• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Serangan Ke Iran Mempermalukan Prabowo

Ali Syarief by Ali Syarief
March 1, 2026
in Feature, Perang, Tokoh/Figur
0
Catatan Hukum Internasional & WTO  Apakah Perjanjian AS~RI Selaras dengan Tata Perdagangan Global?
Share on FacebookShare on Twitter

Fusilatnews – Sadar atau tidak, Prabowo Subianto sedang dipertontonkan di sebuah panggung ironi yang memalukan. Bukan oleh rakyat Indonesia semata, melainkan oleh dua arsitek kekerasan global: Donald Trump dan Benjamin Netanyahu. Keikutsertaan Prabowo dalam Board of Peace (BOP)—sebuah forum yang lahir dari rahim kepentingan Amerika Serikat dan Zionisme Israel—bukanlah kehormatan diplomatik, melainkan jebakan simbolik yang mencederai martabat bangsa.

Di tengah genosida yang masih berlangsung di Gaza, label “perdamaian” yang disematkan pada forum tersebut berubah menjadi satire kejam. Bagaimana mungkin para pelaku pembantaian sipil berbicara tentang damai, sementara tangan mereka masih basah oleh darah anak-anak Palestina? Dalam konteks ini, kehadiran Prabowo bukan sekadar keliru—ia berfungsi sebagai alat legitimasi moral bagi kejahatan yang sedang berlangsung.

Konteks ini menjadi semakin telanjang ketika Israel dan Amerika Serikat secara terbuka melancarkan serangan militer terhadap Iran. Agresi tersebut menegaskan satu hal penting: Board of Peace bukanlah ruang netral untuk membicarakan perdamaian dunia, melainkan instrumen politik dari poros kekuatan yang sama—AS dan Israel—yang terus memproduksi perang, instabilitas, dan kematian sipil di Timur Tengah. Di tengah dentuman bom dan rudal yang jatuh di Teheran, Gaza, dan kawasan sekitarnya, retorika perdamaian yang digaungkan Trump dan Netanyahu runtuh sebagai slogan kosong. Maka, kehadiran Prabowo dalam forum itu tidak hanya kehilangan legitimasi moral, tetapi juga semakin memperlihatkan bagaimana nama Indonesia berisiko diseret untuk menutupi agresi militer yang nyata dan sedang berlangsung.

Bagi rakyat Indonesia, persoalan ini jauh melampaui etiket diplomasi. Ini menyentuh jantung konstitusi dan identitas kebangsaan. Sejak awal kemerdekaan, Indonesia berdiri di atas sikap anti-penjajahan yang tegas dan tidak ambigu. Palestina adalah batu uji konsistensi itu. Maka, ketika seorang pejabat tinggi negara—bahkan presiden terpilih—memilih duduk dalam forum yang berkelindan langsung dengan kepentingan Israel, publik berhak mempertanyakan: apakah garis politik luar negeri Indonesia masih berpijak pada keadilan, atau telah tergelincir ke pragmatisme murahan?

Lebih serius lagi, keikutsertaan Prabowo dalam BOP menyimpan cacat prosedural yang tak bisa diabaikan. Setiap keterlibatan negara dalam forum internasional yang berdampak strategis wajib memperoleh persetujuan DPR RI. Tanpa mandat parlemen, langkah tersebut bukan hanya sembrono, tetapi berpotensi melanggar konstitusi dan mengabaikan prinsip kedaulatan rakyat. Demokrasi tidak memberi cek kosong kepada siapa pun, terlebih untuk urusan yang menyangkut posisi Indonesia di panggung konflik global.

Ironisnya, mencapai puncak ketika Trump dan Netanyahu—dua figur yang secara terbuka melegitimasi kekerasan—berlagak sebagai juru damai. Trump dengan kebijakan sepihaknya yang menghalalkan Yerusalem sebagai ibu kota Israel, Netanyahu dengan mesin perang yang mengubah Gaza menjadi puing dan kuburan massal. Dalam panggung seperti ini, Prabowo tidak sedang menjadi aktor utama; ia hanya figuran yang dipinjam untuk memperhalus wajah brutal sebuah agenda geopolitik.

Inilah bentuk penghinaan yang sesungguhnya: bukan makian langsung, melainkan eksploitasi nama dan posisi Indonesia untuk mencuci dosa perang. Sebuah peace-washing—mencitrakan kekerasan sebagai upaya damai, penjajahan sebagai stabilitas, dan agresi sebagai ketertiban dunia.

Rakyat Indonesia tidak mudah melupakan sejarahnya. Solidaritas terhadap Palestina bukan mode politik sesaat, melainkan kesadaran historis bangsa yang pernah dijajah. Karena itu, setiap langkah yang berseberangan dengan sikap tersebut akan selalu dibaca sebagai pengkhianatan nilai, bukan sekadar salah langkah diplomatik.

Jika Prabowo ingin memimpin Indonesia dengan wibawa dan kehormatan, ia harus menarik garis tegas: Indonesia tidak boleh menjadi aksesoris dalam panggung perdamaian palsu. Martabat bangsa tidak lahir dari undangan elite global, tetapi dari keberanian berdiri di sisi yang benar—meski berhadapan dengan kekuatan besar dunia.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Bagaimana Iran Memilih Pemimpinnya: Demokrasi yang Dijaga oleh Teokrasi

Next Post

Iran, Israel, dan Ujian Konsistensi Dunia Islam

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo
Feature

Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo

April 18, 2026
Ketika Kritik Dipidanakan, Demokrasi Sedang Diuji (dengan Kasus Ubedilah dan Saiful Mujani)
Feature

Ketika Kritik Dipidanakan, Demokrasi Sedang Diuji (dengan Kasus Ubedilah dan Saiful Mujani)

April 18, 2026
Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang
Feature

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

April 17, 2026
Next Post
Iran, Israel, dan Ujian Konsistensi Dunia Islam

Iran, Israel, dan Ujian Konsistensi Dunia Islam

MENJUAL SAWAH DEMI ANAK SEKOLAH

SAWAH ATAU KELAPARAN: CETAK SAWAH ADALAH HARGA MATI!

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia
News

Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

by fusilat
April 17, 2026
0

Jakarta-FusilatNews - Awal minggu ini beredar sejumlah laporan media internasional yang mengungkap adanya upaya Amerika Serikat (AS) untuk memperoleh akses...

Read more
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

April 15, 2026
Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

April 13, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo

Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo

April 18, 2026
Mobil Listrik Tak Lagi Otomatis Bebas Pajak, Pemerintah Terapkan Skema Baru

Mobil Listrik Tak Lagi Otomatis Bebas Pajak, Pemerintah Terapkan Skema Baru

April 18, 2026
Gelombang Migrasi Politik ke PSI Menguat, NasDem Terkikis—Isu Merger dengan Gerindra Mencuat

Gelombang Migrasi Politik ke PSI Menguat, NasDem Terkikis—Isu Merger dengan Gerindra Mencuat

April 18, 2026
Ketika Kritik Dipidanakan, Demokrasi Sedang Diuji (dengan Kasus Ubedilah dan Saiful Mujani)

Ketika Kritik Dipidanakan, Demokrasi Sedang Diuji (dengan Kasus Ubedilah dan Saiful Mujani)

April 18, 2026
Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

April 17, 2026
Pilkada Jakarta Selesai, Inisial S atau Kaesang?

PSI Klaim ‘Borong’ Kader NasDem, Nama-nama Disimpan: Manuver Senyap atau Sinyal Perang Politik?

April 17, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo

Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo

April 18, 2026
Mobil Listrik Tak Lagi Otomatis Bebas Pajak, Pemerintah Terapkan Skema Baru

Mobil Listrik Tak Lagi Otomatis Bebas Pajak, Pemerintah Terapkan Skema Baru

April 18, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist