• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Rizal Ramli dan Faisal Basri: Warisan Kritik yang Tetap Hidup untuk Indonesia

Ali Syarief by Ali Syarief
September 6, 2024
in Feature, Tokoh/Figur
0
Rizal Ramli dan Faisal Basri: Warisan Kritik yang Tetap Hidup untuk Indonesia
Share on FacebookShare on Twitter

Dalam sejarah politik dan ekonomi Indonesia, nama Rizal Ramli dan Faisal Basri adalah dua sosok yang kerap mencuat karena kritik mereka yang tajam dan tak berkompromi terhadap kebijakan pemerintahan, terutama di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Meski keduanya telah tiada, visi, pandangan, dan kritik mereka tetap hidup dan relevan di tengah dinamika politik Indonesia. Mereka tidak hanya menyoroti kebijakan-kebijakan yang mereka anggap merugikan bangsa, tetapi juga menjadi suara bagi masyarakat yang merindukan pemerintahan yang lebih adil, transparan, dan berpihak pada kepentingan rakyat.

Rizal Ramli: Ekonom dengan Keberanian Melawan Arus

Rizal Ramli, seorang ekonom kawakan dan mantan Menko Perekonomian serta Menko Maritim, dikenal sebagai tokoh yang lantang dan tak gentar dalam menyuarakan kritiknya. Di bawah pemerintahan Jokowi, Rizal Ramli menjadi salah satu kritikus paling keras yang mengecam berbagai kebijakan ekonomi dan pembangunan yang ia nilai tidak pro-rakyat dan mengkhianati janji-janji kampanye. Salah satu kritik utama Rizal adalah terhadap kebijakan pembangunan infrastruktur besar-besaran yang dianggapnya terlalu berfokus pada proyek-proyek mercusuar dan mengabaikan pembangunan ekonomi yang lebih mendasar seperti penguatan sektor pertanian, perikanan, dan usaha kecil menengah (UKM).

Rizal menilai bahwa kebijakan infrastruktur yang digembar-gemborkan Jokowi justru menambah beban utang negara secara signifikan tanpa adanya strategi yang jelas untuk peningkatan pendapatan negara. Ia juga mengecam keterlibatan asing yang terlalu dalam di sektor-sektor strategis seperti energi dan pangan, yang menurutnya hanya akan membuat Indonesia semakin bergantung dan kehilangan kedaulatan ekonominya. Bagi Rizal, kecintaan terhadap Indonesia berarti memperjuangkan kemandirian ekonomi bangsa, bukan menyerahkannya kepada investor asing.

Faisal Basri: Ekonom dan Intelektual yang Lugas

Di sisi lain, Faisal Basri, seorang ekonom dan akademisi yang juga dikenal luas karena keberaniannya mengkritik kebijakan pemerintah, memiliki pendekatan yang berbeda namun tujuan yang sama dengan Rizal Ramli. Faisal Basri menyoroti kebijakan Jokowi yang menurutnya tidak konsisten dan sering kali lebih bersifat populis daripada berbasis data dan analisis yang mendalam. Faisal Basri kerap mengkritik kebijakan fiskal dan moneter Jokowi, yang dinilainya kurang memperhatikan fundamental ekonomi dan hanya berfokus pada pencitraan politik jangka pendek.

Faisal secara khusus menyoroti ketidakberpihakan pemerintah terhadap rakyat kecil dalam kebijakan ekonomi yang diambil, termasuk subsidi energi yang dikurangi drastis tanpa adanya jaring pengaman sosial yang memadai. Dia juga mengkritik kebijakan pengendalian harga pangan yang cenderung tidak efektif dan lebih menguntungkan para tengkulak dan pengusaha besar daripada petani dan nelayan kecil. Menurut Faisal, kecintaan terhadap bangsa harus diwujudkan dengan kebijakan-kebijakan yang melindungi dan memberdayakan kelompok masyarakat yang paling rentan.

Kecintaan terhadap Indonesia: Kritik yang Berakar dari Hati Nurani

Baik Rizal Ramli maupun Faisal Basri, dalam kritik-kritiknya terhadap Jokowi, tidaklah bertujuan untuk menyerang pribadi, melainkan berangkat dari kecintaan mendalam terhadap Indonesia. Mereka percaya bahwa kritik adalah bentuk kepedulian yang paling murni, sebagai upaya untuk menjaga negara ini tetap berada di jalur yang benar. Mereka tidak ingin melihat Indonesia terseret dalam pusaran utang yang mengancam masa depan generasi mendatang, atau kehilangan kemandirian ekonominya karena terlalu bergantung pada pihak asing.

Kritik mereka terhadap kebijakan Jokowi sebenarnya adalah panggilan untuk kembali kepada prinsip-prinsip dasar pembangunan yang berpihak pada rakyat, untuk mendorong keadilan sosial, dan untuk memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi tidak hanya tercermin dalam angka-angka statistik, tetapi juga dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat. Mereka menekankan pentingnya kebijakan yang berlandaskan pada data dan analisis yang matang, bukan sekadar upaya populisme yang merugikan bangsa dalam jangka panjang.

Meneropong Kesalahan Jokowi: Melihat Kembali ke Akar Masalah

Kesalahan utama yang disorot oleh kedua tokoh ini adalah kurangnya orientasi pada pembangunan yang berkelanjutan dan berpihak kepada rakyat kecil. Kebijakan Jokowi yang terlalu fokus pada proyek infrastruktur besar telah menyebabkan beban utang yang membengkak, sementara perbaikan sektor-sektor ekonomi mendasar seperti pertanian dan perikanan, yang menjadi tulang punggung kehidupan sebagian besar rakyat Indonesia, justru terabaikan. Selain itu, ketergantungan yang semakin besar pada investasi asing dan kebijakan impor yang berlebihan di berbagai sektor menunjukkan lemahnya perencanaan dan visi dalam membangun kemandirian ekonomi.

Faisal Basri dan Rizal Ramli, melalui kritik mereka, secara tidak langsung telah membuka mata publik akan risiko yang dihadapi oleh bangsa ini jika kebijakan yang tidak tepat terus dilanjutkan. Mereka berupaya mengingatkan bahwa pembangunan bukan sekadar mengejar pertumbuhan ekonomi, tetapi harus disertai dengan keadilan sosial dan keberlanjutan. Mereka menyerukan perubahan paradigma yang lebih mendalam, di mana ekonomi harus berpusat pada kepentingan rakyat, bukan elite atau kepentingan asing.

Warisan yang Tetap Hidup

Meskipun Rizal Ramli dan Faisal Basri telah tiada, gagasan dan kritik mereka tetap hidup dan menjadi inspirasi bagi banyak pihak yang memperjuangkan keadilan dan kedaulatan bangsa. Kritik mereka bukanlah bentuk perlawanan tanpa arah, tetapi merupakan refleksi dari rasa cinta yang dalam kepada negeri ini. Mereka menginginkan Indonesia yang mandiri, adil, dan makmur; sebuah Indonesia yang berani berdiri di atas kaki sendiri dan tidak tunduk pada kepentingan asing.

Dengan mengingat kembali kritik dan visi mereka, kita diingatkan akan pentingnya memiliki pemimpin yang tidak hanya pandai berbicara, tetapi juga memiliki visi yang jelas, keberanian untuk bertindak, dan ketulusan dalam mencintai bangsa. Kritik mereka terhadap Jokowi bukanlah akhir dari cerita, tetapi sebuah warisan yang akan terus memicu diskusi dan refleksi bagi masa depan Indonesia.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Polres Bone Selidiki Dugaan Penganiayaan oleh Oknum Polisi terhadap Warga Sipil

Next Post

Perhitungan angka: Pada usia berapa orang mengalami penuaan?

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Misi Mata-mata Prabowo di BGN
Feature

Misi Mata-mata Prabowo di BGN

June 3, 2026
Feature

Solusi Program MBG: Bangun Dapur Sekolah, Bukan Proyek Raksasa

June 3, 2026
Ratna Sarumpaet Soroti Rekam Jejak Nanik Deyang Usai Ditunjuk Jadi Kepala BGN Baru
News

Ratna Sarumpaet Soroti Rekam Jejak Nanik Deyang Usai Ditunjuk Jadi Kepala BGN Baru

June 3, 2026
Next Post
Perhitungan angka: Pada usia berapa orang mengalami penuaan?

Perhitungan angka: Pada usia berapa orang mengalami penuaan?

Komisi X Tegas Tolak Usulan Menkeu Ubah Patokan Alokasi  20 persen  Angaran Pendidikan

Komisi X Tegas Tolak Usulan Menkeu Ubah Patokan Alokasi  20 persen  Angaran Pendidikan

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Feature

Pancasila: Lahir untuk Mati!

by Karyudi Sutajah Putra
June 2, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Baru pada 2016 lalu Bung Karno mendapat...

Read more
Evakuasi 380 WNI dari Iran Akan Lewat Jalur Darat, Pemerintah: Wilayah Udara Tidak Bisa Dilewati

Indonesia Kutuk Israel: Mengapa Kak Sugiono Kebakaran Jenggot?

May 25, 2026
Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

May 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Tembus SNBT di Tengah Keterbatasan, Irwan Bidik Mimpi Besar Bangun Daerah Ramah Disabilitas

Tembus SNBT di Tengah Keterbatasan, Irwan Bidik Mimpi Besar Bangun Daerah Ramah Disabilitas

June 3, 2026
Misi Mata-mata Prabowo di BGN

Misi Mata-mata Prabowo di BGN

June 3, 2026

Solusi Program MBG: Bangun Dapur Sekolah, Bukan Proyek Raksasa

June 3, 2026
Ratna Sarumpaet Soroti Rekam Jejak Nanik Deyang Usai Ditunjuk Jadi Kepala BGN Baru

Ratna Sarumpaet Soroti Rekam Jejak Nanik Deyang Usai Ditunjuk Jadi Kepala BGN Baru

June 3, 2026
Siapa Pengganti Menpan RB, Nama Yg Dikantong Jokowi atau  Megawati?

Semua Parpol Akan Menjadi Lawan Jokowi

June 3, 2026
Jokowi Turun Gunung: Ambisi Kekuasaan dan Bayang-Bayang Jeruji Penjara

Jokowi Turun Gunung: Ambisi Kekuasaan dan Bayang-Bayang Jeruji Penjara

June 3, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Tembus SNBT di Tengah Keterbatasan, Irwan Bidik Mimpi Besar Bangun Daerah Ramah Disabilitas

Tembus SNBT di Tengah Keterbatasan, Irwan Bidik Mimpi Besar Bangun Daerah Ramah Disabilitas

June 3, 2026
Misi Mata-mata Prabowo di BGN

Misi Mata-mata Prabowo di BGN

June 3, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist