Fusilatnews – Mencermati, memperhatikan, dan mempertimbangkan perkembangan situasi ekonomi dan politik, serta terjadinya rangkaian gelombang unjuk rasa di Jakarta, Yogyakarta, Bandung, Makassar, Surabaya, dan berbagai daerah lainnya, kami civitas Universitas Gadjah Mada menyatakan keprihatinan mendalam.
Eskalasi kekerasan terhadap massa maupun aksi anarkis telah mengarah pada perusakan fasilitas umum, penjarahan, dan gangguan terhadap kegiatan masyarakat. Bahkan, pada beberapa peristiwa telah merenggut korban jiwa dan menyebabkan banyak luka-luka. Kami khawatir, apabila tindakan anarkis terus terjadi dan tidak terkendali, situasi ini dapat membawa pada kehancuran bangsa dan tragedi kemanusiaan.
Berdasarkan kesadaran dan keprihatinan tersebut, kami menyampaikan hal-hal berikut:
- UGM menyampaikan duka yang mendalam atas jatuhnya korban jiwa dan luka-luka dalam rangkaian aksi massa beberapa hari terakhir. UGM menghimbau semua pihak untuk menghentikan tindakan kekerasan dan anarkisme yang merugikan siapa pun, demi menjaga nilai kemanusiaan dan kemartabatan.
- UGM menegaskan bahwa kekerasan tidak bisa menjadi jawaban atas tuntutan masyarakat. Sebaliknya, pemerintah harus melakukan perbaikan menyeluruh, khususnya dalam penegakan hukum, pemulihan ekonomi, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
- UGM mengingatkan pemerintah dan DPR agar membatalkan kebijakan-kebijakan yang tidak berpihak pada keadilan, yang hanya menambah kesenjangan antara elit politik dan rakyat, serta mengancam keberlangsungan demokrasi dan supremasi sipil, sekaligus menguntungkan kepentingan kelompok oligarki.
- UGM mendorong mahasiswa, khususnya mahasiswa UGM, untuk terus menunjukkan kepedulian terhadap kondisi bangsa dengan cara yang konstruktif, disertai kesadaran untuk menjaga diri dan kehati-hatian dalam setiap tindakan.
- UGM menghimbau penyelenggara negara dan aparat berwenang, yaitu Polri dan TNI, untuk mendengarkan aspirasi masyarakat secara seksama, serta memperhatikan prinsip responsif dan akuntabilitas dalam mengambil langkah strategis maupun praktis. Hal ini penting agar situasi tetap terkendali, korban tidak lagi berjatuhan, serta ketertiban dan keamanan masyarakat dapat terjaga.
Demikian seruan moral ini kami sampaikan sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab moral guna menjaga keutuhan bangsa dan cita-cita kemanusiaan.
Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala, Tuhan Yang Maha Kuasa, senantiasa melindungi bangsa Indonesia.
Apakah Anda ingin saya buatkan versi yang lebih ringkas untuk konsumsi media (misalnya untuk berita) atau tetap dalam format pernyataan resmi penuh seperti di atas?

























