Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Calon Pimpinan KPK 2019-2024
Jakarta – Tiga bekas staf khususnya sudah diperiksa penyidik Kejaksaan Agung. Mereka adalah Ibrahim, Jurist Tan dan Fiona Handayani. Kediaman ketiganya juga sudah digeledah.
Selangkah lagi mungkin giliran Nadiem Makarim yang diperiksa. Juga digeledah rumahnya. Semua serba mungkin. Sudah 28 saksi diperiksa.
Kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi tahun 2019-2022 dengan anggaran Rp9,98 triliun sedang disidik Kejagung.
Yang disidik adalah dugaan permufakatan jahat di mana laptop Chromebook yang tak layak pakai direkomendasikan untuk dipakai. Harganya mencapai Rp10 juta/unit. Padahal di pasaran harganya cuma Rp1,7 juta hingga Rp2,6 juta per unit. Mark up atau penggelembungan harganya mencapai 400% atau 4 kali lipat.
Pengadaan laptop berbasis sistem operasi Chromebook ini merupakan bagian dari program digitalisasi pendidikan semasa Nadiem Makarim menjabat Mendikbud Ristek.
Apakah Kejagung akan memeriksa Nadiem? Secara diplomatis, Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Harli Siregar menyatakan tergantung kebutuhan penyidik.
Soal digitalisasi, Nadiem memang ahlinya. Ia adalah pendiri Gojek, layanan jasa ojek sepeda motor yang berbasis aplikasi internet.
Karena keahliannya itulah maka Jokowi pada periode kedua kepresidenannya langsung kesengsem dan mendaulat Nadiem sebagai Mendikbud Ristek.
Sayangnya, saat menjadi menteri, performanya jeblok. Kementeriannya kacau-balau. Dia bukan the right man on the right place (orang yang tepat pada tempat yang tepat). Dia the right man on the wrong place. Atau the wrong man on the right place.
Sebagai profesional sekaligus pengusaha, Nadiem juga dikenal sebagai sosok yang bersih.
Pertanyaannya, mungkinkah Nadiem terlibat dalam kasus korupsi pengadaan laptop Chromebook?
Segala kemungkinan bisa terjadi. Apalagi, korupsi bukan melulu memperkaya diri sendiri. Memperkaya orang lain atau korporasi juga korupsi.
Nadiem, sekali lagi, mungkin tinggal selangkah lagi!

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Calon Pimpinan KPK 2019-2024



















