• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home News

PSI Dorong Jokowi Umumkan “Cerai Politik” dari PDIP, Konflik Lama Kian Terbuka di Depan Publik

fusilat by fusilat
June 1, 2026
in News, Politik
0
PDIP Pasang “Birokrasi” Bagi Jokowi untuk Bertemu Megawati
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA – FusilatNews.- Hubungan antara mantan Presiden Joko Widodo dan PDI Perjuangan tampaknya semakin sulit diselamatkan. Di tengah rencana Jokowi melakukan perjalanan keliling Indonesia, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) justru mendorong mantan kepala negara itu untuk menyampaikan secara terbuka kepada masyarakat bahwa dirinya sudah tidak lagi menjadi bagian dari PDIP.

Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa keretakan hubungan antara Jokowi dan partai yang pernah mengusungnya selama dua periode bukan lagi sekadar isu internal, melainkan telah berubah menjadi realitas politik yang dipertontonkan di ruang publik.

PSI menilai penyampaian sikap secara terbuka diperlukan agar tidak menimbulkan tafsir berbeda di tengah masyarakat. Terlebih, selama bertahun-tahun nama Jokowi dan PDIP nyaris tak dapat dipisahkan dalam sejarah politik nasional. Namun dinamika politik pasca Pilpres 2024 telah mengubah peta hubungan keduanya secara drastis.

Retaknya hubungan tersebut bermula ketika Jokowi dianggap mengambil posisi politik yang berbeda dengan garis perjuangan PDIP menjelang Pilpres 2024. Dukungan politik yang mengarah kepada pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka memunculkan ketegangan serius di tubuh partai berlambang banteng itu.

Situasi semakin memanas setelah PDIP secara terbuka menyatakan bahwa Jokowi dan Gibran tidak lagi menjadi bagian dari partai tersebut. Pernyataan itu menjadi penanda resmi berakhirnya hubungan politik yang selama lebih dari satu dekade menjadi fondasi utama kekuatan elektoral Jokowi.

Dorongan PSI agar Jokowi menyampaikan status politiknya saat berkeliling Indonesia juga dibaca banyak kalangan sebagai sinyal bahwa partai yang kini dipimpin Kaesang Pangarep ingin memperjelas posisi mantan presiden tersebut di tengah konfigurasi politik baru pasca-Pemilu 2024. PSI sendiri selama ini dikenal sebagai partai yang berada di lingkaran politik keluarga Jokowi dan menjadi bagian dari koalisi pendukung pemerintahan saat ini.

Pengamat menilai, jika Jokowi benar-benar menyampaikan secara terbuka bahwa dirinya tidak lagi bersama PDIP dalam setiap kunjungan ke daerah, maka hal itu akan menjadi babak baru dalam sejarah hubungan keduanya. Sebab untuk pertama kalinya, pemisahan politik antara Jokowi dan partai yang membesarkan namanya tidak lagi berlangsung melalui sinyal-sinyal politik, melainkan diumumkan langsung kepada rakyat.

Di sisi lain, langkah tersebut berpotensi memperdalam jarak psikologis antara basis pemilih Jokowi dan massa tradisional PDIP yang selama ini menjadi salah satu kekuatan utama partai. Konflik yang sebelumnya berada di level elite dapat berubah menjadi pertarungan pengaruh di akar rumput menjelang kontestasi politik berikutnya.

Dengan demikian, perjalanan keliling Indonesia yang direncanakan Jokowi tidak hanya akan menjadi agenda silaturahmi politik biasa. Di baliknya, tersimpan kemungkinan lahirnya deklarasi simbolik yang menegaskan bahwa hubungan Jokowi dan PDIP benar-benar telah berakhir, bukan sekadar mengalami keretakan sementara.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Prabowo dan Homo Sacer: Ketika Rakyat Menjadi Objek Kekuasaan

Next Post

Prabowonomics di Persimpangan Jalan: Antara Janji Kampanye dan Realitas Ekonomi

fusilat

fusilat

Related Posts

Menggugat Hukum Rimba Oknum Yonif 408/Suhbrastha: Kriminalisasi, Pungli, dan Tragedi Kemanusiaan terhadap Teguh Riyanto
Crime

Menggugat Hukum Rimba Oknum Yonif 408/Suhbrastha: Kriminalisasi, Pungli, dan Tragedi Kemanusiaan terhadap Teguh Riyanto

June 1, 2026
Distribusikan Hewan Kurban untuk Disabilitas, Gammara Inklusi Gandeng Kawan Netra dan Kuril Langit
daerah

Distribusikan Hewan Kurban untuk Disabilitas, Gammara Inklusi Gandeng Kawan Netra dan Kuril Langit

May 30, 2026
Bolehkah Berkurban dengan Sayur-Mayur?
Feature

Sapi Kurban dari APBN: Sebuah Paradoks?

May 30, 2026
Next Post
Cemooh Prabowo VS Cemooh Rakyat

Prabowonomics di Persimpangan Jalan: Antara Janji Kampanye dan Realitas Ekonomi

Menggugat Hukum Rimba Oknum Yonif 408/Suhbrastha: Kriminalisasi, Pungli, dan Tragedi Kemanusiaan terhadap Teguh Riyanto

Menggugat Hukum Rimba Oknum Yonif 408/Suhbrastha: Kriminalisasi, Pungli, dan Tragedi Kemanusiaan terhadap Teguh Riyanto

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Evakuasi 380 WNI dari Iran Akan Lewat Jalur Darat, Pemerintah: Wilayah Udara Tidak Bisa Dilewati
Birokrasi

Indonesia Kutuk Israel: Mengapa Kak Sugiono Kebakaran Jenggot?

by Karyudi Sutajah Putra
May 25, 2026
0

Jakarta - Fusilatnews -Indonesia dan tujuh negara lain mengutuk keras tindakan Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben Gvir dan pasukan Israel...

Read more
Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

May 24, 2026
Aliansi Melawan Rezim Deformasi: Militerisme Bangkit, Reformasi Mati

Aliansi Melawan Rezim Deformasi: Militerisme Bangkit, Reformasi Mati

May 21, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Medsos Mengadili Tuhan: Akankah Umat Beragama Bertahan atau Tumbang?

Medsos Mengadili Tuhan: Akankah Umat Beragama Bertahan atau Tumbang?

June 1, 2026
Menggugat Hukum Rimba Oknum Yonif 408/Suhbrastha: Kriminalisasi, Pungli, dan Tragedi Kemanusiaan terhadap Teguh Riyanto

Menggugat Hukum Rimba Oknum Yonif 408/Suhbrastha: Kriminalisasi, Pungli, dan Tragedi Kemanusiaan terhadap Teguh Riyanto

June 1, 2026
Cemooh Prabowo VS Cemooh Rakyat

Prabowonomics di Persimpangan Jalan: Antara Janji Kampanye dan Realitas Ekonomi

June 1, 2026
PDIP Pasang “Birokrasi” Bagi Jokowi untuk Bertemu Megawati

PSI Dorong Jokowi Umumkan “Cerai Politik” dari PDIP, Konflik Lama Kian Terbuka di Depan Publik

June 1, 2026
Pembunuh Berantai Dengan Motif Penggandaan Uang,  Wowon Cs Divonis Seumur Hidup

Prabowo dan Homo Sacer: Ketika Rakyat Menjadi Objek Kekuasaan

June 1, 2026
Ayatullah dan Nasib Sebuah Negeri: Ketika Para Pembesar Menjadi Sebab Keruntuhan

Ayatullah dan Nasib Sebuah Negeri: Ketika Para Pembesar Menjadi Sebab Keruntuhan

May 31, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Medsos Mengadili Tuhan: Akankah Umat Beragama Bertahan atau Tumbang?

Medsos Mengadili Tuhan: Akankah Umat Beragama Bertahan atau Tumbang?

June 1, 2026
Menggugat Hukum Rimba Oknum Yonif 408/Suhbrastha: Kriminalisasi, Pungli, dan Tragedi Kemanusiaan terhadap Teguh Riyanto

Menggugat Hukum Rimba Oknum Yonif 408/Suhbrastha: Kriminalisasi, Pungli, dan Tragedi Kemanusiaan terhadap Teguh Riyanto

June 1, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist