• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Revisi UU TNI-Polri: Antara Loyalitas Negara dan Ketakutan Orde Baru

fusilat by fusilat
April 10, 2025
in Feature, Politik
0
Revisi UU TNI-Polri: Antara Loyalitas Negara dan Ketakutan Orde Baru
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Murhan

Di tengah arus perubahan dan ketidakpastian global, revisi Undang-Undang TNI dan Polri bukan sekadar agenda legislatif. Ia adalah refleksi dari kebutuhan zaman: bagaimana negara mempertahankan kedaulatannya, membangun tata kelola yang disiplin, dan memaksimalkan sumber daya yang ada. Namun di sisi lain, bayang-bayang masa lalu selalu mengintai, seolah mengingatkan bahwa setiap langkah maju harus disertai kewaspadaan.

Revisi UU No. 34 Tahun 2004 tentang TNI dan UU No. 2 Tahun 2002 tentang Polri yang kini tengah dibahas di DPR, bukan hanya tentang teknis usia pensiun atau jabatan sipil. Ia menyentuh soal dasar: apakah kita sebagai bangsa sudah cukup dewasa untuk mempercayai aparatnya sendiri?

John N. Palinggi, pengamat militer sekaligus Ketua Umum ARDIN dan AMI, dengan lugas menyebut revisi ini sebagai langkah maju. Bukan hanya karena usia dua dekade UU tersebut yang dianggap usang, melainkan karena tuntutan zaman yang jauh lebih kompleks. Negara butuh prajurit dan aparat yang tidak hanya kuat fisiknya, tapi juga matang secara pengalaman.

“Usia pensiun 60-65 itu wajar. Bahkan lembaga lain ada yang sampai 70. Prajurit kita terlatih, sehat, dan masih produktif,” ujar John.

Tapi pernyataan paling tajam datang saat ia bicara soal masuknya perwira TNI dan Polri ke kementerian atau lembaga negara. Ini yang membuat sebagian orang merinding—mengira kita akan kembali ke masa Orde Baru. Namun John menepis ketakutan itu.

“Kita bisa seperti ini karena TNI dan Polri. Jangan skeptis. Jangan paranoid. Negara ini akan hancur kalau dua institusi itu dilemahkan,” tegasnya.

Ia bahkan menyebut banyak ASN hari ini kehilangan “roh pelayanan”, sibuk membangun tembok eksklusivitas, membentengi diri dari rakyat yang menggaji mereka. Ironi, ketika gedung tinggi dan pengawalan ketat justru memisahkan pejabat dari denyut kehidupan yang seharusnya mereka layani.

“Tampilan bukan yang dibutuhkan ASN. Tapi kinerja,” sindir John.

Baginya, disiplin, loyalitas, dan semangat korps militer-polisi bisa menjadi virus baik yang menular ke birokrasi sipil. Apalagi mereka tunduk pada dua sumpah: Sapta Marga dan Sumpah Prajurit di TNI, serta Tribrata dan Catur Prasetya di Polri. Kode etik itu bukan basa-basi; ia adalah ikrar hidup yang jika dikhianati akan melukai kehormatan diri sendiri.

Maka ketika John menyatakan TNI seharusnya langsung di bawah Presiden, bukan lagi Kementerian Pertahanan, ia sedang menantang tatanan lama yang dianggap tak lagi relevan. TNI, katanya, harus percaya diri, berdiri setara dengan institusi strategis lainnya.

Tentu, pertanyaan besar tetap menggelayut: apakah revisi ini akan menjadi alat perkuatan negara atau justru pintu belakang kembalinya otoritarianisme?

Di sinilah pentingnya pengawasan publik. Rakyat berhak bertanya dan mengkritik, tanpa harus mencurigai institusi TNI dan Polri sebagai monster kekuasaan. Justru sebaliknya, bila revisi ini dilakukan dengan semangat reformasi dan kejujuran, maka ia bisa menjadi oase di tengah birokrasi yang kehilangan arah.

Revisi UU TNI-Polri bukan akhir dari sebuah bab, melainkan pembuka lembaran baru. Apakah kita siap hidup berdampingan dengan militer-polisi dalam birokrasi sipil? Atau kita masih ingin terus bertahan dalam ketakutan masa lalu yang tak pernah selesai?

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Presiden Prabowo Merasa Bertanggungjawab Atas Komunikasi Pemerintah

Next Post

Penyanyi Legendaris Titiek Puspa Meninggal Dunia di Usia 87 Tahun

fusilat

fusilat

Related Posts

Feature

Mundurnya Gubernur Bank Indonesia

July 28, 2026
Gagal Awal – Luka dalam Grafik: Ketika Ekonomi 4,7 Persen Tak Menjawab Kebutuhan Rakyat
Feature

Orasi Prabowo: Politik Gaduh di Tengah Menurunnya Kepercayaan Publik

July 28, 2026
Ketika Presiden Mulai Memusuhi Pers – Lima pelajaran sejarah yang seharusnya menjadi cermin bagi Prabowo
Feature

Ketika Presiden Mulai Memusuhi Pers – Lima pelajaran sejarah yang seharusnya menjadi cermin bagi Prabowo

July 28, 2026
Next Post
Penyanyi Legendaris Titiek Puspa Meninggal Dunia di Usia 87 Tahun

Penyanyi Legendaris Titiek Puspa Meninggal Dunia di Usia 87 Tahun

Pulau untuk Palestina: Gagasan Kemanusiaan yang Layak Diperjuangkan

Pulau untuk Palestina: Gagasan Kemanusiaan yang Layak Diperjuangkan

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Habis Nanik, Terbitlah Hotman
Feature

Habis Nanik, Terbitlah Hotman

by Karyudi Sutajah Putra
July 23, 2026
0

Jakarta - Setelah Nanik S Deyang, kini giliran pengacara kondang Hotman Paris Hutapea yang menyatakan mundur. Jika Nanik mundur dari...

Read more
Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

July 11, 2026
AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

July 10, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

July 29, 2026
Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

July 29, 2026
Bandung Gelap, Warga Resah: Jalan Minim Penerangan Diduga Memicu Maraknya Aksi Begal

Bandung Gelap, Warga Resah: Jalan Minim Penerangan Diduga Memicu Maraknya Aksi Begal

July 28, 2026

Mundurnya Gubernur Bank Indonesia

July 28, 2026
Prestasi Berawal dari Disiplin, UPT SMAS Datuk Ribandang Gembleng Karakter Siswa Baru

Prestasi Berawal dari Disiplin, UPT SMAS Datuk Ribandang Gembleng Karakter Siswa Baru

July 28, 2026
Gagal Awal – Luka dalam Grafik: Ketika Ekonomi 4,7 Persen Tak Menjawab Kebutuhan Rakyat

Orasi Prabowo: Politik Gaduh di Tengah Menurunnya Kepercayaan Publik

July 28, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

July 29, 2026
Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

July 29, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist