• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Tidak Dipecat dari DPR, Ada Apa dengan Sara Keponakan Prabowo, dan Deddy Sitorus Anak Buah Megawati?

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
September 1, 2025
in Feature, Pojok KSP, Politik
0
Tidak Dipecat dari DPR, Ada Apa dengan Sara Keponakan Prabowo, dan Deddy Sitorus Anak Buah Megawati?
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI)

Jakarta – Ada yang luput dari perhatian publik. Yakni, Sadarestuwati dari PDI Perjuangan, dan Rayahyu Saraswati dari Partai Gerindra, yang ikut joget-joget saat Sidang Tahunan MPR, 15 Agustus lalu, serta Deddy Sitorus, juga dari PDIP yang pernyataannya merendahkan rakyat, namun mereka tidak dipecat dari DPR.

Dalam sebuah talkshow di televisi belum lama ini, Deddy mengaku tak mau disamakan dengan rakyat jelata seperti tukang becak dan sebagainya.

Mengapa hingga kini Sadarestuwati, Rahayu Saraswati, keponakan Presiden Prabowo Subianto yang akrab disapa Sara, dan Deddy Sitorus belum dipecat partai masing-masing dari DPR?

Diketahui, Partai NasDem sudah menonaktifkan dua kadernya dari DPR, yakni Ahmad Sahroni dan Nafah Urbach. Partai Amanat Nasional (PAN) pun melakukan hal yang sama kepada dua kadernya, yakni Eko Hendro Purnomo alias Eko Patrio dan Surya Utama alias Uya Kuya. Pun, Partai Golkar yang sudah menonaktifkan Addies Kadir, kadernya yang menjadi Wakil Ketua DPR.

Musababnya sama: pernyataan mereka ihwal tunjangan rumah anggota DPR Rp50 juta per bulan yang membuat gaduh di masyarakat sehingga memicu aksi unjuk rasa yang diwarnai kericuhan.

Lalu, mengapa Sara yang ikut joget-joget saat sidang MPR tidak dipecat dari DPR? Apakah karena Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini merupakan keponakan Prabowo yang juga Ketua Umum Partai Gerindra?

Ataukah karena Gerindra tidak memberlakukan standar yang sama dengan NasDem dan PAN kepada kadernya?

Mengapa pula Sadarestuwati dan Deddy Sitorus tidak dipecat dari DPR oleh PDIP? Apa karena partai berlambang kepala banteng ini tidak memberlakukan standar yang sama dengan NasDem dan PAN kepada kedua kadernya?

Padahal, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri ikut hadir di Istana Negara, Jakarta, bahkan ikut mendampingi Prabowo saat menggelar konferensi pers, Ahad (31/8/2025), bersama pimpinan-pimpinan parpol lainnya seperti PAN, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Demokrat.

Pertemuan Prabowo dengan pimpinan-pimpinan parpol itulah yang menghasilkan out put NasDem dan PAN menonaktifkan kader-kadernya.

Jangan-jangan apa yang dilakukan NasDem, PAN dan Golkar itu cuma akal-akalan belaka. Pasalnya, nomenklaturnya menonaktifkan, bukan memberhentikan sementara atau memberhentikan tetap.

Dalam Undang-Undang No 13 Tahun 2019 tentang Majelis Permusyawaratan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau UU MD3 tidak dikenal istilah penonaktifan. Yang ada adalah pemberhentian sementara atau pemberhentian tetap. Prosesnya pun harus diumumkan dalam Rapat Paripurna DPR, setelah sebelumnya “diadili” dalam sidang Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD).

Apakah jika tuntutan publik agar DPR dibubarkan sudah mereda lalu mereka akan diaktifkan lagi sebagai anggota DPR?

Jika demikian, langkah NasDem, PAN dan Golkar menonaktifkan kadernya dari DPR apakah sekadar dagelan belaka?

Tidak itu saja. Kelima anggota DPR yang dinonaktifkan juga disinyalir masih menerima gaji bulan September 2025 ini.

Kalau memang pro-rakyat, mestinya parpol-parpol itu langsung melakukan pemberhentian sementara atau pemberhentian tetap yang dilanjutkan dengan Pergantian Antar Waktu (PAW) terhadap mereka yang dinonaktifkan itu. Jika tidak, bisa jadi NasDem, PAN dan Golkar melakukan akal-akalan belaka.

Dus, PDIP dan Gerindra pun tidak akan melakukan pemberhentian terhadap kader-kadernya di DPR. Sara, Sadarestuwati dan Deddy Sitorus pun akan aman-aman saja duduk di kursi DPR.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Kemana Arah Seruan Moral UGM – Menuding Jokowi atau Menegur Prabowo?

Next Post

Luka Lama dan Budaya Impunitas: Dari Big Data Pemilu hingga Pandora Papers

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

JK & Seekor Gajah
Feature

JK & Seekor Gajah

April 21, 2026
KETIKA PRESIDEN BICARA DENGAN MASYARAKAT
Feature

Alergi Kritik, Tanda Tak Siap Memimpin

April 21, 2026
Jokowi Merendah, Buzzer Menggila: Merespon Pernyataan JK
Feature

Jokowi Merendah, Buzzer Menggila: Merespon Pernyataan JK

April 21, 2026
Next Post
Luka Lama dan Budaya Impunitas: Dari Big Data Pemilu hingga Pandora Papers

Luka Lama dan Budaya Impunitas: Dari Big Data Pemilu hingga Pandora Papers

Menanti Presiden Mencopot Kapolri

Presiden Tak Boleh Perluas Kewenangan Militer di Luar Konstitusi

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
JK & Seekor Gajah
Feature

JK & Seekor Gajah

by Karyudi Sutajah Putra
April 21, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Gajah itu panjang. Itu bila hanya dilihat...

Read more
Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

April 19, 2026
JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

April 19, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Wapres Gibran Traktir Anak Yatim Belanja Buku di Timika

Wapres Gibran Traktir Anak Yatim Belanja Buku di Timika

April 21, 2026
JK & Seekor Gajah

JK & Seekor Gajah

April 21, 2026
Harga BBM Nonsubsidi Naik Mulai Hari Ini, Berikut Daftar Lengkapnya

DPR Ingatkan Dampak Kenaikan BBM Nonsubsidi, Kelompok Rentan Terancam Terjepit

April 21, 2026
KETIKA PRESIDEN BICARA DENGAN MASYARAKAT

Alergi Kritik, Tanda Tak Siap Memimpin

April 21, 2026
Jokowi Merendah, Buzzer Menggila: Merespon Pernyataan JK

Jokowi Merendah, Buzzer Menggila: Merespon Pernyataan JK

April 21, 2026

Pilihan yang Bukan Pilihan

April 21, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Wapres Gibran Traktir Anak Yatim Belanja Buku di Timika

Wapres Gibran Traktir Anak Yatim Belanja Buku di Timika

April 21, 2026
JK & Seekor Gajah

JK & Seekor Gajah

April 21, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...