• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Simon, ‘figur orang Sunda’ di Inggris yang kemahirannya ‘buat malu orang Jawa Barat sendiri’

fusilat by fusilat
March 5, 2022
in Feature
0
Simon, ‘figur orang Sunda’ di Inggris yang kemahirannya ‘buat malu orang Jawa Barat sendiri’

Keterangan gambar,Simon juga mengajar musik di sekolah menengah internasional. (bbc)

Share on FacebookShare on Twitter

Simon Cook, pakar etnologi musik dan pengajar Gamelan Degung disebut rekan-rekannya di Bandung sebagai “figur orang Sunda” di Inggris dengan kemahiran dan kefasihan bahasa yang “bisa membuat malu” orang Sunda sendiri.

Simon yang saat ini mengajar alat musik Sunda di sejumlah universitas di London dan juga sekolah menengah internasional mengatakan “sulit dijelaskan” mengapa ia tertarik menggeluti salah satu musik tradisional Indonesia ini.

“Kalau musik pan menyentuh rasa, kalau ada sesuatu yang kena hati, memang itu sesuatu yang susah diterangkan… kalau ada lagu yang benar-benar kena, dirasa di hati terharu dan merinding bulu di sebelah sini,” kata Simon sambil menunjuk ke tengkuknya, dalam bahasa Indonesia dengan aksen Sunda kental. Ia ditemui saat latihan bersama rekan-rekan pemain gamelan Inggris lain.

Simon Cook.
Keterangan gambar,Simon Cook mulai belajar gamelan Jawa Tengah di penghujung 1970an dan mulai belajar musik Sunda pada 1980an dengan mendengar kaset.

Lili Suparli, dosen dan Ketua Jurusan Karawitan Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung, teman dan dosennya, menyebut Simon Cook sebagai “figur orang Sunda” dan juga “pengrawit Sunda tapi orang Inggris dengan kualitas yang sangat luar biasa”.

“Dia sangat mahir gamelan Sunda, terutama gamelan degung dan gamelan-gamelan lain, juga memainkan sulingnya sangat bagus, apalagi nembang juga dia bisa,” kata Lili.

“Dia bermain rebabnya juga bisa, kan itu rebab dikategorikan waditra atau instrumen di Sunda itu boleh dikatakan cukup sulit, tapi dia mampu memainkan itu sebagai orang Inggris gitu loh. Jadi saya katakan, dia seperti orang Sunda saja,” katanya lagi.

Sementara Hendrawati Ashworth, penembang Sunda, yang sempat menjadi teman kuliahnya di ISBI (dulu bernama ISTI), menyebut kemahirannya bisa membuat orang Sunda malu sendiri.

Hendrawati Ashworth dan Simon Cook.
Keterangan gambar,Hendrawati Ashworth tampil bersama Simon Cook di Bracknell, Inggris, pada Juli 2019.

“Ketika Pak Simon main musik Sunda, dilihat dari keterampilan dalam memainkan musik Sunda seperti orang Sunda asli. malah orang Sunda asli belum tentu bagus main musik Sundanya,” cerita Hendrawati.

“Dan juga bicara bahasa Sundanya bagus sekali. Kadang orang Sunda suka malu kalau bicara bahasa Sunda sama Pak Simon karena bahasa Sunda Pak Simon bagus sekali,” tambahnya.

Simon Cook.
Keterangan gambar,Bahasa Sundanya juga bagus sekali, kata Hendrawati tentang Simon Cook.

Sementara Lili Suparli bercerita ketika berkunjung ke Inggris untuk kolaborasi pada 2018, bahwa istri Simon, seorang perempuan Sunda, “mengatakan bahasa Inggrisnya tak pernah bisa bertambah mahir karena mereka menggunakan bahasa Sunda di rumah”.

“Menurut istrinya, ceu Oom, waduh saya belajar Bahasa Inggrisnya gak bener-bener karena Kang Simon itu kalau di rumah selalu berbahasa Sunda. Artinya, dia konteks kebudayaan Sundanya masih dipegang sampai sekarang,” kata Lili.

Oom membenarkan saat ditanya BBC News Indonesia, bahwa sehari-hari mereka menggunakan bahasa Sunda.

Belajar musik Sunda lewat kaset

Simon Cook dan teman-teman.
Keterangan gambar,Simon dan rekan-rekan pemain gamelan saat latihan di City University, tempat tiga set perangkat gamelan Jawa Tengah, Degung dan gamelan Bali.

Simon Cook juga memperkenalkan diri dalam bahasa Sunda ketika BBC News Indonesia menemuinya saat latihan bersama pemain gamelan Inggris lain di City University, London di penghujung tahun 2021 lalu.

“Saya senang sekali bisa meneruskan budaya Sunda di Inggris,” katanya.

“Udah lama sekali gamelan degung ini sejak 1990-an, kalau gak salah dibawa ke Inggris tahun ’92. Kalau gamelan Jawa sudah ada sejak 1987, ada juga gamelan Bali,” cerita Simon menunjuk tiga set gamelan yang ada di salah satu ruangan universitas itu.

Bersama teman-temannya ia berlatih gamelan setidaknya dua kali seminggu pada masa pandemi dalam dua tahun terakhir ini.

Selama latihan, beberapa kali ia berganti instrumen – menabuh gamelan, meniup suling, menabuh gong sambil menembang.

“Saya sudah lama sekali gak belajar di gurunya di Bandung,” kata Simon. “Kami hafalkan lagu melalui rekaman-rekaman.”

Simon Cook

“Guru-guru saya banyak yang sudah gak ada sebenarnya. Waktu saya ke Bandung di awal 1990-an, saya cari empu-empu yang sekarang sudah meninggal,” ceritanya lagi.

Ia banyak memejamkan mata saat menabuh gendang dan menembang. Lagu berjudul Hayu Batur dan Goyang Kerawang, dalam latihan hari itu,beberapa kali mereka ulang.

Dari pemain musik klasik, piano jazz, ke gamelan

Simon bersama rekan-rekannya dalam grup jazz.
Keterangan gambar,Simon bersama rekan-rekannya dalam grup jazz.

Simon mengawali belajar dengan musik klasik melalui berbagai alat termasuk harpsichord, trombone serta sejumlah alat tiup seperti sackbut dan ophicleide.

Simon Cook di Bracknell Januari lalu.
Keterangan gambar,Simon mahir berbagai alat musik tiup.

Ia sering tampil sebagai pemain piano jazz di sejumlah lokasi di Inggris. Bersama dua temannya, ia membentuk The Simon Cook Trio, kelompok yang tampil reguler di acara Chobham jazz.

Simon Cook
Keterangan gambar,Simon juga mengajar musik di sekolah menengah internasional.

Pengajar musik di Royal Holloway University ini juga mengoleksi alat musik langka yang jarang dimainkan di depan umum seperti theremin, claviola, melodica, dan zanzithophone.

Simon Cook.

Sebagai pakar etnologi musik, Simon mempelajari gamelan secara khusus dan sempat tinggal di Indonesia, termasuk di Yogyakarta dan Bandung selama 12 tahun.

Berbagai alat musik Sunda ini baru dipelajari Simon setelah ia belajar gamelan Jawa Tengah di penghujung tahun 1970-an.

“Saya sempat ke Belanda tahun 1979, belajar dengan orang-orang Belanda, gamelan Jawa Tengah. Setelah itu saat tugas di Jogja. Sambil belajar gamelan Jawa, ketemu dengan tokoh gamelan, Pak Sri Hastanto almarhum, yang mengatakan, kenapa orang asing belajar gamelan Jawa Tengah, kenapa gak teliti lagu daerah lain” ceritanya.

Suara kecapi suling, gamelan degung langsung menarik perhatiannya.

Simon Cook

“Setelah dua setengah tahun di Jogja, saya mulai cari kaset-kaset di Bandung, belum zaman MP3 waktu itu,” katanya lagi.

Simon menyebut nama tokoh-tokoh yang diingatnya seperti Uking Sutrki dan Entis Sutisna, pakar yang ia sebut empu-empu.

Di antara berbagai momen di Bandung yang paling diingatnya adalah saat “carios pantun”.

Simon Cook
Keterangan gambar,Simon Cook

“Ada aki-aki tunanetra yang menjadi juru pantun. Waktu itu dongeng lutung kasarung, menarik sekali karena akar tembang Sunda ada di sini. Seperti dalang, tapi tak pakai wayang. Pakai lagu dan kecapi,” ceritanya.

Yang membuat dia tertarik dengan pengalaman itu, kata Simon, adalah “juru pantun tunggal yang bisa mendongeng semalam suntuk, susah diikuti karena sastra Sunda kuno. Banyak yang gak dipahami, tapi sangat menarik,” tambahnya lagi.

Rekan menembang Simon Cook, Hendrawati Ashworth mengatakan kemahirannya dalam musik Sunda “sangat bagus” dan ia tak kenal lelah mengenalkan seni ini di Inggris.

“Cara mengenalkan musik Sunda di Inggris beliau menyediakan tempat dan alat gamelan degung untuk siapa aja yang berminat mempelajari musik Sunda. Alhamdulilah sudah banyak muridnya yang belajar musik Sunda ke Pak Simon,” kata Hendrawati.

Hendrawati bersama Simon.
Keterangan gambar,Hendrawati bersama Simon.

“Cara beliau mengajar juga mudah dimengerti dan diterima atau dicerna oleh orang baru belajar. Beliau juga sering tampil di mana saja yang mengundang grup Pak Simon.

“Kadang suka mengadakan workshop juga tentang musik Sunda. Yang belajar musik Sunda ke Pak Simon terdiri dari mahasiswa atau umum juga,” cerita Hendrawati yang berlatih dengan Simon sejak 1990-an.

Simon Cook dalam acara komunitas di Plumstead London pada 2005.

Lili Suparli yang pernah menjadi dosennya dan latihan bersama di London mengatakan gembira karena mantan muridnya ini menelurkan seniman-seniman baru melalui karyanya.

“Paling tidak murid-muridnya Kang Simon bisa tertular pemikiran-pemikiran Kang Simon untuk belajar terus gamelan Sunda. Selamat untuk Kang Simon selalu menjadi orang Sunda,” kata Lily.

Mereka terakhir bertemu dalam kolaborasi pada 2018 di London dan rencana untuk melanjutkan kerja sama terganggu pandemi.

Simon bersama salah seorang putranya, Rudy.
Keterangan gambar,Simon bersama salah seorang putranya, Rudy.

Tetapi Simon sendiri mengatakan walau mempelajari musik Sunda selama 10 tahun, ia merasa “ilmunya masih sedikit.”

“Seperti puncak gunung es. Kalau ngambang di laut, yang menonjol cuma sedikit di atas dibanding di bawahnya,” kata Simon.

*Wartawan di Bandung, Yulia Saputra berkontribusi dalam laporan ini.

Sumber : BBC

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Dampak Konflik Rusia-Ukraina Bagi Indonesia : Dari Harga Mi Instan, Pupuk Hingga Bunga Kredit Bisa Naik

Next Post

Wabup Timor Tengah Selatan Akui Tampar Sopir Ambulans karena Berani Duduk Sejajar dan Tak Sopan Jadi Bawahan

fusilat

fusilat

Related Posts

daerah

KEADILAN PERADABAN DALAM KASUS KEBON BINATANG BANDUNG

April 30, 2026
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi
Feature

Prabowo Mulai Panik!

April 29, 2026
Feature

Antara Pembatasan Gawai dan Pendidikan Digital

April 29, 2026
Next Post
Wabup Timor Tengah Selatan Akui Tampar Sopir Ambulans karena Berani Duduk Sejajar dan Tak Sopan Jadi Bawahan

Wabup Timor Tengah Selatan Akui Tampar Sopir Ambulans karena Berani Duduk Sejajar dan Tak Sopan Jadi Bawahan

3 Partai Pengusul Penundaan Pemilu 2024 Disebut Mendapat Sentimen Negatif

3 Partai Pengusul Penundaan Pemilu 2024 Disebut Mendapat Sentimen Negatif

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal
Komunitas

IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

by Karyudi Sutajah Putra
April 30, 2026
0

FusilatNews - Indonesia Police Watch (IPW) mengapresiasi Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT) Irjen Rudi Darmoko yang tidak segan-segan untuk menangkap...

Read more
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi

Prabowo Mulai Panik!

April 29, 2026
Reshuffle Kabinet “4L”

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

April 30, 2026

KEADILAN PERADABAN DALAM KASUS KEBON BINATANG BANDUNG

April 30, 2026
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi

Prabowo Mulai Panik!

April 29, 2026

Antara Pembatasan Gawai dan Pendidikan Digital

April 29, 2026

Bom Waktu APBN-P 2026: Rupiah Jebol, Subsidi Meledak, Rakyat yang Nanggung

April 29, 2026
HMI–KAHMI Ditegaskan Saling Terikat dalam Pembinaan Kader di Perguruan Tinggi

HMI–KAHMI Ditegaskan Saling Terikat dalam Pembinaan Kader di Perguruan Tinggi

April 29, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

April 30, 2026

KEADILAN PERADABAN DALAM KASUS KEBON BINATANG BANDUNG

April 30, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist