• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Qatarsis, Puncak Peradaban Sepakbola

fusilat by fusilat
December 10, 2022
in Feature
0
Qatarsis, Puncak Peradaban Sepakbola

Fifa World Cup 2022

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Adhie M. Massardi

TAK cuma sukses jadi tuan rumah Piala Dunia, Qatar juga berhasil menggenapi sepakbola sebagai “agama baru” yang rahmatan lil umattan. Tak ada lagi neraka di lapangan bola.

Sudah masuki pekan ketiga Qatar, negara muslim mungil di jazirah Arab, menjadi kiblat bagi milyaran penggemar bola di muka bumi. Jarak dan waktu tak lagi jadi masalah. Mereka fokus ke Qatar. Berdoa untuk kemenangan timnas favorit.

Dalam dua pekan pertama, kegundahan penggemar bola dari benua tersisih (Asia, Afrika, dan Australia) menggelegak. Terlampiaskan. Apa yang mereka harapkan terjadi.

Qatar adalah katarsis. Pelepasan emosi, keluh kesah yang tersimpan di dalam batin puluhan tahun. Superioritas sepakbola yang selama ini jadi legenda Eropa dan Amerika Latin dihempaskan badai gurun. Terkubur di padang pasir. Kini tumbuh kesetaraan kekuatan di jagat sepakbola.

Kita mencatat pada putaran pertama, dalam laga 32 finalis, zona AFS (Asia-Australia) meloloskan 3 wakil (Jepang, Korea Selatan dan Australia) dari 6 peserta. Ketiganya lolos ke sesi 16 Besar setelah melibas negara-negara legenda sepakbola.

Jepang nenggelamkan harapan Jerman, kolektor 4 Piala Dunia dengan skor 2-1. Spanyol, legenda sepakbola Eropa lainnya, Juara Dunia 2010, dihantam dengan skor serupa (2-1).  Dengan poin 6, Maya Yoshida mimpin Grup E, setingkat di atas Spanyol.

Korea Selatan, yang secara kultural bersaing keras dengan Jepang, memamerkan kekuatannya pada dunia tak kalah dari Negeri Matahari Terbit. Uruguay, legenda Amerika Latin Juara Dunia dua kali, ditahan imbang tanpa gol (0-0).

Portugal, jagoan Eropa yang dikapteni pemain terbaik dunia Cristiano Ronaldo disikat 2-1. Maka di Grup H itu Korea Selatan menjadi runner-up, lolos ke babak 16 besar meninggalkan Uruguay dan Ghana.

Sepakterjang Australia dari AFC meski DNA-nya Eropa, tak kalah mengejutkan. Meski disikat Perancis (4-1), tapi berkat menang atas Tunisia (1-0) dan Denmark (1-0), The Socceroos bisa nemani Perancis lolos ke babak 16 besar.

Dengan hasil ini, ditambah kejutan Arab Saudi yang berhasil menciptakan fatamorgana persepakbolaan di kawasan gurun karena sukses menghajar Argentina, legenda Amerika Latin lainnya yang bertabur bintang (Lionel Messi dkk) dengan skor 2-1, Qatar kian memastikan peta kesetaraan kekuatan sepakbola di muka bumi.

Itu sebabnya dalam babak penyisihan, tak ada lagi istilah “grup neraka”. Tapi pada saat yang bersamaan tak ada juga “surga” karena semua kekuatan sama, sama-sama bisa saling melibas!

Rahmatan lil Umattan

Benar, pada mulanya memang kontroversi. Bagaimana mungkin negeri gurem di tengah padang pasir seperti Qatar bisa menyelenggarakan pesta sepakbola terbesar di dunia.

Bahkan beberapa pekan menjelang kick off, Joseph “Sepp” Blatter, bekas ketum FIFA yang notabene orang yang mengumumkan hal itu, ngaku menyesal netapkan Qatar sebagai tuan rumah. Qatar terlalu kecil, Piala Dunia terlalu besar bagi mereka.

Memang untuk memenuhi kebutuhan minimal jadi tuan rumah harus ada 5 sampai 8 stadion standar internasional dengan transportasi saling nyambung. Sementara infrastruktur sepakbola di Qatar, ketika dinyatakan FIFA (2010) resmi  jadi tuan rumah PD 2022, masih compang-camping.

Tapi dengan uangnya yang banyak berkat cerdas ngelola hasil bumi gas yang cadangannya terbesar ke-3 di dunia, dalam tempo lumayan singkat segala kebutuhan Piala Dunia berhasil digenapi Qatar.

Tapi kini semua orang terkagum-kagum. Ternyata pesta sepakbola paling akbar di muka bumi bisa digelar di padang pasir, di negara Muslim. Dengan tetap menjaga kaidah Islam secara nyata.

Dan umat manusia pecinta bola dari antero dunia, dari latar belakang budaya dan agama berbeda, yang datang ke Qatar, menghormati kehendak tuan rumah. Termasuk berperilaku baik, menjauhkan diri dari minuman beralkohol yang menjadi tradisi penonton sepakbola Eropa dan Amerika Latin ketika merayakan kemenangan timnasnya.

Maka di Qatar itu sepakbola mencapai puncak peradabannya yang paripurna. Dan Qatar sukses menggenapi sepakbola sebagai “agama baru” yang rahmatan lil umattan (rahmat bagi semua umat).

Adalah Sheikh Tamim bin Hamad bin Khalifa al-Tsani, Emir (pemimpin) Qatar flamboyan yang umurnya belum genap 50 tahun, orang yang menjungkirbalikkan pandangan dunia terhadap Qatar, negara yang sebelum ini paling miskin di Timur Tengah, dan mustahil sanggup menggelar Piala Dunia.

Tapi yang merintis jalannya adalah PM Qatar Sheikh Hamad bin Jassim al-Thani, ayahnya, yang pada suatu hari di bulan November 2010 bertamu ke Palais de l’Élysée, Istana Kepresidenan di Paris yang ketika itu ditempati Nicolas Sarközy.

Hari itu, dalam acara makan siang Istnapa Presiden Perancis, Sheikh Hamad bin Jassim ditemani putranya, Sheikh Tamim bin Hamad al-Thani, 30 tahun, yang menjabat semacam Menpora dan beberapa tahun lagi (2013) akan menggantikan ayahnya sebagai penguasa absolut Qatar.

Sedangkan Presiden Perancis Nicolas Sarközy ditemani Michel Platini, legenda sepakbola Perancis kala itu menjabat Waketum FIFA.

Nah, dalam percakapan di tengah makan siang itulah penguasa Qatar melontarkan keinginannya jadi tuan rumah Piala Dunia 2022. Tak lama kemudian FIFA (Sepp Blatter) meresmikan keinginan Emir Qatar yang super kaya itu.

Sejak itu muncul kontroversi. FIFA diisukan disuap uang sangat besar oleh Qatar. Indonesia dan dan Australia yang sudah disebut-sebut kandidat tuan rumah PD 2022 tiba-tiba juga mundur.

Banyak yang menduga dua negara ini juga dikasih “uang atret” lumayan besar oleh Qatar.

Akan tetapi semua isu negatif itu sirna dengan sendirinya setelah Qatar membuktikan kemampuannya menggelar Piala Dunia. Semua senang. Semua nyaman.

Kini di Qatar tinggal menyisakan 8 timnas yang akan menjalani takdirnya, jadi Juara Dunia atau sekadar dicatat sejarah sebagai bagian dari timnas yang menggenapi sepakbola sebagai “agama baru”.

Ada 4 partai yang harus dilewati oleh 8 timnas yang tersisa itu. (1) Kroasia vs Brazil, (2) Belanda vs Argentina, (3) Maroko vs Portugal, dan (4) Inggris vs Perancis.

Sebagaimana partai-partai terdahulu, semua pertandingan dijamin seru.

Selamat nonton partai-partai terbaik dunia. 

Adhie M. Massardi Jurubicara Presiden keempat RI Gus Dur, yang juga pecinta sepakbola

Dikutip Rmol.id Jumat, 09 Desember 2022

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Ini Penyebab Kematian 4 Orang Keluarga Kalideres versi Polisi

Next Post

Catat, Ini 6 Catatan Komnas Perempuan terhadap Pasal Perzinaan KUHP!

fusilat

fusilat

Related Posts

JK & Seekor Gajah
Feature

JK & Seekor Gajah

April 21, 2026
KETIKA PRESIDEN BICARA DENGAN MASYARAKAT
Feature

Alergi Kritik, Tanda Tak Siap Memimpin

April 21, 2026
Jokowi Merendah, Buzzer Menggila: Merespon Pernyataan JK
Feature

Jokowi Merendah, Buzzer Menggila: Merespon Pernyataan JK

April 21, 2026
Next Post
Menolak Pasal Penghinaan Presiden dalam RKUHP

Catat, Ini 6 Catatan Komnas Perempuan terhadap Pasal Perzinaan KUHP!

Akui Suap Pengurusan Perkara di MA, Pengacara : Moral Kami Rendah, Siap Dihukum Seberat Beratnya

Ada yang Jantungan: KPK Sebut Tersangka Kasus Suap Hakim Agung Masih Bisa Bertambah

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
JK & Seekor Gajah
Feature

JK & Seekor Gajah

by Karyudi Sutajah Putra
April 21, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Gajah itu panjang. Itu bila hanya dilihat...

Read more
Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

April 19, 2026
JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

April 19, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Wapres Gibran Traktir Anak Yatim Belanja Buku di Timika

Wapres Gibran Traktir Anak Yatim Belanja Buku di Timika

April 21, 2026
JK & Seekor Gajah

JK & Seekor Gajah

April 21, 2026
Harga BBM Nonsubsidi Naik Mulai Hari Ini, Berikut Daftar Lengkapnya

DPR Ingatkan Dampak Kenaikan BBM Nonsubsidi, Kelompok Rentan Terancam Terjepit

April 21, 2026
KETIKA PRESIDEN BICARA DENGAN MASYARAKAT

Alergi Kritik, Tanda Tak Siap Memimpin

April 21, 2026
Jokowi Merendah, Buzzer Menggila: Merespon Pernyataan JK

Jokowi Merendah, Buzzer Menggila: Merespon Pernyataan JK

April 21, 2026

Pilihan yang Bukan Pilihan

April 21, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Wapres Gibran Traktir Anak Yatim Belanja Buku di Timika

Wapres Gibran Traktir Anak Yatim Belanja Buku di Timika

April 21, 2026
JK & Seekor Gajah

JK & Seekor Gajah

April 21, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist