• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Plus Minus NU Dukung Anies

fusilat by fusilat
March 22, 2023
in Feature
0
Plus Minus NU Dukung Anies

Anies Baswedan di depan Masjid Al Akbar Surabaya . Photo : A Toriq A

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Tony Rosyid

ADA upaya sistematis untuk menjauhkan Nahdlatul Ulama atau NU, tepatnya warga Nahdliyin dari Anies Baswedan. Upaya ini dilakukan dengan cara menstigma Anies dengan label “politik identitas”, “Anies didukung oleh kelompok Islam radikal”, dan “Anies ingin mendirikan negara khilafah ala HTI”.

Stigma negatif ini diduga dikelola oleh kelompok profesional. Kelompok ini sengaja membidik warga Nahdliyin. Mengapa? Pertama, karena warga Nahdliyin adalah mayoritas. Pemilik suara terbesar di negeri ini.

Kedua, warga Nahdliyin dianggap tepat untuk dihadap-hadapkan dengan kelompok yang mengusung khilafah dan penganut Wahabi, mengingat kekhawatiran NU terhadap penyebaran dua kelompok ini cukup tinggi.

Di grassroot, kedua kelompok ini sering sekali terjadi gesekan. Ini jadi peluang dan trigger untuk membenturkan keduanya di gelanggang politik dengan mengasosiasikan hadirnya nama Anies Baswedan.

Meski stigma ini ngawur dan hoaks, juga sudah dibantah berulangkali dengan berbagai data, namun tetap menyebar secara masif. Sebab, provokasi ini diduga merupakan operasi yang dijalankan secara sistemik oleh para profesional. Banyak yang membaca ini melibatkan operasi kontra-intelijen.

Satu sisi Anies dituduh Wahabi, di sisi lain Anies dituduh Syiah. Bukankah Wahabi dan Syiah itu musuh bebuyutan? Ini mudah dipahami sebagai hoaks. Tapi tetap tidak sedikit yang percaya.

Anies sering diserang oleh sejumlah tokoh HTI. Dan HTI sendiri secara organisatoris melarang kader dan anggotaya untuk terlibat politik praktis. Lalu, Anies dituduh didukung oleh HTI dan akan menjadikan Indonesia negara khilafah. Tuduhan ini tidak berdata dan tidak memiliki argumen memadai.

Tapi masih juga cukup banyak yang percaya. Lagi-lagi, inilah operasi politik yang cukup berpengaruh karena dilakukan secara profesional untuk jegal Anies agar tidak mendapat dukungan warga Nahdliyin.

Beberapa elite PKB dan sejumlah ulama NU telah mencoba ikut meluruskan, agar masyarakat khususnya warga Nahdliyin tidak termakan oleh hoaks. Hasilnya memang masih belum maksimal. Perlu banyak ulama NU yang ikut klarifikasi. Bukan demi Anies, tapi demi kebenaran dan menyelamatkan masyarakat dari cara berpikir salah dan hoaks.

Dalam situasi di mana hoaks menjadi alat efektif untuk menyerang Anies, lalu bagaimana potensi NU mendukung Anies? Maksudnya warga Nahdliyin melalui para ulamanya dukung Anies?

NU secara organisatoris tidak berpolitik praktis. Tapi kader NU, tak bisa melepaskan diri dari politik praktis. Ini hak demokrasi yang dilindungi oleh undang-undang. Setiap warga negara berhak terlibat dalam politik praktis.

Ke mana arah politik warga Nahdliyin? Tentu akan sangat bergantung para ulama-nya. Kemana pilihan politik para ulama Nahdliyin? Beragam. Di NU, ada keragaman yang terus dijaga. Dalam keragaman itu, satu dengan yang lain saling menghargai untuk sebuah perbedaan.

Jadi, pilihan politik ulama dan kaum Nahdliyin itu beragam. Apalagi jika masing-masing capres menggandeng cawapres dari NU, maka pilihan akan berbeda-beda.

Jika Anies didukung oleh para ulama kharismatik NU, dan mereka mau meluruskan tuduhan hoaks selama ini, maka dukungan warga Nahdliyin kepada Anies akan membesar.

Anies punya kedekatan dengan NU dalam dua hal. Pertama, Anies itu santri. Sama dengan NU. Sama-sama santrinya. Kalau kita menggunakan kategorisasi Clifford Geertz: Santri dan Abangan, maka Anies itu masuk golongan santri. Sementara kandidat lainnya adalah abangan. Santri itu orang yang taat beragama. Abangan itu cenderung sekuler. Itu saja cara mudah membedakannya.

Di antara tiga kandidat capres yang selalu muncul namanya (Anies, Prabowo dan Ganjar) siapa diantara mereka yang kalau pakai sarung dan peci paling pantas dan cocok?

Siapa di antara mereka yang lebih disiplin menjalankan salat lima waktu dan lebih sering ke masjid?

Siapa di antara mereka yang layak jadi imam salat? Siapa di antara mereka yang bisa baca Al-Qur’an lebih fasih? Pertanyaan-pertanyaan ini hanya untuk menjelaskan kategorisasi santri dan abangan. Jangan gagal paham.

Kedua, Anies telah banyak berkontribusi terhadap warga NU di Jakarta. Anies telah menyiapkan gedung cukup besar untuk PWNU DKI Jakarta. Bisa dipakai, tanpa batas waktu.

Gedung itu sekarang menjadi kantor PWNU DKI Jakarta. Belum lagi bantuan per tahun kepada PWNU DKI Jakarta yang jumlahnya miliaran. Ini bagian dari kebijakan Anies di DKI yang telah dirasakan secara langsung oleh warga NU ibu kota.

Perhatian dan keberpihakan Anies pada kegiatan sosial dan keagamaan cukup besar. Semua mendapatkannya secara proporsional. Inilah prinsip kesetaraan dan keadilan yang berupaya Anies hadirkan ketika memimpin Jakarta.

Dari rekam jejak Anies kaitannya dengan warga Nahdliyin, peluang Anies untuk didukung oleh masyarakat NU cukup besar. NU juga akan diuntungkan ketika dipimpin oleh seseorang yang mengerti tentang NU.

Dengan begitu, akan memberi ruang yang proporsional bagi NU untuk mengembangkan diri.

Bukan pemimpin yang  menundukkan dan cenderung ingin menguasai NU. Sebagai organisasi terbesar di Indonesia, NU akan mendapatkan perlakuan yang proporsional, jika mengacu pada rekam jejak Anies di DKI. 

Tony Rosyid Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa

Rabu, 22 Maret 2023

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Ramadhan : Bagaimana penampakan bulan menggerakkan bulan suci

Next Post

Mogok Kerja Nasional

fusilat

fusilat

Related Posts

Feature

Inspirasi Kecil di Senja itu dan Coretan Indah Ali Syarief

April 19, 2026
Sikat dan Semir Sepatu: Puncak Absurditas Anggaran “Bakar Duit” Badan Gizi Nasional
Birokrasi

Sikat dan Semir Sepatu: Puncak Absurditas Anggaran “Bakar Duit” Badan Gizi Nasional

April 19, 2026
Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi
Feature

Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

April 19, 2026
Next Post
Mogok Kerja Nasional

Mogok Kerja Nasional

Wisata Masjid Tertua, Mesjid Bersejarah di Samarinda

Wisata Masjid Tertua, Mesjid Bersejarah di Samarinda

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi
Feature

Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

by Karyudi Sutajah Putra
April 19, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Jusuf Kalla (JK) sudah membuka front pertempuran....

Read more
JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

April 19, 2026
Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

April 17, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Inspirasi Kecil di Senja itu dan Coretan Indah Ali Syarief

April 19, 2026
Sikat dan Semir Sepatu: Puncak Absurditas Anggaran “Bakar Duit” Badan Gizi Nasional

Sikat dan Semir Sepatu: Puncak Absurditas Anggaran “Bakar Duit” Badan Gizi Nasional

April 19, 2026
Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

April 19, 2026
MMS Sambut Baik Langkah Kementerian Kebudayaan Sederhanakan Proses Dana Indonesia Raya 2026

MMS Sambut Baik Langkah Kementerian Kebudayaan Sederhanakan Proses Dana Indonesia Raya 2026

April 19, 2026
JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

April 19, 2026
Saat Rakyat Menggemakan ‘Adili Jokowi’, Prabowo Teriak ‘Hidup Jokowi’: Loyalitas Kepada Siapa?

Presiden Harus Optima Prima: Antara Kekuasaan dan Kesadaran

April 19, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Inspirasi Kecil di Senja itu dan Coretan Indah Ali Syarief

April 19, 2026
Sikat dan Semir Sepatu: Puncak Absurditas Anggaran “Bakar Duit” Badan Gizi Nasional

Sikat dan Semir Sepatu: Puncak Absurditas Anggaran “Bakar Duit” Badan Gizi Nasional

April 19, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist