• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Health

Sah! Politisi adalah Warga Negara Istimewa

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
August 4, 2025
in Health, Pojok KSP, Politik, Tokoh/Figur
0
Sah! Politisi adalah Warga Negara Istimewa
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI)

Jakarta – Mau berdarah biru? Bergabunglah dengan partai politik.

Mau bebas dari hukuman? Jadilah politisi.

Ya, dulu untuk menjadi seorang pejabat kerajaan, seseorang harus berdarah biru, ningrat atau bangsawan. Entah keturunan raja atau pejabat kerajaan. Kini, untuk menjadi pejabat negara cukuplah seseorang bergabung dengan parpol. Bahkan seorang tukang kayu pun bisa menjadi presiden. Contohnya Joko Widodo.

Susilo Bambang Yudhoyono mendirikan dan memimpin Partai Demokrat, dan anak sulungnya, Agus Harimurti Yudhoyono kemudian menjadi sang pangeran dan akhirnya menggantikan SBY sebagai Ketua Umum Partai Demokrat.

Amien Rais mendirikan dan memimpin Partai Amanat Nasional (PAN) dan kemudian putra-putrinya menjadi anggota DPR RI dan DPRD sebelum akhirnya terdepak dari partai yang dia dirikan. Bekas Ketua MPR RI itu kemudian mendirikan Partai Ummat dan menantunya, Ridho Rahmadi menjadi ketua umumnya.

Megawati Soekarnoputri mendirikan dan memimpin PDI Perjuangan dan dua putra-putrinya, Prananda Prabowo dan Puan Maharani sama-sama menjadi ketua hingga kini.

Mau bebas dari hukuman? Jadilah politisi. Contohnya Hasto Kristiyanto dan Thomas Trikasih Lembong.

Dengan bergabung dengan parpol atau menjadi politisi, maka Anda akan menjadi warga negara istimewa. Betapa tidak?

Diberitakan, Minggu (3/8/2025), Menteri Hukum Supratman Andi Agtas mengungkapkan alasan sesungguhnya mengapa Presiden Prabowo Subianto memberikan amnesti kepada Sekretris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto dan abolisi untuk bekas Menteri Perdagangan Tom Lembong.

Menurut politisi Partai Gerindra itu, Prabowo ingin semua kekuatan politik bersama-sama dalam membangun Indonesia.

Ya, hanya karena Hasto seorang politisi maka ia diberi amnesti atau pengampunan hukuman oleh Prabowo. Begitu pun Tom Lembong.

Maka, jika Anda ingin bebas dari hukuman, di samping menjadi bangsawan tentunya, maka jadilah politisi.

Alasan Prabowo memberikan amnesti kepada Hasto dan abolisi kepada Tom seperti yang disampaikan Supratman sesungguhnya salah kaprah. Sebagai Menteri Hukum, Supratman justru mengingkari Indonesia sebagai negara hukum yang menjunjung tinggi prinsip “equality before the law” (kesetaraan di muka hukum).

Amnesti dan abolisi yang diberikan Prabowo adalah langkah politik. Bukan langkah hukum. Ia hanya menghapuskan hukuman, tidak menghapus fakta bahwa Hasto terlibat kasus suap Harun Masiku kepada Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan, dan Tom terlibat kasus korupsi perizinan kuota importasi gula.

Hasto divonis 3,5 tahun penjara, sementara Tom divonis 4,5 tahun penjara.

Hasto memang seorang Sekjen PDIP. Namun saat melakukan tindak pidana korupsi, itu adalah atas nama pribadi, sehingga tanggung jawabnya pun menjadi tanggung jawab pribadi. Oknum. Bukan seluruh anggota parpol.

Apakah ketika Hasto dihukum lalu seluruh anggota PDIP akan dihukum pula? Tidak. Jadi, ketika Hasto dihukum, tidak berarti seluruh anggota PDIP tidak mau bersama-sama membangun Indonesia bersama komponen bangsa lainnya.

Justru kalau PDIP melindungi kadernya yang korupsi, dengan menekan pemerintah misalnya, maka parpol berlambang kepala banteng dalam lingkaran ini bisa ditinggalkan pemilihnya di Pemilu 2029 nanti.

Tom Lembong memang pernah menjadi tim sukses Anies Baswedan dalam Pemilihan Presiden 2024. Tapi ketika ia terlibat korupsi, itu adalah atas nama pribadi. Oknum. Bukan semua politisi yang dekat dengan Anies yang kesemuanya harus dihukum sehingga tidak akan mau membangun Indonesia dengan komponen bangsa lainnya.

Grasi dan rehabilitasi memang merupakan hak prerogatif Presiden, sebagimana diatur Pasal 14 ayat (1) UUD 1945, yang butuh pertimbangan Mahkamah Agung (MA).

Amnesti dan abolisi juga merupakan hak prerogatif Presiden, sebagaimana diatur Pasal 14 ayat (2) UUD 1945, yang butuh pertimbangan DPR RI.

Prabowo akhirnya lebih memilih manesti dan abolisi yang membutuhkan pertimbangan DPR, karena sudah barang tentu DPR akan menyetujuinya. Maklum, yang akan diberikan pengampunan hukuman adalah sesama politisi.

Alhasil, di tangan Prabowo politisi menjadi warga negara istimewa. Sudah berdarah biru, bisa bebas dari hukuman pula. Maka ketika Prabowo menyatakan hendak mengejar koruptor hingga ke Antartika, itu tak lebih dari omon-omon belaka.

Hasto Kristiyanto dan Tom Lembong adalah pemecah rekor sebagai terdakwa korupsi pertama yang diampuni Presiden RI.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Iiyama dalam Musim Panas: Menyulam Jembatan Antarbudaya lewat Summer Camp Internasional

Next Post

Mendongkel Bahlil

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

Bisik-Bisik Pemakzulan: Prabowo dan Dua Wajah Kabinet yang Menyimpan Agenda
Feature

Membungkam Kritik, Menabur Ketakutan

May 16, 2026
Hingar-Bingar Gibran di Senayan: Siapa yang Mau Menjaga Takhta Jika Prabowo Tiada?
Birokrasi

Dosa Tak Terasa Memilih Prabowo

May 16, 2026
Akhlak Dedi Mulyadi: Masih Akhlak Bupati
daerah

Kinerja KDM Dinilai Buruk, DPRD Jabar Sodorkan 83 Catatan Keras untuk Pemprov

May 15, 2026
Next Post
Menimbang Nasib Bahlil di Kabinet dan Golkar

Mendongkel Bahlil

Apakah Laporan atas Jokowi Akan Dipeti-eskan? Ancaman Konsensus Nasional dan Matinya Keadilan Publik

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Putusan MK tentang Presidential Threshold adalah Tragedi Demokrasi
Feature

Film Itu Karya Fiksi, Prof Yusril!

by Karyudi Sutajah Putra
May 15, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Menteri Koordinator Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi...

Read more
Koalisi Masyarakat Sipil Kecam TNI yang Bubarkan Nonton Film Pesta Babi

Koalisi Masyarakat Sipil Kecam TNI yang Bubarkan Nonton Film Pesta Babi

May 13, 2026
Konspirasi di Balik LCC 4 Pilar MPR

Konspirasi di Balik LCC 4 Pilar MPR

May 13, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Bisik-Bisik Pemakzulan: Prabowo dan Dua Wajah Kabinet yang Menyimpan Agenda

Membungkam Kritik, Menabur Ketakutan

May 16, 2026
Hingar-Bingar Gibran di Senayan: Siapa yang Mau Menjaga Takhta Jika Prabowo Tiada?

Dosa Tak Terasa Memilih Prabowo

May 16, 2026

Ketika Akhlak Melahirkan Syariah

May 16, 2026

Dari Mulyono Terbitlah Mulyadi

May 16, 2026
Akhlak Dedi Mulyadi: Masih Akhlak Bupati

Kinerja KDM Dinilai Buruk, DPRD Jabar Sodorkan 83 Catatan Keras untuk Pemprov

May 15, 2026
Trump Temui Xi di Beijing, China Tegaskan Peringatan Keras Soal Taiwan

Trump Temui Xi di Beijing, China Tegaskan Peringatan Keras Soal Taiwan

May 15, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Bisik-Bisik Pemakzulan: Prabowo dan Dua Wajah Kabinet yang Menyimpan Agenda

Membungkam Kritik, Menabur Ketakutan

May 16, 2026
Hingar-Bingar Gibran di Senayan: Siapa yang Mau Menjaga Takhta Jika Prabowo Tiada?

Dosa Tak Terasa Memilih Prabowo

May 16, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist