• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Cross Cultural

Potensi Peningkatan Ateisme di Arab Saudi: Antara Represi, Modernisasi, dan Kekecewaan

Ali Syarief by Ali Syarief
August 28, 2025
in Cross Cultural, Feature, Spiritual
0
Potensi Peningkatan Ateisme di Arab Saudi: Antara Represi, Modernisasi, dan Kekecewaan
Share on FacebookShare on Twitter

Fusilatnews – Dalam lanskap sosial-politik Arab Saudi, ateisme adalah kata yang tabu. Negara yang berlandaskan syariat Islam ini bahkan pernah memasukkan promosi ateisme ke dalam kategori terorisme melalui undang-undang tahun 2014. Namun, justru di balik represi yang ketat itu, tersimpan paradoks: semakin keras sebuah keyakinan dipaksakan, semakin besar pula potensi perlawanan lahir dari dalam masyarakat. Indikasi bahwa ateisme dan sikap tidak religius meningkat di dunia Arab, termasuk Saudi, semakin jelas, meskipun sulit diukur dengan angka presisi.

Data dan Tren Regional

Dalam satu dekade terakhir, fenomena menarik muncul terkait pergeseran keyakinan di negara-negara Arab. Menurut Pew Research Center (2015), terdapat sekitar 317 juta umat Muslim atau 93% dari total penduduk Timur Tengah. Namun, survei lain menunjukkan pergeseran signifikan. BBC International mencatat peningkatan jumlah penduduk yang tidak beragama, dari 8% pada 2013 menjadi 13% pada 2019.

Di Turki, meskipun 99% penduduknya Muslim, laporan lembaga survei Konda (2019) menemukan penurunan orang yang mengaku Muslim dari 55% menjadi 51%. Penurunan ini bukan karena berpindah ke agama lain, melainkan karena bertambahnya jumlah ateis.

Hal serupa juga terjadi di Arab Saudi. Laporan Saudi Arabia 2021 International Religious Freedom Report mencatat ada 224 ribu orang yang memilih tidak beragama, baik ateis maupun agnostik. Fenomena ini menunjukkan bahwa meski ateisme tidak diakui secara formal, ia mulai menampakkan diri secara statistik. Bahkan di Iran dan beberapa negara Arab lainnya, tren yang sama terlihat: ada pertumbuhan kelompok yang berani mendefinisikan diri sebagai “tidak beragama.”

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi

1. Akses Informasi Global

Internet adalah pintu yang tidak bisa ditutup. Generasi muda Saudi tumbuh dengan YouTube, media sosial, dan forum internasional. Buku-buku pemikir ateis seperti Richard Dawkins (The God Delusion) atau Christopher Hitchens bisa diakses secara digital meski tidak beredar resmi. Informasi lintas budaya ini memberi ruang bagi munculnya pertanyaan-pertanyaan kritis tentang iman.

2. Represi Agama dan Politisasi Keyakinan

Ironisnya, represi agama sering melahirkan efek sebaliknya. Seperti ditulis Hannah Wallace dalam artikelnya “Men without God: The Rise of Atheism in Saudi Arabia” (2020), represi justru mendorong sebagian orang untuk keluar dari agama. Ketika agama dipakai sebagai alat politik, masyarakat bisa merasa muak dengan institusi keagamaan sekaligus penguasa.

3. Kekecewaan Politik dan Arab Spring

Menurut Tamer Fouad (Guardian), ada dua pemicu penting:

  • Pandangan negatif terhadap agama akibat pemberitaan konflik: penghancuran masjid, pembakaran gereja, hingga kekerasan atas nama agama.
  • Kegagalan partai dan tokoh Islam pasca-Arab Spring, yang membuat banyak orang kecewa terhadap janji-janji perubahan berbasis agama.

4. Perubahan Sosial-Ekonomi di Saudi

Visi 2030 Mohammed bin Salman membawa perubahan besar. Bioskop, konser, hiburan publik, dan pelonggaran aturan sosial mulai mengubah wajah Saudi. Namun, kebebasan gaya hidup tidak selalu sejalan dengan kebebasan berpikir. Benturan identitas antara modernitas dan konservatisme melahirkan ruang keraguan terhadap agama.

5. Pengalaman Diaspora

Mahasiswa Saudi yang belajar di Barat kerap kembali dengan perspektif baru. Pengalaman hidup di negara sekuler dan plural menantang doktrin agama yang selama ini dianggap satu-satunya kebenaran.

6. Diskrepansi antara Retorika dan Realitas

Hipokrisi elit—yang mengatasnamakan Islam sembari hidup penuh kemewahan—meruntuhkan kredibilitas agama resmi. Dari ruang privat, kekecewaan ini berkembang menjadi skeptisisme, bahkan ateisme.

Kebahagiaan dan Ateisme: Mitos atau Realitas?

Banyak anggapan bahwa ateis lebih bahagia daripada orang beragama. Namun, survei Pew Research Center (2019) membantah klaim tersebut. Di 36 negara, setengah warga yang aktif beribadah mengaku “sangat bahagia,” dibanding hanya 25% dari mereka yang ateis atau tidak religius.

Penelitian University of Cologne (2021) menambahkan dimensi lain: hubungan antara agama dan kebahagiaan sangat bergantung pada konteks negara. Di negara yang religius dan fanatik, ateis cenderung kurang bahagia karena menghadapi diskriminasi. Sebaliknya, di negara liberal, mereka bisa hidup lebih nyaman. Artinya, bagi ateis di Arab Saudi, bahagia adalah tantangan berat bukan karena keyakinan itu sendiri, melainkan karena tekanan sosial dan politik yang mereka hadapi.

Penutup

Ateisme di Arab Saudi ibarat api kecil yang bersembunyi di balik gurun. Data regional, survei internasional, hingga laporan resmi menunjukkan tren peningkatan, meski tidak dramatis. Faktor-faktor seperti akses informasi global, represi agama, kekecewaan politik, modernisasi sosial, diaspora, dan hipokrisi elit menjadi pendorong utama. Namun, ateisme tetap beroperasi secara “bawah tanah,” karena konsekuensi hukuman sosial maupun pidana sangat berat.

Apakah api kecil ini akan menyala besar hingga mengubah lanskap ideologi Saudi? Pertanyaan itu masih terbuka. Yang jelas, benih-benih keraguan telah tumbuh, dan ia akan terus berkembang selama ruang kebebasan berpikir tetap dibatasi oleh kuasa politik dan tafsir tunggal agama.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Kemiskinan: Produk Pemimpin Masa Lalu

Next Post

Bambang Tri Mulyono Dibebaskan Bersyarat dari Lapas Sragen

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

JK & Seekor Gajah
Feature

JK & Seekor Gajah

April 21, 2026
KETIKA PRESIDEN BICARA DENGAN MASYARAKAT
Feature

Alergi Kritik, Tanda Tak Siap Memimpin

April 21, 2026
Jokowi Merendah, Buzzer Menggila: Merespon Pernyataan JK
Feature

Jokowi Merendah, Buzzer Menggila: Merespon Pernyataan JK

April 21, 2026
Next Post
Jokowi Undercover: Selimut Misteri di Balik Ijazah dan Keadilan yang Terkubur

Bambang Tri Mulyono Dibebaskan Bersyarat dari Lapas Sragen

Jokowi Tumbang Bukan Oleh Media Mainstream – Tapi Oleh Keberanian Seorang Wartawan Daerah

Jokowi Tumbang Bukan Oleh Media Mainstream – Tapi Oleh Keberanian Seorang Wartawan Daerah

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
JK & Seekor Gajah
Feature

JK & Seekor Gajah

by Karyudi Sutajah Putra
April 21, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Gajah itu panjang. Itu bila hanya dilihat...

Read more
Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

April 19, 2026
JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

April 19, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Wapres Gibran Traktir Anak Yatim Belanja Buku di Timika

Wapres Gibran Traktir Anak Yatim Belanja Buku di Timika

April 21, 2026
JK & Seekor Gajah

JK & Seekor Gajah

April 21, 2026
Harga BBM Nonsubsidi Naik Mulai Hari Ini, Berikut Daftar Lengkapnya

DPR Ingatkan Dampak Kenaikan BBM Nonsubsidi, Kelompok Rentan Terancam Terjepit

April 21, 2026
KETIKA PRESIDEN BICARA DENGAN MASYARAKAT

Alergi Kritik, Tanda Tak Siap Memimpin

April 21, 2026
Jokowi Merendah, Buzzer Menggila: Merespon Pernyataan JK

Jokowi Merendah, Buzzer Menggila: Merespon Pernyataan JK

April 21, 2026

Pilihan yang Bukan Pilihan

April 21, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Wapres Gibran Traktir Anak Yatim Belanja Buku di Timika

Wapres Gibran Traktir Anak Yatim Belanja Buku di Timika

April 21, 2026
JK & Seekor Gajah

JK & Seekor Gajah

April 21, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist