Oleh MOGOMOTSI MAGOME
JOHANNESBURG, Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa menyerukan agar Uni Afrika dimasukkan sebagai anggota tetap Kelompok 20 ekonomi terkemuka.
Representasi tersebut akan memungkinkan negara-negara Afrika untuk lebih efektif menekan kelompok G20 untuk mengimplementasikan janjinya membantu benua itu mengatasi perubahan iklim.
Ramaphosa menyampaikan permintaan, Selasa di KTT G20 di Indonesia. Pertemuan G20 berlangsung bersamaan dengan KTT iklim PBB di Mesir.
“Kami menyerukan dukungan G20 yang berkelanjutan untuk Inisiatif Energi Terbarukan Afrika sebagai sarana untuk membawa energi bersih ke benua itu dengan persyaratan Afrika,” kata Ramaphosa.
“Hal ini paling baik dicapai dengan Uni Afrika bergabung dengan G20 sebagai anggota tetap,” katanya dalam pertemuan tersebut.
Uni Afrika mewakili 54 negara di benua itu. G20 terdiri dari industri utama dunia dan ekonomi berkembang dan mewakili lebih dari 80% produk domestik bruto dunia.
Ramaphosa menyatakan keprihatinan atas “kurangnya kemajuan dalam isu-isu utama” pada negosiasi multilateral di konferensi iklim.
“Negara-negara industri di G20 perlu menunjukkan aksi iklim yang lebih ambisius dan harus menghormati komitmen keuangan mereka untuk ekonomi berkembang,” katanya.
Afrika Selatan saat ini adalah satu-satunya anggota Afrika dari G20.
© Hak Cipta 2022 The Associated Press.






















