• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Economy

SENYUM PETANI MENDENGAR BULOG JADI “OFFTAKER”

by
January 8, 2025
in Economy, Feature
0
PETANI TANPA BULOG
Share on FacebookShare on Twitter

OLEH : ENTANG SASTRAATMADJA

Dalam acara ngobrol santai di sebuah kedai kopi, ada pertanyaan seorang sahabat yang cukup menarik untuk dibincangkan lebih lanjut. Inti pertanyaannya kira-kira seperti ini : mengapa Presiden-Presiden sebelum Presiden Prabowo manggung, tidak ada satu pun yang berani mengutak-atik Perum Bulog untuk dikembalikan lagi kepada khitohnya.

Ini menarik. Bukankah yang ingin mengganti status Bulog dari Lembaga Pemerintah Non Departemen (LPND) menjadi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu adalah International Monetery Fund (IMF) ? Peristiwa betapa ‘blagu’ nya IMF saat itu, tentu dapat kita amati bersama. Dengan gaya yang melecehkan Presiden Soeharto, petinggi IMF terlihat menyaksikan Pak Harto sambil “nangkeup harigu”, menanda-tangani apa yang diminta IMF.

Begitulah suasana yang terjadi saat Reformasi berlangsung. IMF seolah-olah dianggap sebagai “dewa penolong” yang akan menyelamatkan perekonomian bangsa. Dengan banyak permintaan, IMF pun berhasil menghipnotis para pemimpin bangsa untuk tunduk pada kemauan IMF. Apa yang dititahkan IMF ibarat “sabda pandito ratu”.
Sekarang, setelah kurang lebih 27 tahun Reformasi berlalu, ternyata baru Presiden Prabowo yang berani merubah keinginan IMF terkait posisioning Bulog ke depan. Presiden Prabowo ingin agar Perum Bulog yang kini berstatus sebagai BUMN dalam bentuk Perusahaan Umum (Perum), dikembalikan lagi menjadi Lembaga Otonom Pemerintah langsung dibawah Presiden.

Setidaknya ada dua hal yang melandasi mengapa Bulog perlu dikembalikan statusnya ke masa lalu. Pertama, untuk memberi dukungan penuh dalam percepatan pencapaian swasembada pangan 2027. Kedua untuk membangun kembali ‘rasa persaudaraan’ (brotherhood spirit) antara Bulog dengan petani, yang dalam waktu belakangan inu mengalami pemudaran.

Beberapa waktu sebelumnya, kita cermati pula silaturahmi antara Menteri Pertanian dengan Menteri BUMN. Saat itu, disepakati untuk memposisikan Perum Bulog sebagai offtaker pembeli gabah dan beras petani. Bahkan dua hari menjelang pergantian tahun, membewarakan kepada rakyat, Pemerintah akan membeli hasil panen petani sebanyak-banyaknya dengan harga yang tidak merugikan petani.

Bagi petani, keputusan Pemerintah menjadikan Bulog sebagai salah satu offtaker ini, benar-benar meniupkan angin segar bagi perbaikan nasib dan kehidupan petani padi. Sebab, seperti yang kita rasakan selama ini, setiap panen raya tiba, harga gabah ditingkat petani selalu anjlok. Petani pun kecewa berat sambil meratapi kehidupannya yang penuh dengan penderitaan.

Pada jamannya, tepatnya sebelum reformasi berlangsung, Bulog merupakan sahabat sejati petani. Tatkala kebijakan Harga Dasar (floor price) dan Harga Atap (ceiling price) diterapkan, Bulog betul-betul jadi pelindung dan pembela petani dari perilaku bandar/tengkulak/pedagang/pengusaha gabah dan beras, yang sangat doyan menekan harga di tingkat petani.

Namun demikian, setelah Bulog jadi BUMN, persahabatan Bulog dengan petani mengalami banyak pemudaran, karena ada kepentingan bisnis dari Perum Bulog itu sendiri. Sebagai BUMN, yang namanya Perum Bulog dituntut untuk untung dan tidak boleh merugi. Padahal, kalau kita cermati semua yang berurusan dengan petani, cenderung ‘non profit’.

21 tahun Bulog jadi BUMN, ternyata kinerja yang dipertontonkannya jauh dari apa yang diharapkan. Keberadaan Bulog sendiri, lebih mengedepan fungsi sosialnya ketimbang fungsi bisnisnya. Terkecuali beras, umumnya bidang usaha yang digarap Perum Bulog hampi tidak ada yang sukses. Impian untuk menjadu raksasa bisnis pangan dunia, tampak masih sebatas om9n-omon.
Sikap politik Presiden Prabowo yang ingin membebaskan Bulog dari status BUMN nya, benar-benar merupakan langkah cukup tepat. Bulog memang seharusnya tetap jadi lembaga otonom Pemerintah seperti kelahirannya dulu. Sayang, ketika IMF mendikte Pemerintah untuk mengikuti kehendak nya, tidak ada satu pun pemimpin bangsa yang berani menolaknya.

Padahal, kalau saat itu ada pemimpin seperti Presiden Prabowo yang berani mengembalikan status Bulog persis seperti dilahirkan, maka berapa banyak waktu yang dapat kita efektipkan dan efesienkan. Bulog juga tentu akan lebih nyaman dan tidak dihantui oleh perasaan untung rugi, dalam melaksanakan penugasan Pemerintah sebagai operator pangan.

Akhirnya perlu untuk disampaikan, ketika Pemerintah kembali menugaskan Bulog sebagai offtaker pembeli gabah dan beras petani, banyak petani yang tersenyum. Petani optimis, sebagai sahabat sejati petani, Bulog tidak akan berkhianat kepada petani. Bulog pasti tidak akan menekan harga jual di petani pada angka yang serendah-rendahnya. Petani yakin Bulog akan berkiprah yang terbaik bagi petani.

Tak kalah menarik untuk diungkap, apa yang dikomitmenkan Pemerintah yang akan membeli gabah petani sebanyak-banyaknya dengan harga wajar dan tidak merugikan petani, sebetulnya, hal itu merupakan penjaminan Pemerintah terhadap gambaran dan masa depan usahatani padi. Menjadi petani padi, bukan lagi menjerumuskan diri ke dalam lembah kemiskinan.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Pemerintahan Prabowo: Prioritas Pada Kesejahteraan Rakyat, Bukan Pembangunan IKN

Next Post

KPK: Lembaga Terhormat, Bukan Komunitas Pelaku Kriminal

Related Posts

Feature

Semoga Menjadi Hijrah Tahun Yang Lebih Baik

June 16, 2026
Timnas Belanda, Selalu Saja Berbeda
Feature

Timnas Belanda, Selalu Saja Berbeda

June 15, 2026
Bangga dengan Ketololan: Negeri yang Membiakkan IP 2 dan Fobia Buku
Feature

Jokowi Akan Kembali Presiden Pasca Gibran

June 15, 2026
Next Post
KPK Didesak Buka Parpol Penerima Dana Asing Secara Transparan

KPK: Lembaga Terhormat, Bukan Komunitas Pelaku Kriminal

Pelawak Nurul Qomar Meninggal Dunia 

Pelawak Nurul Qomar Meninggal Dunia 

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Idrus Marham dan Kebangkrutan Moral
Feature

Idrus Marham dan Kebangkrutan Moral

by Karyudi Sutajah Putra
June 15, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Calon Pimpinan KPK 2019-2024 Jakarta - Entah siapa yang memberikan hak kepada Idrus Marham, sehingga bekas...

Read more
Rakyat Melawan!

Rakyat Melawan!

June 13, 2026
TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

June 13, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Semoga Menjadi Hijrah Tahun Yang Lebih Baik

June 16, 2026
DPR Revisi Dua UU, LBH Keadilan Khawatirkan Ganggu Kerja Pers

DPR Revisi Dua UU, LBH Keadilan Khawatirkan Ganggu Kerja Pers

June 16, 2026
Timnas Belanda, Selalu Saja Berbeda

Timnas Belanda, Selalu Saja Berbeda

June 15, 2026
Bangga dengan Ketololan: Negeri yang Membiakkan IP 2 dan Fobia Buku

Jokowi Akan Kembali Presiden Pasca Gibran

June 15, 2026

Membangun Mutual Dependence, Ekosistem Strategis Indonesia–China (Evaluasi Pasca “Surat Cinta” China atas Iklim Investasi Terkini di Indonesia)

June 15, 2026

Melampaui Tesis Satjipto Rahardjo

June 15, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Semoga Menjadi Hijrah Tahun Yang Lebih Baik

June 16, 2026
DPR Revisi Dua UU, LBH Keadilan Khawatirkan Ganggu Kerja Pers

DPR Revisi Dua UU, LBH Keadilan Khawatirkan Ganggu Kerja Pers

June 16, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...