• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Sadam Hussen Punya Saeed Al Saaf – Disini punya Ngabalin

Redaktur Senior 01 by Redaktur Senior 01
September 8, 2022
in Feature
0
Sadam Hussen Punya Saeed Al Saaf – Disini punya Ngabalin
Share on FacebookShare on Twitter

“Biarlah SBY menjadi budak dan kacung, jangan kita-kita ini yang beriman ini. Ia tidak beriman, kan?”, kata Ali Muchtar Ngabalin, suatu hari saat berbicara didepan jamaah acara Hisbu Tahrir Indonesia. Pada acara Najwa Shibat, menjawab pertanyaan Najwa, mengapa anda tidak mau memilih Jokowi? “apa urusan dengan Jokowi, bagi saya? Ndak ada penting. Tindak penting. Karena memilih itu persoalan rasa. Orang memilih Presiden Indonesia ini bukan  memilih disatu kota atau kabupaten. Nggak Najwa. Republik Indonesia terlalu luas. Nggak bisa. Musti orang kuat. Orang yang disegani. Baru benar”, jawab Ali Ngabalin. Dan itu anda lihat tidak ada di Jokowi? Lanjut Najwa. “Ada di Prabowo Subianto, Najwa”, tegas Ali Ngabalin.

Itu beberapa cuplikan Ngabalin, untuk mengawali kupasan ini, yang kemudian ingin saya komparasikan dengan kelakuan Menteri Penerangan Irak Mohammed Saeed Al Sahaf, era Sadam Hussen. Karena setiap kali Ia menyampaikan Konferensi Pers, saat Irak sedang digempur pasukan AS, selalu menjadi bahan tertawaan sedunia.

Patut dipertanyakan pula, apa alasan Jokowi mengangkat semodel Ali Muchtar Ngabalin, yang pernah menjuluki Jokowi sebagai Pemimpin yang kurang gizi, kini mempercayakan dia sebagai tenaga ahli Kantor Staf Presiden RI. Berawal dari kader PBB, yang mebawanya ke Senayan, sebagai anggota DPR RI. Tahun 2010, keluar dari PBB dan bergabung dengan Partai Golkar.

Tampil sebagai Juru Kampanye Pasangan Prawbowo, bisa dipastikan, bagaimana Ngabalin menguliti Jokowi, hingga terucap “pemimpin yang kurang gizi” itu.

Jabatan sebagai tenaga ahli apa di Kantor Presiden, kita tak pernah tahu. Yg sering kita dengar adalah, kemunculan beliau di acara-acara TV show, sebagai wakil dari pemerintah dan di akun twitternya. Peran Ali Ngabalin, setiap saat, membela Jokowi dan regime, lalu membentak, memaki dan memojokan siapa saja yang bersebrangan dengan Jokowi atau kebijakannya.  

Saya teringat dengan anjing saya, Namanya Nata. Jenis anjing kampung. Selalu saya ajak, bila jalan kaki pagi. Ia selalu menyalak, kepada siapa saja yang tidak dikenalinya, ketika mendekati saya. Atau yang menyentuh pintu gerbang rumah Desa saya.

Menteri Penerangan Muhammed Saeed Al Sahaf, Ketika tantara Amerika menangkapi tokoh-tokoh yang berperan dalam perang Irag dulu, kemudian membawanya ke Camp Tahanan Amerika. Walau Saeed itu juga seorang jenderal, tetapi saat tertangkap oleh tantara AS, ia dilepaskan kembali. Rupanya, bagi AS sosok semodel Saeed itu, dianggap sampah yang tidak ada artinya sama sekali.

Ada kisah yang manerik dari Menpen Iraq tersebut. Setelah menghilang selama dua bulan lebih, bekas Menteri Penerangan Irak Mohammed Saeed Al Sahaf muncul. Tak tanggung-tanggung, dia nongol dalam sebuah wawancara di Televisi Abu Dhabi, Baghdad, Irak. Sahaf menyebutkan, satu di antara penyebab penting kejatuhan Presiden Saddam Hussein adalah lantaran kesalahan laporan intelijen yang disampaikan kepadanya. Tak salah memang jika pria itu menyebut ketidak-akuratan data intelijen yang disampaikan kepadanya membuat Saddam tumbang. Selaku Menpen yang menjadi ujung tombak dalam menghadapi dunia internasional, dia harus memegang data akurat. Namun, karena data yang disampaikan tak faktual, dia mengaku selalu menyangkal keadaan sebenarnya yang terjadi. Buktinya, saat dunia melihat lewat televisi bahwa tank Amerika Serikat telah memasuki Kota Baghdad, Sahaf masih sempat menyangkal. Bagaimana tidak, laporan militer Irak kepadanya menyatakan bahwa keadaan masih terkendali.

Pernyataan tersebut, menjawab, saat dibelakang beliau terlihat Bagdad sedang digempur rudal-rudal Amerika, ia katakan, bahwa terntara Iraq berhasil menggempur pasukan AS, ini dilaporkan langsung saat itu oleh CNN.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Rusia Berikan Penghormatan Kepada Gorbachev Tetapi Putin Tidak Hadir Pada Pemakaman

Next Post

Komnas HAM Ungkap Muslihat Para Polisi yang Merekasaya Kasus Brigadir J

Redaktur Senior 01

Redaktur Senior 01

Related Posts

Putusan MK Dianggap Angin Lalu: Menggugat UU Polri dan UU ASN
Feature

Putusan MK Dianggap Angin Lalu: Menggugat UU Polri dan UU ASN

June 11, 2026
Feature

Adaptasi Pararaton, Paternalistik, dan Sifat Hipokrit Bangsa dalam Komunikasi Politik Kekinian

June 11, 2026
Di Jepang – Tuhan Bersemayam di Toilet
Feature

Di Jepang – Tuhan Bersemayam di Toilet

June 9, 2026
Next Post
Komnas HAM Ungkap Muslihat Para Polisi yang Merekasaya Kasus Brigadir J

Komnas HAM Ungkap Muslihat Para Polisi yang Merekasaya Kasus Brigadir J

Hari Pertama PM Inggris Masuk Kantor – Akan Disambut dengan Mogok

Hari Pertama PM Inggris Masuk Kantor - Akan Disambut dengan Mogok

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
News

Siapa SA Anggota DPR RI dari Madura yang Diduga Jual-Beli Titik MBG?

by Karyudi Sutajah Putra
June 9, 2026
0

Jakarta - FusilatNews.-Banyak pihak, baik di eksekutif maupun legislatif, kini sedang ketar-ketir menunggu kelanjutan proses hukum dugaan tindak pidana korupsi...

Read more
Pembubaran Perkemahan Ahmadiyah di Karangnganyar: Negara Kembali Tunduk Pada Kelompok Intoleran

Pembubaran Perkemahan Ahmadiyah di Karangnganyar: Negara Kembali Tunduk Pada Kelompok Intoleran

June 7, 2026

Pancasila: Lahir untuk Mati!

June 2, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Putusan MK Dianggap Angin Lalu: Menggugat UU Polri dan UU ASN

Putusan MK Dianggap Angin Lalu: Menggugat UU Polri dan UU ASN

June 11, 2026

Adaptasi Pararaton, Paternalistik, dan Sifat Hipokrit Bangsa dalam Komunikasi Politik Kekinian

June 11, 2026
GILIRAN IKHSANUDIN NOORSY CERAHKAN EMAK-EMAK ASPIRASI INDONESIA: PERADABAN BANGSA DIMULAI DARI KELUARGA

GILIRAN IKHSANUDIN NOORSY CERAHKAN EMAK-EMAK ASPIRASI INDONESIA: PERADABAN BANGSA DIMULAI DARI KELUARGA

June 11, 2026
Diskusi RUU Parpol, PERMAHI Jakarta Timur Tekankan Penguatan Demokrasi dan Kaderisasi

Diskusi RUU Parpol, PERMAHI Jakarta Timur Tekankan Penguatan Demokrasi dan Kaderisasi

June 9, 2026

Siapa SA Anggota DPR RI dari Madura yang Diduga Jual-Beli Titik MBG?

June 9, 2026
Di Jepang – Tuhan Bersemayam di Toilet

Di Jepang – Tuhan Bersemayam di Toilet

June 9, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Putusan MK Dianggap Angin Lalu: Menggugat UU Polri dan UU ASN

Putusan MK Dianggap Angin Lalu: Menggugat UU Polri dan UU ASN

June 11, 2026

Adaptasi Pararaton, Paternalistik, dan Sifat Hipokrit Bangsa dalam Komunikasi Politik Kekinian

June 11, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist