Pidato SBY : Ketua MTP Demokrat, SBY: Keadilan untuk Semua Jika Partai Demokrat nanti kembali ke pemerintahan, dan suara kami di DPR RI makin kuat, ini berarti saya mohon dukungan rakyat Indonesia untuk berkenan memilih Partai Demokrat, maka kami akan berdiri di depan untuk memastikan keadilan makin tegak di negara yang kita cintai ini. Keadilan sosial tentu sangat penting, tapi keadilan di bidang apapun, di bidang hukum, di bidang politik dan pemerintahan, di bidang sosial itu juga jangan dilupakan. Itu pandangan saya, pandangan Demokrat, tentang perlunya menegakkan keadilan di negeri ini. Keadilan untuk semua. Justice for all.
Agak bingung dan aneh, menyimak pidato SBY – selaku ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat. “saya mohon dukungan rakyat Indonesia untuk berkenan memilih Partai Demokrat, maka kami akan berdiri di depan untuk memastikan keadilan makin tegak di negara yang kita cintai ini”, ucapnya.
Mengemis kepada rakyat untuk memilih Partai Demokrat. Ingat system presidential itu orang memilih orang – bukan memilih partai. Kemudian mengimin-iming bertekad akan berdiri didepan, memastikan keadilan makin tegak di Negara ini, jika partai demokrat kembali ke Pemerintahan. Emang bargainingnya seperti apa dengan Prabowo?

Ada dua hal yang bersinggungan dengan pernyataan tersebut; pertama selama 9 tahun diluar pemerintahan, apa yang sudah diperjuangkan berkaitan dengan platform partainya junto keadilan yang akan diperjuangkannya?
Selanjutnya, yang kedua, apa iya – jika Paslon no 2 menang – lalu memiliki concern yang sama (pimpinan Executive), dengan janji Partai Demokrat, yang disampaikan oleh SBY itu?.
Bapak SBY yang terhormat – jika sedari awal anda menyadari betapa pentingnya posisi rakyat untuk Partai Demokrat, maka selama 9 tahun anda diluar pemerintahan, Partai Demokrat akan berdiri didepan, tegak berdiri menyuarakan dan meneriakan rekaman jeritan dan rintihan suara rakyat.
Ketidak adilan – dalam semua aspek terutama hukum – terjadi selama regime Jokowi, partai demokrat bungkam. Rakyat yang termarginalkan oleh kebijakan regime, sehingga menyebabkan Kemiskinan, stunting, yang angkanya membengkak, Partai Demokrat tidak bersuara. Sebaliknya, malah PDIP melalui Ketumnya berteriak keras dan menjadi salah satu agenda program partainya.
Export pangan, beras terutama, yang ugal-ugalan, Partai Demokrat tidak mampu membaca situasi dan peta dibalik kebijakan yang memperihatinkan itu. Anda juga Diam membisu Pak SBY.
Kerusakan lingkungan, ini malah terjadi dan dilakukan oleh menteri anda Zulkifli Hasan, saat anda berkuasa, mtelah viral di Amerika, anda diam. Tidak memecat menteri Kehutanan saat itu. Sekarang terjadi lagi kegagalan proyek dan program food estate, yang tersisa hanya kehilangan hutan ratus ribu hektar, Partai demokrat malah mendukung, Aktor Pelaku dan penangung jawabnya, untuk menjadi Calon Presiden!.
Itu memalukan sekali Pak SBY – anda meminta rakyat untuk mendukungnya. Pantas kalau rakyat marah kepada Partai Demokrat yang anda Pimpin. Itu tercermin dari hasil survey Carta, bahwa PD tidak akan lolos ke senayan.
Baca : https://fusilatnews.com/partai-mana-yg-tidak-akan-lolos-ke-senayan/
Intinya PD selama 9 tahun, memble bin nihil tidak melakukan investasi social dan politik – untuk kepentinan modoal partainya. Lalu diujung rakyat kemudian diminta untuk mendukungnya. Mengapa?
Fachry Ali – tokoh akademisi – yang lama mengenal anda Pak SBY – mempertanyakan intelektualitas anda ketika memutuskan mendukung Paslon no 2, dimana didalamnya ada seorang Gibran. Jauh sekali rentang kecerdasan anda sebagai alumnus universitas di Amerika, dengan perilaku politik mendukung penCawapresan Gibran bin Jokowi.
Pertanyaan berikutnya, optimisme apa yang ada dalam benak anda, Paslon no 2 akan menang? Dukungan PD pada Prabowo sebagai Capres, diberikan belakangan, bukan? setelah terjadi, apa yang anda anggap sebagai penghianatan, Anies Baswedan tidak memilih AHY sebagai Cawapresnya.
Last but not least Mr Presiden SBY, denyut rasa ketidak adilan, yang anda semburkan itu, potret yang terjadi selama pemerintahan Jokowi. You know something? Justru Paslon no 2 lah – yang teriak menggelegar “akan melanjutkan program-program dan kebijakan pemerintahan Jokowi.
How come?
Catat : Saya adalah Bendahara IV Tim Sukses SBY 1 Jawa Barat.


























