Produsen mobil Jepang menunda pengiriman kendaraan dan menangguhkan pesanan baru sejumlah model utamanya karena harus memangkas produksi di tengah kekurangan semikonduktor global.
Delapan pabrikan mobil besar mengatakan mereka merakit sekitar 3,4 juta kendaraan pada paruh pertama tahun ini. Hal ini merupakan penurunan lebih dari 14 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Toyota Motor tidak menerima pesanan baru kendaraan SUV Land Cruiser. Perusahaan itu mengatakan perlu hingga empat tahun untuk mengirim Land Cruiser karena jumlah pesanan jauh di atas kapasitas produksi.
Toyota juga mengatakan karena terbatasnya jumlah unit untuk pengiriman, pihaknya harus membatalkan sejumlah pesanan.
Nissan Motor dan Honda Motor juga tidak menerima pesanan untuk sejumlah model. Makin bertambah jumlah pelanggan di pabrikan mobil lainnya yang harus menunggu beberapa bulan sampai kendaraan dikirim.
Kasus-kasus virus korona ditemukan di pabrik-pabrik pada bulan Juli, sehingga sejumlah lini perakitan di Jepang menangguhkan operasi.
Analis mengatakan kemungkinan perlu waktu bagi produksi kendaraan hingga kembali normal.
Sumber : nhk.or.jp

























