“Bubut roda dan pelumasan memang efektif memperlamban aus roda. Tapi beda hasil bila struktur jalurnya ikut diperbaiki,” kata Aditya.
Jakarta – Fusilatnews – Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) menyayangkan sikap pemerintah yang terkesan mengabaikan perbaikan besar di sisi prasarana sebagai akibat salah disain. yang berakibat pada roda cepat aus pada rangkaian kereta (trainset) LRT Jabodebek.
Belum lagi adanya dugaan alasan politis oleh kementerian yang tidak transparan mengenai justifikasi desain.
Sementara itu, Anggota Dewan Pertimbangan Serikat Pekerja PT Industri Kereta Api (Persero) atau Inka, Apolius Karokaro, meminta pelebaran rel tetap dijadikan solusi agar kecepatan LRT lebih optimal di tikungan pendek.
Inka sebagai manufaktur lokal sebetulnya dianggap sudah memenuhi kebutuhan rolling stock LRT Jabodebek secara maksimal.
Sedangkan Federasi Serikat Pekerja Perkeretaapian (FSPP). Presiden FSPP sekaligus Ketua Umum SPKA Edi Suryanto merisaukan masalah beruntun LRT Jabodebek, yang berpotensi membebani arus kas PT KAI di masa depan.
Dalam menangani temuan roda LRT Jabodebek yang aus tersebut, telah dilakukan pembubutan roda dan memperhalus profil permukaan serta memberi cairan pelumas pada rel kereta.
“Alhamdulillah, pascadilakukan grinding dan pelumasan ini, sudah tidak ditemukan aus pada roda sehingga 12 trainset (TS) yang beroperasi saat ini dalam kondisi aman,” ujar Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Risal Wasal dalam keterangan tertulis, Selasa, 21 November 2023.

























