Jakarta – Fusilatnews – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan dikabarkan sedang sibuk menimbang – nimbang siapa diantara lima kader banteng yang akan dicalonkan sebagai kandidat presiden yang mampu mengalahkan Anies Baswedan kandidat dari koalisi perubahan dalam pilpres 2024 mendatangMenurut politikus PDIP yang tak mau disebut namanya saat ini seleksi sudah mengerucut menjadi lima kader. Semuanya dipertimbangkan berdasarkan kualitas dan riwayatnya selama ini sebagai kader PDIP. Sekarang sudah jadi lima nama,”
Sebelum lima kader ini muncul. PDIP sudah melakukan proses seleksi dalam tahapan sebelumnya sampai menetapkan lima kader unggulan PDIP sebagai kandidat Presiden.
Menurut sumber itu pertimbangannya menyangkut syarat umum dan khusus yang ditetapkan PDIP dalam menggodok nama-nama kader untuk diusung di Pilpres 2024 mendatang.
Syarat umum yang dimaksud yaitu tidak pernah punya riwayat masalah dengan PDIP. Dibuktikan tidak pernah diberikan surat peringatan dari DPP PDIP.
Sedangkan syarat kbusus sumber itu tidak bersedia mengelaborasi secara rinci dan hanya menjelaskan bahwa DPP PDIP menyeleksi dan melihat kualitas kandidat dengan wawancara tentang berbagai hal yang berkaitan dengan kebangsaan.
“Kualitas harus diutamakan,” kata sumber tersebut.
Dari lima kader ini selanjutnya akan diseleksi lagi menjadi 3 orang pada Maret mendatang, dan tidak akan diumumkan kepada publik
Selanjutnya dari tiga kader itu akan diseleksi kembali sampai ketemu satu orang pada Juni mendatang. Rencananya akan diperkenalkan dan diumumkan langsung kepada publik oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri
1 Juni mendatang PDIP akan menggelar peringatan hari lahir Pancasila di Gelora Bungkarno dan Ketua Umum PDIP akan berpidato dan sekaligus memperkenalkan dan mengumumkan kepada publik kandidat presiden dari PDIP.
Sedangkan pada kesempatan sebelumnya tepatnya pada HUT PDIP di JiXPO Kemayoran Jakarta Pusat Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan capres dari partainya tidak akan diumumkan pada momen tersebut.
“Nanti momentum capres akan dilakukan pada momentum lain,” kata Hasto ditemui usai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-50 PDI-P di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Selasa (10/1).
Menurut Hasto partainya tidak mengutamakan popularitas figur kandidat presiden di bursa capres karena selama ini ibursa capres seolah dibentuk oleh lembaga survei yang hanya didasari popularitas.
Hasto menegaskan PDIP, tiidak mau terpaku pada hal tersebut. PDIP akan melihat kualitas dan kapabilitas sosok untuk memimpin Indonesia ketimbang hanya bermodal popularitas
PDIP adalah partai yang diunggulkan menjadi pemenang pada Pemilu 2024 mendatang berdasarkan hasil survei. Dan banyak lembaga survei selalu memprediksi PDIP akan merai suara terbanyak pada pemilihan legislator di DPR.
PDIP sudah memenuhi syarat kepemilikan 20 persen kursi DPR atau 25 persen suara nasional hasil pemilu sebelumnya maks PDIP menjadi satu-satunya partai politik peserta Pemilu 2024 yang bisa mendaftarkan capres-cawapres ke KPU tanpa harus berkoalisi.


























