• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

POLITIK IDENTITAS DAN POLITIK PEMALSUAN IDENTITAS

Jokowi mengatakan dengan tegas untuk "Memisahkan Agama dengan Politik".

M.Yamin Nasution by M.Yamin Nasution
February 20, 2024
in Feature, Law, Politik
0
POLITIK IDENTITAS DAN POLITIK PEMALSUAN IDENTITAS
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh M Yamin Nasution-Pemerhati Hukum

Muhammad Yamin Nasution

Bertahun-tahun kata ‘politik identitas’ seolah-olah menjadi satu kalimat yang kuat untuk menghilangkan semangat penegakan keadilan yang harus di junjung tinggi oleh ummat islam.

Sebagai golongan terbesar, islam memang di ajarkan oleh Al-qur’an untuk terus berbicara tentang ketidakadilan, islam bahkan di perintah untuk menegakkan keadilan.

Selama pemerintahan di pimpin oleh Jokowi, dua kata ini, ‘politik identitas’ seolah-olah hanya tertuju pada golongan Islam. Bahkan Jokowi mengatakan dengan tegas untuk “Memisahkan Agama dengan Politik”.

Pernyataan ini juga di aminkan oleh mereka-mereka yang tidak memahami antara kejahatan, agama, dan kejahatan dibalik agama.

Politik Identitas

Indonesia secara geographik adalah identitas, bukan politik. Pernyataan ini disebut oleh peneliti sosiologi dan hukum adat Belanda, sekaligus misionaris kristen yaitu Ter Haar dalam buku Adat Recht, penelitian ini juga di tulis ulang kedalam Bahasa Inggris oleh dua Associates Prof asal Amerika Serikat, Arthur Schiller dan Adamson Hoebel (Adat Law In Indonesia, 1967).

Indonesia secara geographik adalah Identitas, artinya setiap kehidupan masyarakat Indonesia memiliki identitas yang kuat, baik dari sisi penamaan, marga, rambut, aksen, dan seterusnya, termasuk Agama.

Identitas menyatu dalam kehidupan fisik dan batin (jiwa), mustahil seseorang dapat memisahkan antara identitas fisik dan identitas batiniah, bahkan identitas batiniah akan menjadi landasan dalam aktivitas sehari-hari. Demikian pula dengan latar belakang agama yang di terima seseorang sejak kecil.

Dalam bahasa Prancis identitas disebut “identité, ydemtité, ydemptité”  kesamaan kualitas. Dalam bahasa Indonesia berasal dari dasar kata “Ide” dan “Entitas”

Pertanyaan utama adalah, dapatkah Identitas ini berubah? ya dapat, namun seseorang yang dibesarkan dengan identitas, akan sangat sulit melepas identitas, khususnya identitas batiniah (jiwa).

Setiap ide, atau ideologi tidak dapat bersifat pasti selama seseorang masih memiliki nyawa, dia dapat berubah, bahkan potensial berubah setiap detik, potensi perubahan setiap detik berkaitan dengan ide ide yang ringan (Baca: Comte Antonio Louis Destut De Tracy, 1825  Élémen D’Idéologie)

Hidup dalam kehidupan terbagi atas tiga, yaitu; masa lalu, masa kini dan yang akan datang, secara ruang dan waktu ketiga kehidupan ini terpisah, namun secara psikologis (kejiwaan), apa yang dilakukan saat ini, dan yang akan datang, secara psikologis (kejiwaan) adalah satu kesatuan. Inilah bagian sejarah terdalam kehidupan manusia dan dalam konsep kehidupan bernegara.

Lalu bagaimana bila suatu kelompok dengan identitas Agama melakukan kejahatan? Montesquieu dalam buku Semangat Hukum (De’l Esprit Des Loi) mengatakan: Apabila suatu kelompok disakiti, namun suatu hari mereka berkuasa, dan membalas apa yang dulu di alaminya dengan latar belakang agama, perbuatan pembalasan itu adalah kejahatan, walaupun dibelakangnya ada simbol Agama.

Politik Pemalsuan Identitas

Politik Pemalsuan Identitas adalah suatu politik yang dilakukan dengan berpura-pura agamis, menggunakan latar belakang agama, budaya, adat, yang palsu.

Pura-pura merakyat, pura-pura agamis, semua aktivitas politik dilandaskan kebohongan demi mendapatkan suara dan perhatian dari masyarakat.

Ir. Soekarno dalam Tujuh Indoktrinasi mengatakan; gotong royong adalah suatu semangat kebersamaan, adanya kesamaan antara ucapan dan action, apabila antara ucapan dan action berbeda, ini adalah lip service.

Kesimpulan

Politik tertinggi dalam politik identitas adalah politik yang disandarkan pada nilai-nilai agama, nilai-nilai budaya, setiap orang dengan latar belakang budaya yang kuat, lalu memilih suatu agama, bila budaya nilai-nilai budaya bertentangan dengan agama, secara kesadaran pribadi harus meninggalkannya., sehingga tidak menjadi penyebab pertikaian.

Dalam  kehidupan masyarakat yang majemuk, hal ini menjadi salah satu fungsi dasar negara dalam konsep penganut klasik liberal, secara umum dikenal sebagai: Berbeda beda tetap satu jua (Unity in Deversity).

Negara penganut Klasik liberal harus menghidupkan nilai-nilai agama, budaya, dan adat istiadat, setiap golongan harus menjaga, nilai-nilai yang ada, dan dalam kehidupan demokrtisnya mereka dibatasi atas hal-hal ini (tertuang pada Pasal 28 J ayat (2) UUD-NRI 1945).

Konsep ini pembeda antara masyarakat Indonesia dengan masyarakat Eropa yang melandaskan pada Persatuan dalam Perbedaan (Deversity within Unity), masyarakat Eropa memiliki latar belakang agama, budaya dan adat istiadat, namun mereka hidup untuk kepentingan hidup dan dilindungi oleh pemerintah semata, tidak peduli tetangga, agama, budaya dan agama dipisahkan dengan negara, walaupun secara piskologis sangat berat.

Melalui Politik identitas yang memahami nilai tertinggi pada sila pertama, maka seorang pemimpin akan melahirkan sila ke lima, pemimpin tidak akan berbohong, ingkar janji-janjinya.

Bila seorang Presiden memahami hakekat teologis, maka dia malu berdusta, dia tidak akan menggunakan kekuasan untuk kepentingan pribadi dan keluarga, tidak akan melanggar hukum tertinggi, tidak akan menjadi penyebab yang menimbulkan kekisruhan besar dalam bernegara.

 

 

 

 

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Sinergitas Tim

Next Post

KPU dan Sirekap Maha Benar, KPPS Tak Boleh Koreksi Kesalahan

M.Yamin Nasution

M.Yamin Nasution

Related Posts

Feature

Mundurnya Gubernur Bank Indonesia

July 28, 2026
Gagal Awal – Luka dalam Grafik: Ketika Ekonomi 4,7 Persen Tak Menjawab Kebutuhan Rakyat
Feature

Orasi Prabowo: Politik Gaduh di Tengah Menurunnya Kepercayaan Publik

July 28, 2026
Ketika Presiden Mulai Memusuhi Pers – Lima pelajaran sejarah yang seharusnya menjadi cermin bagi Prabowo
Feature

Ketika Presiden Mulai Memusuhi Pers – Lima pelajaran sejarah yang seharusnya menjadi cermin bagi Prabowo

July 28, 2026
Next Post
KPU dan Sirekap Maha Benar, KPPS Tak Boleh Koreksi Kesalahan

KPU dan Sirekap Maha Benar, KPPS Tak Boleh Koreksi Kesalahan

MK Dijadwalkan Bacakan Putusan Tentang Syarat Usia Capres/Cawapres. Benarkah Untuk Fasilitasi Gibran?

Indonesian president's son also rises, but what will his role as new VP be?

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Habis Nanik, Terbitlah Hotman
Feature

Habis Nanik, Terbitlah Hotman

by Karyudi Sutajah Putra
July 23, 2026
0

Jakarta - Setelah Nanik S Deyang, kini giliran pengacara kondang Hotman Paris Hutapea yang menyatakan mundur. Jika Nanik mundur dari...

Read more
Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

July 11, 2026
AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

July 10, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

July 29, 2026
Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

July 29, 2026
Bandung Gelap, Warga Resah: Jalan Minim Penerangan Diduga Memicu Maraknya Aksi Begal

Bandung Gelap, Warga Resah: Jalan Minim Penerangan Diduga Memicu Maraknya Aksi Begal

July 28, 2026

Mundurnya Gubernur Bank Indonesia

July 28, 2026
Prestasi Berawal dari Disiplin, UPT SMAS Datuk Ribandang Gembleng Karakter Siswa Baru

Prestasi Berawal dari Disiplin, UPT SMAS Datuk Ribandang Gembleng Karakter Siswa Baru

July 28, 2026
Gagal Awal – Luka dalam Grafik: Ketika Ekonomi 4,7 Persen Tak Menjawab Kebutuhan Rakyat

Orasi Prabowo: Politik Gaduh di Tengah Menurunnya Kepercayaan Publik

July 28, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

July 29, 2026
Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

July 29, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...