Oleh: Karyudi Sutajah Putra
Jelang malam Kemerdekaan ini
Jiwa-jiwa Pahlawan hadir kembali
Di tengah-tengah kita yang merana dan meratapi
Ada rindu menyelinap dalam hati
Kami rindu Diponegoro-Diponegoro baru
Rela menanggalkan takhta demi melindungi rakyat jelata
Kami rindu Sudirman-Sudirman baru
Sakit pun tetap gerilya demi mengusir Belanda dari bumi Indonesia
Kami rindu Bung Karno-Bung Karno baru
Rela dipenjara demi memerdekakan rakyat dari penjajah
Kami rindu Bung Hatta-Bung Hatta baru
Hidup bersih dan sederhana
Sepatu Bally pun tak punya
Korupsi bukan adatnya
Tapi kami tak rindu Jokowi-Jokowi baru
Mewariskan segunung utang kepada anak cucu
Merusak konstitusi
Membangun dinasti baru
Tapi kami tak rindu pemimpin-pemimpin jahat
Suka memeras rakyat dengan pajak
Seperti Sudewo di Pati yang sedang diganyang rakyat
Kami mau Takhta yang Diponegoro tanggalkan
Tapi tidak dengan melanggar etika ketatanegaraan
Kami mau mengusir bangsa Kuning yang menguasai tambang
Seperti Sudirman mengusir Belanda yang mencengkeram
Kami mau Prabowo seperti Bung Karno
Memerdekakan rakyat dari kemiskinan dan pengangguran
Tak ada lagi badai PHK
Kami mau Prabowo dan menteri-menterinya seperti Bung Hatta
Hidup bersih dan sederhana
Tidak bergelimang harta
Kepada rakyat pun lupa
Tapi kami tak rindu Prabowo
Jika menjual Ambalat ke Malaysia
Sipadan dan Ligitan sudah dicaplok pula
Tapi kami tak rindu Prabowo
Jika menjual data WNI ke Amerika
Kami rindu pahlawan
Bukan pemimpin ingusan
Jakarta, 16 Agustus 2025
Oleh: Karyudi Sutajah Putra























