tahun 1996 dengan 9 macam aktivitas, Taufiq Ismail sudah mengajak siswa menulis sastra melalui sisipan Kaki Langit dalam Majalah Sastra Horizon. Dengan hadirnya sisipan Kaki Langit, sastra bukan lagi milik elite sastrawan. Siswa SMA sederajat diperkenalkan dengan sastra dan proses kreatif para sastrawannya, di mana tujuan akhirnya adalah mendorong siswa menulis puisi, cerpen dan esai,” terang Fadli Zon yang santer disebut akan menduduki jabatan Menteri Kebudayaan pada pemerintahan Prabowo Subianto mendatang.

Menurut Fadli Zon, sampai 2013, Taufiq Ismail masih aktif sebagai Ketua Dewan Pembina Yayasan Bina Antarbangsa yang menyelenggarakan pertukaran pelajar SMA ke 10 negara, dan membacakan karyanya di berbagai tempat. Salah satunya ketika didaulat oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk membacakan puisi sebagai penutup rangkaian acara pengundian nomor urut partai politik peserta Pemilu 2014.

“Sejak tahun 2008 beliau mendirikan Rumah Puisi Taufiq Ismail di Nagari Aie Angek, Tanah Datar, Sumatera Barat. Rumah Puisi itu juga dimaksudkan sebagai residensi bagi sastrawan yang ingin berkarya. Baru-baru ini saya dipercaya untuk mengelolanya. Rencananya saya akan menjadikan rumah itu lebih estetik, menjadi Rumah Puisi dan Museum Sastra Indonesia,” tegas Fadli Zon yang telah menulis sejumlah buku baik kumpulan puisi, budaya, maupun politik.

Sutardji Calzoum Bachri yang menjadi pembicara pertama dalam diskusi yang dipandu penyair Ewith Bahar, menceritakan kenangan pertamanya bertemu Taufiq Ismail dalam suatu acara yang diadakan Paguyuban Sastra Sunda di Bandung, Jawa Barat.

Sutardji menyebut Taufik Ismail merupakan penyair besar di mana puisi-puisinya menjadi saksi zaman. Taufiq Ismail memotret tiap peristiwa yang terjadi melalui bahasa yang sederhana namun menyentuh dan bisa melampaui zamannya.

“Puisi Karangan Bunga dalam buku kumpulan puisi Tirani dan Benteng (1996) menggunakan bahasa yang sederhana, tetapi mampu menusuk ke kalbu dan memiliki rasa puitika yang tersembunyi sehingga mampu melampaui zamannya,” terang Sutardji yang kemudian membacakan puisi berjudul Karangan Bunga.

Tidak Sebatas Seremoni

Di tempat yang sama, Ketua Umum TISI Octavianus Masheka mengatakan pihaknya ingin penghargaan yang diberikan kepada Taufiq Ismail dan juga sastrawan lainnya tidak sebatas seremoni.

“Diskusi sastra kali ini merupakan yang pertama, di mana yang ke-2 akan kembali diselenggarakan pada Senin (24/6/2024),” kata Octa, sapaan akrabnya di Jakarta, Minggu (23/6/2024) sore.

Octa menambahkan, sebelumnya TISI juga sudah menggelar road show pembacaan puisi di 6 tempat, dan juga lomba pembacaan puisi.

“Kegiatan bukan hanya melibatkan seniman, tetapi juga pelajar dan mahasiswa,” pungkasnya.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

 Pengalihan Status Tahanan Willy Langgar Hukum, Penasihat Ancam Lapor Propam dan Jamwas

Next Post

PKS dan Pengusungan Sohibul Iman~Kaesang: Antara Strategi dan Mudharat

fusilat

fusilat

Related Posts

Symbul Kerinduan Kolektif – Tergila-gila kepada Purbaya
Birokrasi

Menkeu Tak Tahu Pajak Tol: Kebijakan Negara Jalan Sendiri, Koordinasi Dipertanyakan

April 23, 2026
Feature

Kebenaran Al-Qur’an melalui Surat Al-Lahab: Ketika Waktu Menjadi Saksi

April 23, 2026
10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci
daerah

10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

April 23, 2026
Next Post
PKS dan Pengusungan Sohibul Iman~Kaesang: Antara Strategi dan Mudharat

PKS dan Pengusungan Sohibul Iman~Kaesang: Antara Strategi dan Mudharat

Polda Jabar Bersiap Hadapi Sidang Gugatan Pra Peradilan Tersangka Pegi

Polda Jabar Bersiap Hadapi Sidang Gugatan Pra Peradilan Tersangka Pegi

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci
daerah

10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

by Karyudi Sutajah Putra
April 23, 2026
0

Jakarta-FusilatNews - Untuk ke-9 kalinya, Setara Institute merilis data Indeks Kota Toleran (IKT). Ada 10 kota yang masuk dalam kategori...

Read more
Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

April 22, 2026
JK & Seekor Gajah

JK & Seekor Gajah

April 21, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Saya Pikir, Memilih Prabowo Keluar dari Labirin Jokowi

Peringkat Utang Indonesia Anjlok: Ketika Negara Terjebak Membayar Masa Lalunya

April 23, 2026
Symbul Kerinduan Kolektif – Tergila-gila kepada Purbaya

Menkeu Tak Tahu Pajak Tol: Kebijakan Negara Jalan Sendiri, Koordinasi Dipertanyakan

April 23, 2026

Kebenaran Al-Qur’an melalui Surat Al-Lahab: Ketika Waktu Menjadi Saksi

April 23, 2026
10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

April 23, 2026
Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

April 22, 2026
Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

April 22, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Saya Pikir, Memilih Prabowo Keluar dari Labirin Jokowi

Peringkat Utang Indonesia Anjlok: Ketika Negara Terjebak Membayar Masa Lalunya

April 23, 2026
Symbul Kerinduan Kolektif – Tergila-gila kepada Purbaya

Menkeu Tak Tahu Pajak Tol: Kebijakan Negara Jalan Sendiri, Koordinasi Dipertanyakan

April 23, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist