• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Crime

Selamatkan NKRI dari Api yang Menjalar dari Timur dan Barat: Presiden Harus Batalkan SK Mendagri dan Izin ESDM di Raja Ampat

Damai Hari Lubis - Mujahid 212 by Damai Hari Lubis - Mujahid 212
June 11, 2025
in Crime, Feature
0
Pengamat Politik: Tito Karnavian Diduga Persiapkan Rekayasa Pemilu 2024
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Damai Hari Lubis – Pengamat KUHP (Kebijakan Umum Hukum dan Politik)

(Stabilitas Persatuan dan Kedaulatan NRI: Rakyat Wajib Membantu Negara Melawan Para Komprador)

Sebuah api kecil bisa melahap rumah besar. Dan kini, bara itu sedang menyala di ujung barat dan timur Indonesia: di Aceh dan Papua Barat. Pemerintah, dalam hal ini Presiden, harus segera bertindak untuk memadamkannya, sebelum kobaran besar mengguncang stabilitas nasional.

Masalah pertama berakar pada keputusan politik yang telah lama dibuat. Kesepakatan Langsa pada tahun 1992 antara Gubernur Aceh dan Gubernur Sumatera Utara secara eksplisit menyatakan bahwa empat pulau—Panjang, Lipan, Mangkir Gadang, dan Mangkir Ketek—adalah bagian dari wilayah Provinsi Aceh. Kesepakatan tersebut merupakan buah musyawarah antardaerah yang dalam sistem ketatanegaraan patut dihormati sebagai keputusan sah, sekaligus sebagai bentuk penghormatan atas otonomi daerah.

Namun, kini kesepakatan itu justru dilanggar. Menteri Dalam Negeri melalui Surat Keputusan Nomor: 300.2.2-2138/2025 menetapkan keempat pulau itu sebagai wilayah Sumatera Utara. Ini bukan sekadar pelanggaran administratif, tetapi pelecehan atas semangat musyawarah mufakat dan penghinaan terhadap kewenangan daerah. Publik Aceh pun layak merasa tercederai secara historis, politik, dan kultural.

Sementara itu, di ujung timur negeri, skandal lain menganga: izin dari Kementerian ESDM dan SK Bupati Raja Ampat yang membuka jalan bagi eksploitasi alam secara brutal di kawasan yang merupakan mahkota keindahan bahari Indonesia. Raja Ampat bukan hanya soal keindahan, tetapi juga simbol ekologi dunia. Penggalian nikel secara masif bukan hanya mengancam lingkungan hidup, tetapi juga akan menimbulkan konflik horizontal antara masyarakat lokal yang pro dan kontra terhadap eksploitasi ini.

Kedua kasus ini bukan hanya soal tumpulnya nurani birokrasi, tetapi berpotensi menjadi pemicu chaos yang mengguncang fondasi persatuan nasional. Ketika ketegangan horizontal meletus, para komprador—agen kepentingan asing yang menyamar sebagai elite lokal—bisa saja menungganginya, menyulut kegaduhan terstruktur, sistematis, dan masif (TSM). Mereka dibantu para buzzer bayaran yang meracuni opini publik, menggiring narasi seolah keberpihakan kepada pihak asing adalah keniscayaan pembangunan.

Presiden Prabowo harus turun tangan. Demi keselamatan bangsa dan negara, rakyat di dua wilayah tersebut berhak menempuh jalur hukum: judicial review ke Mahkamah Agung atau gugatan ke PTUN. Namun, dalam situasi yang menyangkut stabilitas nasional, pendekatan administratif dan prosedural saja tidak cukup. Dibutuhkan langkah cepat dan strategis dari kepala negara.

Oleh karena itu, rakyat menuntut:

  1. Presiden memerintahkan Mendagri Tito Karnavian mengevaluasi dan membatalkan SK pemindahan empat pulau dari Aceh ke Sumut.
  2. Presiden memerintahkan Menteri ESDM mencabut izin pengerukan dan penggalian tambang di Raja Ampat.

Jika langkah ini tidak segera diambil, jangan salahkan rakyat bila mereka merasa ditinggalkan dan bergerak sendiri untuk menjaga wilayah dan martabatnya. Ketika negara diam, rakyat akan bersuara. Dan suara itu bisa menggema menjadi gelombang perubahan, atau—jika diabaikan—bisa menjelma menjadi badai yang menggoyang pilar-pilar kebangsaan.

Negara ini terlalu besar untuk diserahkan pada kesewenang-wenangan birokrasi dan elite-elite yang jadi alat kekuatan asing. Demi NKRI, selamatkan Aceh dan Papua dari bara konflik. Sebelum api itu menjalar dan membakar semuanya.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Warisan yang Membusuk: Dari Penjajahan Belanda hingga Kepemimpinan Jokowi

Next Post

ELIT POLITIK DAN BISNIS DARAH NEGARA

Damai Hari Lubis - Mujahid 212

Damai Hari Lubis - Mujahid 212

Related Posts

“Bacot” KSAD dan Akrobat Regulasi di Balik Pangkat Sang Ajudan
Birokrasi

“Bacot” KSAD dan Akrobat Regulasi di Balik Pangkat Sang Ajudan

May 15, 2026
Dulu Negara Menontonkan Mimpi, Kini Rakyat Menonton Kegagalan
Feature

Dulu Negara Menontonkan Mimpi, Kini Rakyat Menonton Kegagalan

May 15, 2026
Dari Jalanan ke Kursi Kekuasaan: Ketika Aktivis Menjadi Peredam Demokrasi
Feature

Dari Jalanan ke Kursi Kekuasaan: Ketika Aktivis Menjadi Peredam Demokrasi

May 15, 2026
Next Post
ELIT POLITIK DAN BISNIS DARAH NEGARA

ELIT POLITIK DAN BISNIS DARAH NEGARA

Bangsa yang Takut Bercermin – Otokritik atas Watak Kolektif Manusia Indonesia

Bangsa yang Takut Bercermin - Otokritik atas Watak Kolektif Manusia Indonesia

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Putusan MK tentang Presidential Threshold adalah Tragedi Demokrasi
Feature

Film Itu Karya Fiksi, Prof Yusril!

by Karyudi Sutajah Putra
May 15, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Menteri Koordinator Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi...

Read more
Koalisi Masyarakat Sipil Kecam TNI yang Bubarkan Nonton Film Pesta Babi

Koalisi Masyarakat Sipil Kecam TNI yang Bubarkan Nonton Film Pesta Babi

May 13, 2026
Konspirasi di Balik LCC 4 Pilar MPR

Konspirasi di Balik LCC 4 Pilar MPR

May 13, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
KAHMI Dukung Iran, Singgung Dukungan Prabowo terhadap BoP

KAHMI Dukung Iran, Singgung Dukungan Prabowo terhadap BoP

May 15, 2026
“Bacot” KSAD dan Akrobat Regulasi di Balik Pangkat Sang Ajudan

“Bacot” KSAD dan Akrobat Regulasi di Balik Pangkat Sang Ajudan

May 15, 2026
Dulu Negara Menontonkan Mimpi, Kini Rakyat Menonton Kegagalan

Dulu Negara Menontonkan Mimpi, Kini Rakyat Menonton Kegagalan

May 15, 2026
Dari Jalanan ke Kursi Kekuasaan: Ketika Aktivis Menjadi Peredam Demokrasi

Dari Jalanan ke Kursi Kekuasaan: Ketika Aktivis Menjadi Peredam Demokrasi

May 15, 2026
Svara Mandiri Tampil di Jepang, Bawakan Angklung dalam Ajang Promosi Budaya Indonesia-Jepang

Svara Mandiri Tampil di Jepang, Bawakan Angklung dalam Ajang Promosi Budaya Indonesia-Jepang

May 15, 2026
Putusan MK tentang Presidential Threshold adalah Tragedi Demokrasi

Film Itu Karya Fiksi, Prof Yusril!

May 15, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

KAHMI Dukung Iran, Singgung Dukungan Prabowo terhadap BoP

KAHMI Dukung Iran, Singgung Dukungan Prabowo terhadap BoP

May 15, 2026
“Bacot” KSAD dan Akrobat Regulasi di Balik Pangkat Sang Ajudan

“Bacot” KSAD dan Akrobat Regulasi di Balik Pangkat Sang Ajudan

May 15, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...