• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Crime

Sidang Gula Tom Lembong Seret Nama Jokowi: Ahli Hukum Sarankan Dihadirkan Jadi Saksi

Redaktur Senior 01 by Redaktur Senior 01
June 23, 2025
in Crime, News
0
Tom Lembong “Bongkar Kesalahan Jokowi Hingga Terlibat di Kubu Anies”
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Fusilatnews  23 Juni 2025 — Nama Presiden Joko Widodo (Jokowi) ikut terseret dalam sidang kasus dugaan korupsi importasi gula yang menjerat mantan Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong alias Tom Lembong. Hal ini mencuat setelah seorang ahli hukum tata negara yang dihadirkan jaksa menyarankan agar Presiden ketujuh RI tersebut dipanggil sebagai saksi.

Pernyataan itu datang dari Wiryawan Chandra, pakar hukum tata negara Universitas Atma Jaya Yogyakarta, yang dihadirkan secara daring oleh tim jaksa penuntut umum dalam persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat, Senin (23/6/2025).

“Yang paling menarik buat saya adalah komentar saksi ahli hukum administrasi negara, yang dihadirkan oleh penuntut, supaya presiden yang menjabat saat itu juga dihadirkan dalam persidangan untuk memberikan keterangan,” ujar Tom Lembong saat ditemui wartawan usai sidang.

Menurut Tom, hal ini berkaitan dengan arahan Presiden Jokowi yang meminta berbagai pihak, termasuk TNI-Polri dan instansi lain, untuk membantu menstabilkan harga gula. Namun saat ditanya lebih lanjut apakah dirinya secara pribadi menginginkan Jokowi hadir di pengadilan, Tom memilih tidak menjawab secara tegas.

“Saya serahkan sepenuhnya kepada proses hukum, apakah nanti akan ditindaklanjuti atau tidak,” katanya.

Sementara itu, kuasa hukum Tom Lembong, Zaid Mushafi, menegaskan bahwa berdasarkan fakta persidangan, keterlibatan koperasi TNI-Polri dalam operasi pasar dilakukan atas dasar perintah dari presiden.

“Itulah yang kemudian dieksekusi oleh Pak Tom Lembong selaku menteri teknis. Itu fakta yang sudah muncul dalam sidang,” jelas Zaid.

Sebelumnya, dalam sidang tanggal 20 Mei 2025, mantan Ketua Induk Koperasi Angkatan Darat (Inkopad), Mayjen TNI (Purn) Felix Hutabarat, mengaku bahwa Presiden Jokowi menginstruksikan langsung keterlibatan koperasi TNI dalam pengendalian harga gula. Menurut Felix, perintah itu diteruskan melalui Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD).

“KSAD memerintahkan saya karena katanya mendapat arahan dari Presiden untuk bantu mengatasi masalah harga gula di daerah-daerah,” ungkap Felix di hadapan majelis hakim.

Ahli hukum Wiryawan pun menilai bahwa Tom Lembong sebaiknya membuktikan adanya arahan presiden tersebut. Jika tidak mampu menunjukkan bukti dokumenter, maka menurutnya Presiden Jokowi harus dihadirkan di ruang sidang untuk memperjelas duduk perkaranya.

“Kalau tidak, sebaiknya Presiden dihadirkan untuk memberikan keterangan bahwa memang benar ada arahan itu. Ini akan membuat perkara lebih terang, objektif, dan jelas pertanggungjawabannya,” kata Wiryawan.

Kasus ini terus berkembang dan menarik perhatian publik, terutama karena menyeret nama presiden yang masih aktif menjabat saat kebijakan tersebut dijalankan. Kini, keputusan untuk menghadirkan Jokowi sebagai saksi berada di tangan penegak hukum dan majelis hakim.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

KUHAP vs Gatal-Gatal Akut: Ketika Hukum Tak Mampu Menggaruk Realitas

Next Post

Bocor! SP2 Lid Kasus Hendry CH Bangun: Ada Apa dengan Penegak Hukum Kita?

Redaktur Senior 01

Redaktur Senior 01

Related Posts

Feature

Pengacara Rungkad dan Salah Kaprah Memahami Musuh di Ruang Sidang

July 4, 2026
Diledek PDIP,  PSI Partai Lebih Banyak Baliho Daripada Pengurusnya,  PSI Mencak-mencak Tak Terima
Crime

Membaca Langkah Catur Raja Juli Kembalikan Amplop Gratifikasi

July 3, 2026
Feature

REVISI UU NOMOR 18 TAHUN 2003 TENTANG ADVOKAT: UNTUK SIAPA?

July 3, 2026
Next Post
Bocor! SP2 Lid Kasus Hendry CH Bangun: Ada Apa dengan Penegak Hukum Kita?

Bocor! SP2 Lid Kasus Hendry CH Bangun: Ada Apa dengan Penegak Hukum Kita?

Brain Rot (pembusukan otak digital): Kemerosotan Mental di Era Scroll-Tanpa-Henti

Brain Rot (pembusukan otak digital): Kemerosotan Mental di Era Scroll-Tanpa-Henti

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
IPW Tuding Pemerintah Tidak Serius, Hanya  Seolah – olah Dalam Menindak Pelaku Judi Online
Birokrasi

Hari Bhayangkara ke-80, Ini Catatan IPW

by Karyudi Sutajah Putra
July 2, 2026
0

Jakarta - FusilatNews.-- Peringatan Hari Bhayangkara atau Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Polri saat ini ditandai dengan hadiah manis bagi...

Read more
Robohnya Benteng Moral Kami

Robohnya Benteng Moral Kami

July 1, 2026
Hendardi: Jangan Normalisasi Multifungsi TNI, Sekolah Rakyat Bukan Barak Militer

Hendardi: Jangan Normalisasi Multifungsi TNI, Sekolah Rakyat Bukan Barak Militer

July 1, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Pengacara Rungkad dan Salah Kaprah Memahami Musuh di Ruang Sidang

July 4, 2026
Jokowi Sudah Kehilangan Nalar Sehatnya

Gravitasi Kekuasaan dan Pembusukan Politik: Membaca Indonesia Melalui Francis Fukuyama

July 4, 2026
Karisma Mantan Presiden Memudar Menguji Hukum Gravitasi Politik Indonesia

Karisma Mantan Presiden Memudar Menguji Hukum Gravitasi Politik Indonesia

July 4, 2026
Partai Mantan Presiden: Siapa yang Masih Bertahan pada Pemilu 2029?

Partai Mantan Presiden: Siapa yang Masih Bertahan pada Pemilu 2029?

July 4, 2026
Diledek PDIP,  PSI Partai Lebih Banyak Baliho Daripada Pengurusnya,  PSI Mencak-mencak Tak Terima

Membaca Langkah Catur Raja Juli Kembalikan Amplop Gratifikasi

July 3, 2026

REVISI UU NOMOR 18 TAHUN 2003 TENTANG ADVOKAT: UNTUK SIAPA?

July 3, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Pengacara Rungkad dan Salah Kaprah Memahami Musuh di Ruang Sidang

July 4, 2026
Jokowi Sudah Kehilangan Nalar Sehatnya

Gravitasi Kekuasaan dan Pembusukan Politik: Membaca Indonesia Melalui Francis Fukuyama

July 4, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist