• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Health

Prof Utarini ( Prof. Uut ) Bantah Wolbachia Sebagai ‘Nyamuk Bill Gates’

Redaktur Senior 03 by Redaktur Senior 03
November 21, 2023
in Health
0
Prof Utarini ( Prof. Uut ) Bantah  Wolbachia Sebagai ‘Nyamuk Bill Gates’
Share on FacebookShare on Twitter

“Jadi itu bagaimana wolbachia diturunkan dari satu generasi ke generasi berikutnya. kuncinya pada garis ibu. Wolbachia bukan rekayasa genetik. Jadi bakter ini alami dan terdapat di lebih dari 60 persen serangga di sekitar kita,” 

Jakarta – Fusilatnews – Rencana pemernintah melepaskan nyamuk wolbachia dengan tujuan mengintervensi atau mengurangi kasus demam berdarah dengue (DBD) menjadi kekhawatiran masyarakat, terutama di Bali, akibatnya rencana itu harus ditunda, karena  masyarakat khawatirdengan munculnya tuduhan, seperti nyamuk bill gates, nyamuk bionik, atau dugaan penyebaran penyakit dari program ini.

Tuduhan dan kekhawatiran masyarakat dibantah oleh seorang Peneliti pionir wolbachia
Prof dr Adi Utarini yang biasanya dipanggil Prof Uut,  yang risetnya sudah diakui dunia sebagai gold standard, mengaskan bahwa  pelepasan nyamuk wolbachia ini aman untuk masyarakat dan bukan rekayasa genetik.
“Nyamuknya beda culex (bukan Bill Gates), penyakitnya gak ada kaitannya dengan wolbachia,”  kata Prof Uut dalam acara bersama Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Senin (20/11/2023).Riset yang dilakukan Prof Uut sejak 2011 telah diakui sebagai bukti ilmiah terbaik, rekomendasi AIPI dan WHO VCAG. Prof Uut yang juga pernah masuk 100 tokoh berpengaruh di dunia 2021 versi TIME itu mengatakan nyamuk wolbachia aman bagi hewan, manusia dan lingkungan.

Wolbachia pada Aedes aegypti tidak bisa berpindah ke serangga lain, begitu juga tidak bisa berpindah ke manusia. Aedes aegypti hanya menularkan empat penyakit, yaitu dengue, chikungunya, zika dan malaria. Jika ada penyakit lain yang disebabkan oleh vektor nyamuk lain, kejadian itu tidak dipengaruhi oleh nyamuk yang bukan vektor perantaranya.

Prof Uut mengatakan ketika melakukan penelitian terhadap nyamuk wolbachi pada 2011, Indonesia pernah dikategorikan kedua tertinggi di dunia untuk kasus DBD. Teknologi wolbachia ini menambah deretan upaya yang sudah ada sebelumnya.

“Selama ini kita mengenal pemberantasan sarang nyamuk, megurangi sarangnya, mencegah gigitan dan lain-lain. Cara wolbachia adalah cara melawan virus dengue yang ada di tubuh nyamuk. Wolbachia-nya sendiri menggunakan bakteri alami yang hidup dalam sel serangga dan diturunkan ke generasi berikutnya,” kata peneliti Universitas Gadjah Mada (UGM) tersebut.

Wolbachia adalah bakteri alami yang terdapat di sekitar 60 persen serangga, ternasuk pada lalat buah, kupu-kupu. Jika seekor serangga jantan wolbachia kawin dengan serangga betina tanpa wolbachia, maka telur yang dihasilkan tidak akan menetas. Jika serangga betina berwolbachia kawin dengan jantan tanpa wolbachia, maka telur akan menetas dan mengandung wolbachia. Jika keduanya memiliki wolbachia, telur akan menetas dan mengandung wolbachia.

“Jadi itu bagaimana wolbachia diturunkan dari satu generasi ke generasi berikutnya. kuncinya pada garis ibu. Wolbachia bukan rekayasa genetik. Jadi bakter ini alami dan terdapat di lebih dari 60 persen serangga di sekitar kita,” lanjut dia.

Jadi ketika wolbachia dimasukan pada telur Aedes aegepty, mekanismenya menghambat perkembanga dari virus dengue, sehingga ketika nyambuk aedes menggigit manusia, maka virusnya tidak ikut berpindah ke manusia.

Menurut dia, implementasi ini juga dilakukan di sekitar 14 negara. Manfaatnya juga telah menurunkan 83 persen kegiatan fogging nyamuk yang notabene menggunakan bahan kimia. Justru dengan pelepasan wolbachia ini menjadi lebih aman dan ramah lingkungan

Dari penelitian yang dilakukan 2011 lalu itu dimulai dengan tahapan penelitian fase kelayakan dan keamanan (2011-2012), fase pelepasan skala terbatas (2013-2015), fase pelepasan skala luas (2016-2020), dan fase implementasi (2021-2022). Studi ini menjadi pertama di dunia dengan aplikasi Wolbachia untuk Eliminasi Dengue (AWED) di Yogyakarta, menggunakan desain Cluster Randomized Controlled Trial (CRCT).

Dari hasil studi AWED menunjukkan bahwa nyamuk Aedes aegypti ber-Wolbachia mampu menurunkan kasus dengue sebesar 77.1 persen dan menurunkan rawat inap karena dengue sebesar 86 persen. Bahkan dari hasil studi tersebut dan hasil di beberapa negara lain yang menerapkan teknologi WMP, teknologi Wolbachia untuk pengendalian Dengue telah direkomendasikan oleh WHO Vector Control Advisory Group sejak 2021.

Saat pertama kali diimplementasikan di Yogyakarta juga sempat mengalami penolakan. Namun dengan edukasi dan sosialisasi, masyarakat akhirnya menerima dan merasakan manfaatnya.

Terkait pendanaan penelitian nyamuk Wolbachia yang dilaksanakan oleh Profesot dr Adi Utarini (Prof dr UUT)  tidak jelas berasal darimana dana penelitian yang dilaksanakan,

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Kemenperin Tolak Perdagangan Karbon Diatur oleh Ketetapan di Bidang Lingkungan Hidup.

Next Post

Menko PMK Bela Kebijakan UGM Tolak Anies Memberikan Presentasi Seminar di UGM

Redaktur Senior 03

Redaktur Senior 03

Related Posts

Asfiksia: Kematian yang Sunyi dan Pertanyaan yang Menggema
Feature

Asfiksia: Kematian yang Sunyi dan Pertanyaan yang Menggema

April 14, 2026
Campak Mengganas Lagi: Alarm Kegagalan Imunisasi Pascapandemi
Health

Campak Mengganas Lagi: Alarm Kegagalan Imunisasi Pascapandemi

March 26, 2026
Obesitas, Sains, dan Mitos “Cukup Diet dan Olahraga”
Feature

Obesitas, Sains, dan Mitos “Cukup Diet dan Olahraga”

March 12, 2026
Next Post
Menko PMK Bela Kebijakan UGM Tolak Anies Memberikan Presentasi Seminar di UGM

Menko PMK Bela Kebijakan UGM Tolak Anies Memberikan Presentasi Seminar di UGM

Nyamuk Wolbachia Innovasi Penanggulangan Penyebaran DBD

Nyamuk Wolbachia Innovasi Penanggulangan Penyebaran DBD

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”
Crime

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

by Karyudi Sutajah Putra
April 15, 2026
0

Jakarta--FusilatNews - Kasus kekerasan seksual yang terjadi di Universitas Indonesia (UI) serta ekspresi misoginis dan seksis yang mengarah pada normalisasi...

Read more
Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

April 13, 2026
Jawaban Nasdem Terkait Tudingan Uang Rp 30 M  Disita KPK, Akan Digunakan Untuk Keluarga Nyaleg

Tertipu, Ahmad Sahroni Berkasus dengan KPK?

April 11, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026
Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

April 16, 2026
Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

April 16, 2026
Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

April 16, 2026
Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

April 15, 2026
Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

April 15, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026
Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

April 16, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist