• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Sedikit demi Sedikit, Kotak Pandora Jokowi Mulai Terbuka

fusilat by fusilat
May 23, 2025
in Feature, Tokoh/Figur
0
MENGINTIP CERITA JOKOWI MENANYAI PARA CALON PRESIDEN 2024

Ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh : Irfan Wahidi

Pada awal masa kekuasaannya, Joko Widodo tampil seperti harapan yang keluar paling akhir dari kotak Pandora. Ia dielu-elukan sebagai anak rakyat yang naik ke puncak kekuasaan berbekal kesederhanaan, kesantunan, dan kerja nyata. Tapi seperti kisah dalam mitologi Yunani itu, euforia itu pelan-pelan memudar. Satu per satu, kejanggalan, penyimpangan, dan ambisi kekuasaan yang tersembunyi mulai keluar dari kotaknya. Dan sekarang, sedikit demi sedikit, kotak Pandora Jokowi mulai terbuka.

Tak ada yang menyangka, bahwa di balik senyum ramah dan gaya blusukan yang merakyat, tersimpan naluri kekuasaan yang tak kalah tajam dari politisi kawakan. Dimulai dari pengangkatan anak dan menantu ke posisi strategis, publik mulai melihat Jokowi bukan sekadar pemimpin teknokrat, melainkan juga kepala klan politik baru. Dinasti yang dibentuknya bukan sekadar soal garis darah, melainkan soal penempatan loyalitas di atas meritokrasi.

Pesta Demokrasi yang Didesain

Kotak Pandora itu semakin terbuka ketika publik menyaksikan bagaimana Pilpres 2024 disusun sedemikian rupa. Mahkamah Konstitusi, lembaga yang seharusnya berdiri sebagai benteng konstitusi, justru menjadi alat pembuka jalan politik bagi putra sulung Jokowi. Putusan kontroversial yang memberi karpet merah bagi Gibran untuk mendampingi Prabowo Subianto bukan hanya mencoreng wibawa hukum, tapi juga memperlihatkan betapa kekuasaan bisa mengatur tafsir konstitusi sesuai selera.

Semua tampak begitu mulus, hingga publik terperangah melihat demokrasi berubah menjadi dagelan. Proses pemilu yang seharusnya menjadi instrumen kedaulatan rakyat justru menjadi instrumen reproduksi kekuasaan keluarga. Kotak Pandora Jokowi pun semakin terbuka lebar.

Birokrasi sebagai Alat Kekuasaan

Tak berhenti di situ. Birokrasi yang dulu dibersihkan dari KKN (korupsi, kolusi, dan nepotisme), kini menjadi alat pelestari kekuasaan. Penempatan komisaris BUMN kepada para pendukung, loyalis, hingga relawan adalah bentuk politik balas budi yang mengakar. Belum lagi proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) yang dibungkus dengan retorika modernitas, tetapi menyimpan aroma ambisi pribadi dan pencitraan warisan kekuasaan.

Dana triliunan rupiah digelontorkan ke Kalimantan sementara daerah lain menghadapi kelangkaan pangan, kesenjangan pendidikan, dan kerusakan lingkungan. Jokowi seolah mewarisi kebiasaan Orde Baru: membangun tugu-tugu, bukan manusia.

Dukungan yang Membungkam Kritik

Yang lebih menyakitkan adalah bagaimana Jokowi mereduksi makna partisipasi politik menjadi sekadar loyalitas. Elite partai dirangkul, oposisi dikooptasi, dan kritik dimatikan lewat pendekatan keamanan. Ketika masyarakat sipil bersuara, mereka dicap sebagai pembenci negara. Ketika mahasiswa turun ke jalan, mereka dijawab dengan gas air mata, bukan dialog.

Padahal Jokowi pernah menjadi simbol perubahan. Tapi kini, perubahan itu melenceng jauh dari harapan rakyat. Alih-alih memperkuat demokrasi, ia justru mempermainkannya.

Harapan di Dasar Kotak

Namun, seperti kisah Pandora, satu hal tetap tersisa: harapan. Harapan bahwa rakyat tak akan lupa. Harapan bahwa sejarah akan mencatat siapa yang benar-benar bekerja untuk bangsa, dan siapa yang bekerja untuk diri dan keluarganya. Harapan bahwa pemimpin berikutnya belajar dari kekeliruan ini dan tidak akan membuka kotak yang sama.

Kotak Pandora Jokowi memang belum terbuka sepenuhnya. Tapi isi di dalamnya mulai menampakkan wajah. Dan rakyat mulai menyadari: bahwa harapan tak bisa disandarkan pada satu orang. Ia harus diperjuangkan bersama-sama, agar kotak yang sama tak kembali dibuka oleh generasi berikutnya.

J

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Jamaah Haji Indonesia Jadi Korban Perampokan Sopir Taksi di Makkah

Next Post

Serangan Rudal Yaman Guncang Israel, Houthi: Akan Ada Lebih Banyak Kejutan

fusilat

fusilat

Related Posts

News

Siapa SA Anggota DPR RI dari Madura yang Diduga Jual-Beli Titik MBG?

June 9, 2026
Di Jepang – Tuhan Bersemayam di Toilet
Feature

Di Jepang – Tuhan Bersemayam di Toilet

June 9, 2026
Feature

MBG, Memutar Ulang Dosa Sejarah

June 9, 2026
Next Post
Serangan Rudal Yaman Guncang Israel, Houthi: Akan Ada Lebih Banyak Kejutan

Serangan Rudal Yaman Guncang Israel, Houthi: Akan Ada Lebih Banyak Kejutan

Amnesty International: Pembangunan Era Jokowi Semu dan Elitis

Perpres Perlindungan Jaksa Tak Dibutuhkan

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
News

Siapa SA Anggota DPR RI dari Madura yang Diduga Jual-Beli Titik MBG?

by Karyudi Sutajah Putra
June 9, 2026
0

Jakarta - FusilatNews.-Banyak pihak, baik di eksekutif maupun legislatif, kini sedang ketar-ketir menunggu kelanjutan proses hukum dugaan tindak pidana korupsi...

Read more
Pembubaran Perkemahan Ahmadiyah di Karangnganyar: Negara Kembali Tunduk Pada Kelompok Intoleran

Pembubaran Perkemahan Ahmadiyah di Karangnganyar: Negara Kembali Tunduk Pada Kelompok Intoleran

June 7, 2026

Pancasila: Lahir untuk Mati!

June 2, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Diskusi RUU Parpol, PERMAHI Jakarta Timur Tekankan Penguatan Demokrasi dan Kaderisasi

Diskusi RUU Parpol, PERMAHI Jakarta Timur Tekankan Penguatan Demokrasi dan Kaderisasi

June 9, 2026

Siapa SA Anggota DPR RI dari Madura yang Diduga Jual-Beli Titik MBG?

June 9, 2026
Di Jepang – Tuhan Bersemayam di Toilet

Di Jepang – Tuhan Bersemayam di Toilet

June 9, 2026

MBG, Memutar Ulang Dosa Sejarah

June 9, 2026
Peduli Orang Jepang Karena Rupiah Melemah

Peduli Orang Jepang Karena Rupiah Melemah

June 8, 2026
50 Anak Muda Difabel Netra Ikuti Aksi Penanaman Mangrove dalam Green Justice Youth Program

50 Anak Muda Difabel Netra Ikuti Aksi Penanaman Mangrove dalam Green Justice Youth Program

June 8, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Diskusi RUU Parpol, PERMAHI Jakarta Timur Tekankan Penguatan Demokrasi dan Kaderisasi

Diskusi RUU Parpol, PERMAHI Jakarta Timur Tekankan Penguatan Demokrasi dan Kaderisasi

June 9, 2026

Siapa SA Anggota DPR RI dari Madura yang Diduga Jual-Beli Titik MBG?

June 9, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist