Selain Rafael Alun Trisambodo mantan pejabat pajak eselon III. Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menemukan transaksi ganjil senilai lebih dari Rp 500 miliar yang melibatkan beberapa pejabat pajak di Direktorrat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan RI,
Selain Rafael Alun Trisambodo (RAT) Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menemukan transaksi ganjil beberapa pejabat di lingkungan Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak .
Kepala PPATK Ivan Yustiavandana mengatakan, jumlah pejabat pajak tersebut lebih dari satu orang. “Ada beberapa,” kata Ivan saat dikonfirmasi, Selasa (7/3).
Namun Ivan tak bersedia memberikan rincian tentang siapa saja atau nama para pejabat pajak tersebut. Ivan hanya mengatakan bahwa laporan hasil analisis (LHA) transaksi ganjil para pejabat pajak telah diserahkan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Selanjutnya Ivan menjelaskan jumlah transaksi ganjil itu mencapai lebih dari Rp 500 miliar.
“Lebih dari 500 miliar dan kemungkinan akan bertambah,” ujar Ivan
Sejak kejadian penganiayaan terhadap anak pengurus Pusat GP Ansor dengan pelaku Mario Dandy Satriyo anak pejabat eselon III Ditjen Pajak Rafael Alun Trisambodo yang suka pamer mobil mewah dan motor gede di akun instagramnya.
Harta kekayaan Alun mulai disorot oleh masyarakat luas yang mendorong Menteri keuangan Sri Mulyani mencopot jabatan Alun dan KPK mulai melakukan penyelidikan terkait harta Alun yang dianggap tidak wajar. .
Pengusutan mengara pada indikasi TPPU Rafael terus berkembang. Terbaru, PPATK telah memblokir rekening Rafael, istrinya, hingga anaknya bernama Mario Dandy Satrio dan sejumlah pihak lain.
PPATK menduga terdapat pihak yang berperan professional money laundrer (PML) atau pencuci uang professional
Puluhan rekening bank atas nama mantan pejabat eselion III Ditjen Pajak Rafael Alun Trisambodo beserta rekening bank milik isteri dan anak-anaknya dibekukan atau diblokir oleh Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK)
“Iya RAT, keluarga dan semua pihak terkait. Ada beberapa puluh rekening sudah kami blokir,” ujar Ivan. PPATK juga telah memblokir rekening konsultan pajak yang diduga menjadi nominee Rafael Alun dan sejumlah pihak lainnya.
























