• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Sumber Kegelapan Itu Bernama Jokowi

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
February 18, 2025
in Feature, Politik
0
Saat Rakyat Menggemakan ‘Adili Jokowi’, Prabowo Teriak ‘Hidup Jokowi’: Loyalitas Kepada Siapa?
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik pada Konsultan dan Survei Indonesia (KSI)

Jakarta – Habis Indonesia Darurat, terbitlah Indonesia Gelap. Dan sumber kegelapan Indonesia itu bernama Jokowi.

Ya, setelah beberapa waktu malu viral di media sosial ihwal Peringatan Darurat yang bergambar Burung Garuda dengan latar belakang warna biru, kini viral di dunia maya (media sosial) maupun dunia nyata ihwal peringatan Indonesia Gelap. Bukan lagi Indonesia Darurat, melainkan Indonesia Gelap.

Adapun peringatan Indonesia Darurat diserukan terkait langkah DPR RI yang hendak menganulir Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) No 60 Tahun 2024 melalui revisi Undang-Undang (UU) No 10 Tahun 2016 tentang Pilkada.

Diberitakan, pada Selasa (20/8/2024), MK memutuskan untuk mengubah ambang batas pencalonan kepala daerah melalui Putusan Nomor 60/PUU-XXII/2024 yang dimohonkan Partai Buruh dan Partai Gelora. MK memutuskan ambang batas (threshold) pencalonan kepala daerah tidak lagi sebesar 25 persen perolehan suara partai politik/gabungan partai politik, atau 20 persen kursi DPRD hasil pemilu sebelumnya.

Threshold pencalonan kepala daerah dari partai politik akan disamakan dengan threshold pencalonan kepala daerah jalur independen/perseorangan/nonpartai sebagaimana diatur dalam Pasal 41 dan Pasal 42 Pilkada. Putusan Nomor 60/PUU-XXII/2024 itu terbukti mengubah peta politik pilkada serentak pada 27 November 2024 lalu.

Melalui revisi UU Pilkada, DPR RI juga hendak menolak menjalankan Putusan MK Nomor 70/PUU-XXII/2024 soal syarat usia minimum calon kepala daerah. Dalam putusan itu, MK menegaskan bahwa titik hitung usia minimum calon kepala daerah adalah saat penetapan pasangan calon oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Namun, DPR RI justru memilih mengikuti putusan kontroversial Mahkamah Agung (MA) No 23P Tahun 2024 yang dibuat hanya dalam tempo 3 hari, yakni titik hitung usia minimum calon kepala daerah adalah sejak tanggal pelantikan. Dengan demikian, putra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep yang saat itu baru berusia 36 tahun dapat maju sebagai calon gubernur.

Hal itu menyusul Putusan MK No 90 Tahun 2023 yang meloskan Gibran Rakabuming Raka, putra sulung Jokowi sebagai calon wakil presiden di Pemilihan Presiden 2024.

Beruntunglah, mahasiswa dan demonstran lainnya akhirnya berhasil menggagalkan revisi UU Pilkada dengan menjebol pintu gerbang DPR RI di Senayan, Jakarta. Aksi demo ini juga disemangati oleh peringatan Indonesia Darurat.

Senin (17/2/2025) kemarin, Badan Eksekurif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) menggelar aksi demonstrasi di kawasan Monas, Jakarta. Mereka mengusung tema Indonesia Gelap seperti topik yang sedang viral di media sosial. Salah satu tuntutannya: Adili Jokowi!

Mengapa Jokowi harus diadili? Karena Presiden RI dua periode (2014-2019 dan 2019-2024) itu dianggap sebagai sumber kegelapan itu. Misalnya, ia mewariskan utang luar negeri Indonesia ribuan triliun rupiah yang jatuh tempo dan harus dibayar tahun ini.

Implikasinya, pemerintahan Presiden Prabowo Subianto melakukan efisiensi anggaran hingga Rp306 triliun tahun ini. Akibatnya, banyak terjadi pemotongan anggaran di kementerian dan lembaga. Akibat lanjutannya, banyak program pembangunan yang dibatalkan. Pemutusan hubungan kerja (PHK) pun terjadi di mana-mana.

Di pihak lain, banyak pejabat negara bergaya hidup mewah. Korupsi merajalela, bahkan dengan kerugian negara hingga ratusan triliun rupiah. Korupsi di PT Timah yang melibatkan Harvey Moeis, suami artis Sandra Dewi, yang merugikan keuangan negara hingga Rp300 triliun, misalnya.

Para mahasiswa juga menolak revisi UU Mineral dan Batubara (Minerba) yang akan mengatur kampus mendapat konsesi tambang batubara.

Semua kegelapan itu bersumber pada Jokowi. Apalagi, wong Solo itu dinobatkan sebuah lembaga internasional sebagai salah satu pemimpin terkorup di dunia.

Mahasiswa mendesak sumber kegelapan Indonesia itu diadili!

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Mas Wowo – Jangan Seperti Cowboy, Masuk Kota Hanya Bikin Onar

Next Post

Tunggu Beberapa Hari, Menaker Masih Membahas Aturan THR Ojol

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

Idrus Marham dan Kebangkrutan Moral
Feature

Idrus Marham dan Kebangkrutan Moral

June 15, 2026
Birokrasi

MBG DAN PEKERJAAN BESAR TATA KELOLA NEGARA

June 15, 2026
Siapa Saja Pemakan Duit Pajak dan Hidupnya Hedon?
Feature

Siapa Saja Pemakan Duit Pajak dan Hidupnya Hedon?

June 14, 2026
Next Post
Tunggu Beberapa Hari, Menaker Masih Membahas Aturan THR Ojol

Tunggu Beberapa Hari, Menaker Masih Membahas Aturan THR Ojol

Kunjungan Kerja, Prabowo Gunakan Mobil China GWM Tank 500 di Papua

Mang Aah: Pak Presiden, Pidatomu Curhat-Curhatan! "Jangan Dengar Dari Mayor Tedi"

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Idrus Marham dan Kebangkrutan Moral
Feature

Idrus Marham dan Kebangkrutan Moral

by Karyudi Sutajah Putra
June 15, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Calon Pimpinan KPK 2019-2024 Jakarta - Entah siapa yang memberikan hak kepada Idrus Marham, sehingga bekas...

Read more
Rakyat Melawan!

Rakyat Melawan!

June 13, 2026
TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

June 13, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Idrus Marham dan Kebangkrutan Moral

Idrus Marham dan Kebangkrutan Moral

June 15, 2026

MBG DAN PEKERJAAN BESAR TATA KELOLA NEGARA

June 15, 2026
Ironi Pahit 38 Tahun Mengabdi: Ketika Mobil Pensiunan Polisi Dicuri Rekan Sejawat di Markas Sendiri

Ironi Pahit 38 Tahun Mengabdi: Ketika Mobil Pensiunan Polisi Dicuri Rekan Sejawat di Markas Sendiri

June 15, 2026

DDII Depok Gelar Raker Perdana, Siapkan Program Dakwah 2026–2031

June 14, 2026
TAJEN DI BALI: ARENA JUDI TERORGANISIR JADI KEJAHATAN KERAH PUTIH – TOKOH: HARUS DILEGALISIR UNTUK TUTUP RUANG KEHILANGAN

TAJEN DI BALI: ARENA JUDI TERORGANISIR JADI KEJAHATAN KERAH PUTIH – TOKOH: HARUS DILEGALISIR UNTUK TUTUP RUANG KEHILANGAN

June 14, 2026
Siapa Saja Pemakan Duit Pajak dan Hidupnya Hedon?

Siapa Saja Pemakan Duit Pajak dan Hidupnya Hedon?

June 14, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Idrus Marham dan Kebangkrutan Moral

Idrus Marham dan Kebangkrutan Moral

June 15, 2026

MBG DAN PEKERJAAN BESAR TATA KELOLA NEGARA

June 15, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...