• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

SAAT GEN-Z MENGIBARKAN BENDERA PUTIH (ATAU HITAM?)

Radhar Tribaskoro by Radhar Tribaskoro
March 17, 2025
in Feature, Politik
0
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Radhar Tribaskoro-Komite Eksekutif Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia

Indonesia, negeri yang katanya kaya raya, ramah tamah, dan demokratis. Negeri yang dibangun di atas mimpi para pendiri bangsa. Sayangnya, mimpi itu kini berubah jadi mimpi buruk kolektif. Gen Z, generasi yang katanya “pemilik masa depan”, mulai sadar bahwa masa depan itu ternyata sudah dibeli tunai oleh oligarki. Disewa jangka panjang oleh para penguasa serakah. Dan ketika mereka coba protes, yang mereka dapat justru cemoohan, tudingan, bahkan ancaman.

Di tengah keputusasaan itu, dua slogan lahir dari rahim frustrasi: #IndonesiaGelap dan # KaburAjaDulu.

Ketika Nyala Harapan Sudah Dipadamkan

Bukan, ini bukan soal pemadaman bergilir PLN. Ini jauh lebih dalam. #IndonesiaGelap adalah akumulasi rasa muak terhadap sistem politik yang korup, hipokrit, dan penuh sandiwara murahan. Korupsi tak lagi sekadar penyakit, tapi sudah jadi ekosistem. Bahkan jadi kurikulum tidak resmi di sekolah kekuasaan.

Bayangkan, sepuluh tahun lalu negara hampir ambruk hanya karena bail out Rp6,7 triliun. Kini, angka korupsi berlari di kisaran ratusan hingga ribuan triliun. Negara tetap berdiri, tapi rakyatnya yang makin terbenam. Dulu, skandal berjuta-juta saja sudah bikin satu kabinet goyang. Sekarang? Triliunan raib dan reaksinya? “Biasa aja, Bro. Toh rakyat lupa juga nanti.”

Gen Z menatap semua itu tanpa filter. Mereka tidak punya beban romantisme orde lama, tidak punya trauma reformasi. Yang mereka punya adalah akal sehat dan data—dan semua data itu menunjukkan hal yang sama: Indonesia tenggelam dalam kegelapan. Mereka menyusun 13 tuntutan. Bukan untuk gagah-gagahan, bukan karena mereka naif. Justru karena mereka sadar, kalau tidak sekarang, kapan lagi? Kalau bukan mereka, siapa lagi? Tapi respons dari para elit? Diam, nyinyir, atau lebih parah: pura-pura tidak dengar.

Ketika Bertahan Bukan Lagi Pilihan

Kalau #IndonesiaGelap adalah teriakan terakhir, maka #KaburAjaDulu adalah keputusan dingin setelah semua teriakan itu dipadamkan. Ini bukan lagi tentang idealisme. Ini tentang logika bertahan hidup.

Generasi ini sudah mencoba. Mereka turun ke jalan, mereka bersuara di media sosial, mereka bikin gerakan, petisi, bahkan platform edukasi politik. Apa hasilnya? Mereka dilabeli “anak kemarin sore”, “nggak ngerti sejarah”, “kurang baca”. Sementara itu, para politisi yang “sudah kenyang pengalaman” malah sibuk kenyang uang.

Akhirnya Gen Z mengambil jalan paling waras: pergi. #KaburAjaDulu bukan tentang lari dari tanggung jawab. Ini tentang menjaga kewarasan. Kalau kapal sudah bocor, semua awak korup, dan nahkoda mabuk kekuasaan, kadang pilihan terbaik adalah melompat ke laut, berenang sejauh mungkin, sebelum ikut tenggelam.

Mereka bilang, “Kalau Indonesia sudah rata tanah, kami akan balik. Akan kami bangun lagi dari nol.” Kalimat yang terdengar ekstrem? Iya. Tapi lihat sekeliling: apa yang tersisa dari sistem yang katanya demokrasi ini? Hak rakyat? Dikunci. Hukum? Diperjualbelikan. Pemilu? Dipermainkan. Kalau bukan tanah rata yang mereka temukan saat kembali, mungkin cuma puing-puing sisa pembusukan yang sudah terlalu lama dibiarkan.

Luhut Adalah Kegelapan Itu Sendiri

Di tengah semua itu, muncul suara lantang dari Luhut Binsar. Dengan empati selembut batu, beliau menyergah, “Kau itu yang gelap.” Pernyataan yang mengiris logika. Yang gelap bukan mereka yang menunjuk kerusakan, tapi mereka yang membiarkan kegelapan itu jadi norma. Kalau pemimpin saja alergi kritik, jangan heran kalau rakyatnya alergi harapan.

Ketika kritik dianggap pengkhianatan, ketika suara berbeda langsung dibungkam, maka sesungguhnya Indonesia sudah gelap. Bukan cuma lampu yang padam, tapi hati nurani. Mereka yang bicara #IndonesiaGelap bukan karena buta, tapi karena sudah terlalu jelas apa yang salah. Dan mereka yang teriak #KaburAjaDulu, bukan karena pengecut, tapi karena sudah tak ada ruang untuk perbaikan di sini.

Gen Z Bukan Pindah Negara, Mereka Pindah Akal Sehat

Gen Z pergi bukan sekadar pindah paspor. Mereka pindah akal sehat. Mereka tidak mau lagi cawe-cawe di negara yang isinya tipu-tipu. Mereka mau mengamankan masa depan mereka, sebelum masa depan itu dirampok habis-habisan.

Jangan tanya kapan mereka kembali. Jawabannya sederhana: kalau Indonesia sudah rata tanah. Kalau sistem sudah dihancurkan sampai ke akar-akarnya. Kalau koruptor sudah jadi fosil sejarah, bukan headline harian.

Dan kalau kamu masih berpikir mereka berlebihan, coba tanya diri sendiri:

Apa yang berubah setelah reformasi?

Apa yang benar-benar membaik setelah ganti presiden berkali-kali?
Kenapa yang kaya makin kaya, dan yang miskin makin disuruh bersyukur?

Jawaban paling jujur mungkin memang: #IndonesiaGelap. Kabur aja dulu.
Karena buat apa tinggal di rumah yang sebentar lagi ambruk?===

Cimahi, 17 Maret 2025

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Perempuan di Pusaran Rasuah

Next Post

Novum Baru: Angkat Bambang Tri Mulyono Menjadi Tokoh Pembela Kebenaran – Hukum Mati Jokowi?

Radhar Tribaskoro

Radhar Tribaskoro

Related Posts

Bagaimana Wapres Gibran Menyelesaikan Rupiah yang Terpuruk dan Ekonomi yang Memburuk?
Feature

Bagaimana Wapres Gibran Menyelesaikan Rupiah yang Terpuruk dan Ekonomi yang Memburuk?

June 12, 2026
Papua: Kaya untuk Jakarta, Miskin untuk Orang Papua
Feature

Papua: Kaya untuk Jakarta, Miskin untuk Orang Papua

June 12, 2026
Menantang Prabowo: Bangsa ‘Besar’ yang Devisanya Terkikis Impor
Politik

Gagal Berkali-kali, Ketika Jadi Presiden Gagal Lagi

June 12, 2026
Next Post
Novum Baru: Angkat Bambang Tri Mulyono Menjadi Tokoh Pembela Kebenaran – Hukum Mati Jokowi?

Novum Baru: Angkat Bambang Tri Mulyono Menjadi Tokoh Pembela Kebenaran - Hukum Mati Jokowi?

Ketika Rektor UGM Dituntut Atas Keterangan Palsu: Sebuah Gagasan yang Layak Diuji?

Ketika Rektor UGM Dituntut Atas Keterangan Palsu: Sebuah Gagasan yang Layak Diuji?

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Aktivis 98 Kutuk Teror Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Birokrasi

Vonis Kasus Andrie Yunus: Pelanggengan Impunitas dan Remiliterisasi

by Karyudi Sutajah Putra
June 12, 2026
0

Jakarta - FusilatNews.--Pengadilan Militer II-08 Jakarta akhirnya menjatuhkan vonis terhadap empat personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) setelah terbukti melakukan penyiraman...

Read more
IPW Desak Propam Polda Metro Jaya Sidangkan Penyidik Polres Depok

IPW Sarankan Judicial Review ke MK Jika Tak Puas dengan UU Polri Baru

June 12, 2026

Siapa SA Anggota DPR RI dari Madura yang Diduga Jual-Beli Titik MBG?

June 9, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Bagaimana Wapres Gibran Menyelesaikan Rupiah yang Terpuruk dan Ekonomi yang Memburuk?

Bagaimana Wapres Gibran Menyelesaikan Rupiah yang Terpuruk dan Ekonomi yang Memburuk?

June 12, 2026
Papua: Kaya untuk Jakarta, Miskin untuk Orang Papua

Papua: Kaya untuk Jakarta, Miskin untuk Orang Papua

June 12, 2026
Menantang Prabowo: Bangsa ‘Besar’ yang Devisanya Terkikis Impor

Gagal Berkali-kali, Ketika Jadi Presiden Gagal Lagi

June 12, 2026
Macet Sampi 19 Kilometer, Hingga Pemudik di Pelabuhan Merak Pingsan

Negara Jadi Pedagang, Rakyat Jadi Pelanggan: Untuk Apa Kita Memiliki Pemerintah?

June 12, 2026
Per 1 September 2023 Pertamina Naikkan Semua Harga BBM Non Subsidi

Kenaikan BBM dan Momentum Kerakusan

June 12, 2026

REVOLUSI KEDUA DAN UJIAN MORAL PARA VETERAN

June 12, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Bagaimana Wapres Gibran Menyelesaikan Rupiah yang Terpuruk dan Ekonomi yang Memburuk?

Bagaimana Wapres Gibran Menyelesaikan Rupiah yang Terpuruk dan Ekonomi yang Memburuk?

June 12, 2026
Papua: Kaya untuk Jakarta, Miskin untuk Orang Papua

Papua: Kaya untuk Jakarta, Miskin untuk Orang Papua

June 12, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...