Pernyataan penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono tentang pembangunan LRT Jakarta Fase 1B rute Velodrome-Manggarai yang ditargetkan selesai pada September 2024.
Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono memiliki target pembangunan Lintas Raya Terpadu (LRT) Jakarta Fase 1B rute Velodrome-Manggarai dapat selesai pada September 2024.
Anggota Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta, Gilbert Simanjuntak menanggapinya dengan menyebut proyek sangat ambisius penuh perhitungan. Selanjutnya Gilbert sentil pembangunan LRT Velodrome-Manggarai tidak terealisasi saat Anies Rasyid Baswedan menjadi gubernur DKI periode 2017-2022.
Anggota Komisi B DPRD DKI selanjutnya membandingkan, beda era Anies dan Heru salah satunya adalah pembangunan LRT Jakarta.
“Ya zamannya Anies itu mah tersendat pembangunannya. Kalau era Gubernur sekarang langsung terima dan membangun LRT tersebut,” kata Gilbert.
Dia pun menyarankan agar rute LRT Jakarta tidak hanya berhenti di Stasiun Manggarai. Lebih baik rutenya diperpanjang sampai Dukuh Atas.
Dengan begitu, nanti LRT Jakarta bertemu dengan stasiun akhir LRT Jabodebek dan MRT Jakarta serta KRL Commuter Line. Sehingga tercipta integrasi antarmoda.
“Lebih luas lagi lebih baik kan? Kemacetan berkurang, masyarakat juga bisa naik transportasi umum ke arah mana saja,” ucap Gilbert.
Proyej pembangunan fisik LRT Jakarta sepanjang 5,8 kilometer tersebut belum dimulai sama sekali. termasuk trase dan pembebasan lahan belum berjalan, karena baru fase kajian.
Meski begitu, Gilbert menilai, langkah Heru bagus karena proyek itu harus cepat selesai agar bisa mengurangi kemacetan di Jakarta.
“Saya bilang ambisius ya. Tapi juga sudah diperhitungkan. Ya segera laksanakan pembangunannya,” kata Gilbert di Jakarta Gedung DPRD DKI Kamis (16/2)
























