• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home News

Secara  Empiris Calon Dengan Elektabilitas Tertinggi, Tak Pernah Menang Dalam Pilkada Jakarta.

Redaktur Senior 03 by Redaktur Senior 03
September 9, 2024
in News, Pilkada
0
Secara  Empiris Calon Dengan Elektabilitas Tertinggi, Tak Pernah Menang Dalam Pilkada Jakarta.
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Fusilatnews — Beberapa calon Gubernur DKI Jakarta yang sebelumnya memperoleh hasil survei elektabilitas tinggi ternyata tidak pernah menang dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) Jakarta. Fakta ini menunjukkan bahwa dalam Pilkada Jakarta, tidak ada jaminan bahwa calon dengan elektabilitas tertinggi akan otomatis keluar sebagai pemenang.

Pakar Komunikasi Politik Hendri Satrio dalam siaran persnya yang diterima wartawan di Jakarta, Sabtu (7/9/2024), mengingatkan para pasangan calon gubernur dan wakil gubernur (cagub-cawagub) dalam Pilkada Jakarta 2024 agar memperhatikan riwayat kontestasi Pilkada sebelumnya. “Selama ini, belum pernah ada calon yang memiliki survei elektabilitas tertinggi berhasil memenangkan Pilkada Jakarta,” kata Hendri Satrio.

Hendri mencontohkan beberapa data empiris. Pada Pilkada Jakarta 2012, Fauzi Bowo sebagai petahana memiliki elektabilitas yang lebih tinggi dibandingkan pesaingnya saat itu, Joko Widodo (Jokowi). Namun, Jokowi justru berhasil memenangkan Pilkada.

Hal serupa terjadi pada Pilkada Jakarta 2017, ketika Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, yang juga petahana, memimpin dalam survei elektabilitas. Namun, Ahok kalah dari pesaingnya, Anies Baswedan, meskipun mendapat dukungan dari mayoritas partai politik seperti PDI Perjuangan, Golkar, Hanura, dan Nasdem.

“Kondisi Pilkada Jakarta selama ini memperlihatkan adanya persaingan antara cagub yang memiliki basis dukungan akar rumput yang kuat dan mereka yang didukung oleh mayoritas partai politik,” tambah Hendri.

Ia juga mengingatkan bagaimana pada Pilkada Jakarta 2007, Fauzi Bowo yang didukung mayoritas partai berhasil mengalahkan Adang Daradjatun yang hanya disokong oleh satu partai, yakni PKS. Namun, pada Pilkada 2012, Jokowi-Ahok dengan dukungan kuat dari masyarakat berhasil mengalahkan petahana Fauzi Bowo.

Pada Pilkada 2017, persaingan antara Ahok-Djarot yang didukung partai-partai besar dengan Anies-Sandiaga yang didukung oleh Gerindra dan PKS, kembali menunjukkan bahwa kekuatan dukungan dari basis akar rumput sangat menentukan hasil akhir. Ahok sebagai petahana akhirnya harus mengakui kekalahan dari Anies.

“Sejarah menunjukkan bahwa calon petahana tidak pernah berhasil memenangkan Pilkada Jakarta. Tren ini, menurut Hendri, kembali terulang dalam Pilkada Jakarta 2024,” ujarnya.

Pada Pilkada Jakarta 2024, situasi ini kembali diperkuat dengan tidak adanya petahana. Tiga pasangan cagub-cawagub yang ada merupakan wajah-wajah baru dalam kontestasi ini. Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus, gabungan 15 partai politik yang menguasai 86 persen kursi di DPRD Jakarta, mengusung Ridwan Kamil dan Suswono.

Pasangan lainnya adalah Pramono Anung dan Rano Karno yang diusung oleh PDI Perjuangan, serta Dharma Pongrekun dan Kun Wardhana yang maju dari jalur independen.

Hendri mencatat bahwa pasangan Dharma-Kun saat ini memiliki elektabilitas terendah dibandingkan dua pasangan lainnya. Sementara itu, persaingan antara Ridwan Kamil-Suswono dan Pramono Anung-Rano Karno sulit diprediksi. Namun, kehadiran Rano Karno sebagai figur publik berpengaruh dinilai mampu mengangkat popularitas duetnya bersama Pramono Anung sebagai pasangan dengan tingkat popularitas tertinggi.

“Pilkada Jakarta 2024 masih akan menarik untuk diikuti, mengingat tidak adanya jaminan bahwa elektabilitas tinggi akan berbanding lurus dengan kemenangan,” tutup Hendri.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Mayoritas Pemilih Anies tak  Tertarik memilih Ridwan Kamil

Next Post

Pasukan Houti Yaman Tembàk jatuh Drone AS MQ 9 Reaper

Redaktur Senior 03

Redaktur Senior 03

Related Posts

Feature

Antara Pembatasan Gawai dan Pendidikan Digital

April 29, 2026
HMI–KAHMI Ditegaskan Saling Terikat dalam Pembinaan Kader di Perguruan Tinggi
daerah

HMI–KAHMI Ditegaskan Saling Terikat dalam Pembinaan Kader di Perguruan Tinggi

April 29, 2026
Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi
Kecelakaan

Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

April 28, 2026
Next Post
Pasukan Houti Yaman Tembàk jatuh Drone AS MQ 9 Reaper

Pasukan Houti Yaman Tembàk jatuh Drone AS MQ 9 Reaper

Sebagai Upaya Memikat Hati Anak Abah, Ridwan Kamil-Suswono Atur Jadwal untuk Bertemu Anies

Sebagai Upaya Memikat Hati Anak Abah, Ridwan Kamil-Suswono Atur Jadwal untuk Bertemu Anies

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi
Feature

Prabowo Mulai Panik!

by Karyudi Sutajah Putra
April 29, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Mungkin merasa terdesak oleh lawan-lawan politiknya. Setelah...

Read more
Reshuffle Kabinet “4L”

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi

Prabowo Mulai Panik!

April 29, 2026

Antara Pembatasan Gawai dan Pendidikan Digital

April 29, 2026

Bom Waktu APBN-P 2026: Rupiah Jebol, Subsidi Meledak, Rakyat yang Nanggung

April 29, 2026
HMI–KAHMI Ditegaskan Saling Terikat dalam Pembinaan Kader di Perguruan Tinggi

HMI–KAHMI Ditegaskan Saling Terikat dalam Pembinaan Kader di Perguruan Tinggi

April 29, 2026
Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

April 29, 2026

Tinta Darah dan Garis di Atas Peta: Ketika Dunia Menjadi Kue yang Dibagi Habis

April 29, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi

Prabowo Mulai Panik!

April 29, 2026

Antara Pembatasan Gawai dan Pendidikan Digital

April 29, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist