• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

POLITIK PALSU – PALSU

Ir. Prihandoyo Kuswanto by Ir. Prihandoyo Kuswanto
April 27, 2024
in Feature
0
POLITIK PALSU – PALSU
Share on FacebookShare on Twitter
Prihandoyo Kuswanto ( Ketua Pusat Studi Pancasila )

Palsu-Palsu dalam politik itu hal yang wajar pertama kali saya mendengar istilah palsu palsu dari sahabat saya Ridwan Hisyam tokoh Golkar Jawa Timur.
Istilah palsu-palsu ternyata hari ini masih relevan dalam percaturan politik di negeri ini .Jika saja politik dimaknai palsu-palsu maka tidak akan terjadi pendukung yang sangat militan bahkan dihubungkan dengan akherat segala.

Bahkan demi mendukung permainan politik palsu-palsu itu kita tega putus hubungan dengan saudara ,sahabat,karib,
hanya membela kepalsuan -kepalsuan .
Kita pikir politik itu suci ,bersih tanpa tipu tipu dan kebohongan .
Branding yang dituduhkan pada 02 adalah Pemilu Curang TSM.apakah benar tuduhan Curang TSM itu dan juga tuduhan bansos kata Rafly Harun Jokowidodo korupsi 497 triliun dana bansos untuk memenangkan Prabowo Gibran .

Jadi kalau kita mencermati perhelatan persidangan pilpres di Makamah Konstitusi tuduhan Kecurangan TSM dan Korupsi Bansos itu hanya bagian dari palsu -palsu .untuk bisa memasukan Petitum yang bukan sengketa hasil dibuatlah diksi palsu palsu Makamah Konstitusi bukan Makamah Kalkulator kata mereka .
Brandinglah Makamah Konstitusi bukan Makamah Kalkulator padahal mereka tidak mampu membuktikan perselisihan hasil itu persoalan nya logika akal sehat bagaimana bisa membuktikan Kecurangan TSM dan Korupsi Dana Bansos 497 Triliun untuk memenangkan Pasangan Prabowo Gibran ?

Dan supaya Drama palsu-palsu ini yang dipersidangkan termasuk pelanggaran etik dan butuh juga pemain figur diluar persidangan yaitu petisi -petisi Guru Besar dan sivitas Academika .
Yang lebih Palsu lagi dibuka “Amicus Curiae ” apa ya mungkin yang di persidangan sengketa hasil pakai “Amicus Curiae ” segala ,apa mereka yang mengirimkan “Amicus Curiae” punya data jumlah pemilih jutaan yang bisa membuktikan Kecurangan TSM .

Untung nya kelima hakim MK itu sadar bawah kewenangan MK sesuai dengan pasal 24 C (1) UUD 1945 Itu dibatasi soal sengketa hasil bukan yang lain apa lagi hanya dengan waktu 14 hari maka ditolak lah semua petitum 01 dan 03 sebab memang bukan sengketa hasil yang diajukan .

Yang lebih aneh dari persidangan tersebut yang lebih palsu adalah Desseting Opinion ketiga hakim yang minta pemilu ditunda karena penggunaan bansos dan kecurangan TSM rupa nya ketiga hakim ini kena provokator MK bukan Makamah Kalkulator.
Bagaimana MK kalau memang menganggap kecurangan TSM dan penggunaan bansos itu untuk memenangkan Prabowo Gibran yang harus ada pembuktian kalau tuduhan nya Kecurangan TSM maka dibuktikan 50% +1 TPS yang jumlah nya 800 ribu dibuktikan begitu juga dengan bansos 160 ,juta pemilih 50%+1 terbukti disogok bansos untuk kemenangan Prabowo Gibran jadi ketiga Hakim ini apa sudah membuktikan dalam waktu hanya 14 hari ? Saya pikir Disseting opinion ketiga hakim ini patut di pertanyakan?.

Setelah KPU mengumumkan sah nya Prabowo Gibran sebagai pemenang maka Surya Paloh dan Cak Imin sudah mulai gabung dengan Prabowo Gibran dan PKS juga mengundang Prabowo Gibran dengan Karpet merah .
Jadi sudah jelas tuduhan Kecurangan TSM itu politik palsu-palsu.

Rupa nya PDIP Yang marah besar atas di pencundangi nya Ganjar Machfud maka bisa kita saksikan kalau dalam penetapan Kemenangan Prabowo Gibran tidak hadir ,terlihat kalau mereka tidak legowo dan masih menggugat ke PTUN ,memang ini lucu padahal putusan MK itu banding dan mengikat .
Ya nama nya juga politik palsu palsu

Bagaimana pendapat anda ?

Prihandoyo Kuswanto
Pojok Bulak sumur
Jogyakarta.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Lima Tersangka Baru Ditetapkan Kejagung Dalam Kasus Korupsi Timah

Next Post

Dua Dari Lima Tersangka Baru Dalam Kosus Korupsi Timah, Pengusaha Penerbangan

Ir. Prihandoyo Kuswanto

Ir. Prihandoyo Kuswanto

Related Posts

Economy

Kesenjangan Ekonomi & Sosial, Dampak Kesenjangan Hukum & Politik (Saatnya Kebijakan Berpihak kepada Koperasi & UMKM dengan Dukungan Ekosistemnya)

April 24, 2026
Jangan Lawan Parpol!
Feature

Jangan Lawan Parpol!

April 24, 2026
Feature

AMBIGUITAS ASAS DALAM HUKUM PIDANA INDONESIA

April 24, 2026
Next Post
Dua Dari Lima Tersangka Baru Dalam Kosus Korupsi Timah, Pengusaha Penerbangan

Dua Dari Lima Tersangka Baru Dalam Kosus Korupsi Timah, Pengusaha Penerbangan

Ilustrasi

Jepang : Lebih dari 600 siswa di Miyagi Sakit Setelah Minum Susu Makan Siang di Sekolah

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?
Law

RPP Tugas TNI: Wujud Remiliteriasi yang Bahayakan Kehidupan Demokrasi

by fusilat
April 24, 2026
0

Jakarta-FusilatNews - Masyarakat tengah menunggu putusan Mahkamah Konstitusi (MK) dalam judicial review (uji materiil) Undang-Undang (UU) No. 34 Tahun 2004...

Read more
Jangan Lawan Parpol!

Jangan Lawan Parpol!

April 24, 2026
10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

April 23, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Memperluas Koter, Mempersempit Ruang Sipil

Memperluas Koter, Mempersempit Ruang Sipil

April 24, 2026
Birutė Galdikas dan Cara Ia Membaca Indonesia (Sebuah Catatan Personal)

Birutė Galdikas dan Cara Ia Membaca Indonesia (Sebuah Catatan Personal)

April 24, 2026
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

RPP Tugas TNI: Wujud Remiliteriasi yang Bahayakan Kehidupan Demokrasi

April 24, 2026

Kesenjangan Ekonomi & Sosial, Dampak Kesenjangan Hukum & Politik (Saatnya Kebijakan Berpihak kepada Koperasi & UMKM dengan Dukungan Ekosistemnya)

April 24, 2026
Jangan Lawan Parpol!

Jangan Lawan Parpol!

April 24, 2026

AMBIGUITAS ASAS DALAM HUKUM PIDANA INDONESIA

April 24, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Memperluas Koter, Mempersempit Ruang Sipil

Memperluas Koter, Mempersempit Ruang Sipil

April 24, 2026
Birutė Galdikas dan Cara Ia Membaca Indonesia (Sebuah Catatan Personal)

Birutė Galdikas dan Cara Ia Membaca Indonesia (Sebuah Catatan Personal)

April 24, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...