• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home News

Surat Terbuka Untuk Kapolri

Konflik di Papua Semakin Mengerikan

Redaktur Senior 01 by Redaktur Senior 01
September 28, 2023
in News
0
Kelompok Separatis Teroris (KST) Papua Serang Yonif Raider 300/BJW dan Bakar Rumah Warga

Kelompok Separatis Teroris (KST) Papua sedang berlatih di suatu tempat di Papua. (Foto Portal Nawacita)

Share on FacebookShare on Twitter

Surat Terbuka kepada Bapak Kapolri, Bapak Panglima TNI, Bapak Kapolda Papua, dan Bapak Pangdam Cenderawasih Papua

Salam damai dan salam sejahtera.

Ijinkan kami untuk menyampaikan pesan dan saran kepada aparat kepolisian dan TNI yang bertugas di Tanah Papua.

Kami sangat tidak setuju dan menentang dengan keras tindakan penegakkan hukum terhadap institusi Gereja, tokoh – tokoh Gereja dan para pekerja Gereja Kemah Injil (Kingmi) Papua di Distrik Keneyam, Kabupaten Nduga, pada Minggu malam, tanggal 17 September 2023 yang lalu.

Kami ditelpon oleh para pendeta yang dianiaya dan dilukai tubuh mereka selama proses penindakan dan pemeriksaan mereka di kantor polisi Polres Nduga. Kami juga dikirimi sejumlah foto-foto tubuh mereka yang terluka. Sangat sedih dan emosional melihat kejadian ini.

Karena itu kami merasa perlu untuk menyampaikan surat terbuka ini. Kami sangat peduli dengan keadilan dan perdamaian di Nduga dan tanah Papua. Kami mau hidup damai dan harmonis di atas Tanah Papua. Kami tidak mau memperpanjang dendam, kebencian, permusuhan dan saling bunuh di atas Bumi Cenderawasih.

Ijinkan kami untuk memberikan informasi dan saran kepada Bapak Kapolri, Bapak Panglima TNI, Bapak Kapolda, dan Bapak Pangdam.

Informasi pertama:

Dalam sejarah konflik dan kekerasan politik di Papua, aksi-aksi perlawanan bersenjata paling kuat dan militan baru muncul di wilayah Papua Pegunungan saat Papua memasuki era otonomi khusus tahun 2001 ke atas.

Perlawanan bersenjata yang kuat dan militan dari OPM di wilayah pegunungan Papua, dimulai sejak tahun 2004. Tahun dimana Pendeta Elisa Tabuni ditangkap, diinterogasi, disiksa secara brutal dan ditembak mati di Tingginambut, Puncak Jaya, tanggal 16 Agustus 2004.

Goliat Tabuni, Lekagak Telenggeng, dan anggota Jemaat yang lain sangat marah dan mulai mengangkat senjata melakukan perlawanan terhadap negara sejak peristiwa pembunuhan pendeta Tabuni. Wilayah kabupaten Puncak Jaya dan kabupaten Puncak sejak saat itu, menjadi basis perlawanan bersenjata OPM pimpinan Goliat Tabuni.

Kejadian yang sama juga terjadi di wilayah Kabupaten Nduga, Papua. Tokoh-tokoh gereja seperti Silas Kogoya dan Daniel Yudas Kogoya (ayah kandung dari Egianus Kogoya), terpaksa harus angkat senjata melawan negara pada tahun 1990-an karena tidak tahan disiksa dan melihat banyak anggota jemaat gereja ditangkap, disiksa dan dibunuh.

Mereka berdua kemudian bergabung dengan tokoh OPM dari Mimika, Kelly Kwalik, untuk melakukan penyanderaan Tim Ekspedisi Lorentz tahun 1996, demi untuk membangun citra dan sekaligus menarik simpati dan dukungan internasional terhadap perjuangan kemerdekaan Papua.

Pesan refleksi penting dari informasi pertama ini adalah kalau para pendeta dan tokoh-tokoh gereja ditangkap, disiksa dan diperlakukan tidak adil di luar batas perikemanusian, lalu dibunuh, maka akan semakin tumbuh banyak kelompok-kelompok perlawanan bersejata di Papua. Situasi kamtibmas Papua akan semakin memburuk. Semangat orang Papua untuk merdeka dengan perlawanan bersenjata akan semakin membara.

Informasi kedua:

Gereja Kingmi Papua adalah gereja dengan umat terbesar di wilayah Ndugama, Papua. Egianus Kogoya dan kelompoknya adalah bagian dari anggota Jemaat gereja Kingmi Papua.

Bukan berarti gereja Kingmi Papua wilayah Ndugama terlibat dalam mendukung segala aksi kekerasan bersenjata KKB Egianus Kogoya.

Jika pemerintah dan aparat keamanan berniat tulus mau bebaskan sandera Philip Mark Merthenz, pilot Susi Air dari Selandia Baru, maka gereja Kingmi Papua wilayah Ndugama, bisa memainkan peran fasilitator dan mediator dengan baik.

Namun dengan kejadian ini, akibat kekeliruan persepsi terhadap gereja Kingmi Papua di Nduga, sebagai penyuplai bahan makanan dan logistik kepada Egianus Kogoya, maka nasib pilot Philip M. Merthenz sedang dalam bahaya. Dan proses negosiasi yang kami coba bangun dengan kelompok Egianus Kogoya selama ini pun ikut terganggu.

Pesan refleksi dari informasi kedua adalah gereja Kingmi Papua di Nduga itu, alat kontak yang efektif yang bisa digunakan pemerintah dan aparat keamanan untuk berkomunikasi dari hati ke hati dengan kelompok Egianus Kogoya. Jangan merusak alat atau intrumen efektif komunikasi publik ini dengan tindakan penegakan hukum yang berlebihan.

Selanjutnya saran yang bisa kami sampaikan adalah:

Pertama, Bapak Kapolda Papua dan Bapak Pangdam Cenderawasih harus segera meminta maaf secara langsung kepada pendeta dan tokoh-tokoh gereja Kingmi Papua klasis wilayah Nduga, Papua. Permintaan maaf adalah “air” yang akan memadamkan kobaran api kemarahan dan perlawanan bersenjata yang lebih besar dan lebih militan.

Kedua, aparat keamanan TNI dan Polri, harus bisa segera bertanggungjawab mengobati luka-luka di tubuh para pendeta dan tokoh gereja Kingmi Keneyam, Nduga. Bertanggungjawab juga mengganti semua biaya kerusakan bangunan gereja dan rumah sekertariat gereja.

Ketiga, lakukan penebalan pasukan keamanan di wilayah perbatasan RI dan PNG. Karena kata-kata rasis dan penghinaan yang diucapkan aparat keamanan terhadap para anggota DPRD Nduga pada tanggal 17 September 2023 yang lalu, membuat elit politik dan oknum-oknum pejabat di Nduga semakin bersemangat untuk menyiapkan uang bagi pengadaan senjata dan amunisi.

Sebelum peristiwa 17 September ini saja, sudah ada uang milyaran rupiah yang mengalir ke tokoh-tokoh OPM di PNG untuk membeli senjata dan amunisi di Bougainville. Karena itu, perbatasan darat dan laut RI dan PNG, harus terus diperketat perlintasan barang dan manusia.

Keempat, kalau mau merebut hati dan pikiran orang Papua, jangan sakiti dan lukai para pendeta dan perempuan Papua. Apalagi para pendeta dan hamba-hamba Tuhan yang melayani dengan setia di wilayah-wilayah pedalaman dan terisolir, seperti di kabupaten Nduga, Papua. Mereka kadang digaji, kadang tidak digaji dan dilupakan oleh sinodenya di ibu kota Provinsi. Tetapi mereka tetap setia melayani dengan keterbatasan ekonomi keluarganya.

Lalu aparat keamanan datang menuduh mereka tanpa alat bukti yang cukup, menangkap, menyiksa dan membunuh mereka. Itu perbuatan sangat melukai hati kami semua orang Papua. Itu pasti akan memantik kemarahan dan kebencian yang membunca, yang akan berakhir dengan aksi-aksi perlawanan bersenjata yang semakin radikal dan militan.

Kelima, Kapolres Nduga, aparat kepolisian dan TNI organik dan non organik yang bertugas di Nduga, perlu dievaluasi dan operasi-operasi intelejen perlu diperbaiki dan ditinjau kembali. Berikan informasi dan data intelejen yang benar dan akurat, serta terverifikasi. Karena masih ditemukan data intelejen yang “setengah benar” sehingga fatal dalam operasi penegakkan hukum di Nduga dan wilayah Papua Pegunungan.

Demikian surat terbuka ini kami sampaikan. Terimakasih.

Hormat kami,
Marinus Mesak Yaung
Dosen Universitas Cenderawasih

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Tugas Baru Lagi Untuk Luhut, Apa Itu Integrasi Transportasi?

Next Post

INDONESIA MENUNGGU KEHANCURAN NYA AKIBAT SALAH KELOLAH NEGARA.

Redaktur Senior 01

Redaktur Senior 01

Related Posts

MMS Sambut Baik Langkah Kementerian Kebudayaan Sederhanakan Proses Dana Indonesia Raya 2026
daerah

MMS Sambut Baik Langkah Kementerian Kebudayaan Sederhanakan Proses Dana Indonesia Raya 2026

April 19, 2026
Pertamax Bakal Naik Jadi Rp16.000 per Liter? Ini Penjelasan Pertamina
Layanan Publik

Daftar Lengkap Harga BBM se-Indonesia per 18 April 2026!

April 19, 2026
Mobil Listrik Tak Lagi Otomatis Bebas Pajak, Pemerintah Terapkan Skema Baru
Layanan Publik

Mobil Listrik Tak Lagi Otomatis Bebas Pajak, Pemerintah Terapkan Skema Baru

April 18, 2026
Next Post
MEREKAYASA KUDETA TERHADAP KONSITUSI .

INDONESIA MENUNGGU KEHANCURAN NYA AKIBAT SALAH KELOLAH NEGARA.

Cak Imin optimistis raih banyak Suara di Banyuwangi

Cak Imin optimistis raih banyak Suara di Banyuwangi

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi
Feature

Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

by Karyudi Sutajah Putra
April 19, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Jusuf Kalla (JK) sudah membuka front pertempuran....

Read more
JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

April 19, 2026
Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

April 17, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat

Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat

April 20, 2026
MBG: Gagasan Lama, Eksekusi Tergesa, dan Arah yang Kabur

MBG: Gagasan Lama, Eksekusi Tergesa, dan Arah yang Kabur

April 20, 2026

Mengelola Risiko DSR 40%: Ketika Negara Seperti Keluarga yang Terlilit Cicilan di Tengah Dunia yang Bergejolak

April 20, 2026

Inspirasi Kecil di Senja itu dan Coretan Indah Ali Syarief

April 19, 2026
Sikat dan Semir Sepatu: Puncak Absurditas Anggaran “Bakar Duit” Badan Gizi Nasional

Sikat dan Semir Sepatu: Puncak Absurditas Anggaran “Bakar Duit” Badan Gizi Nasional

April 19, 2026
Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

April 19, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat

Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat

April 20, 2026
MBG: Gagasan Lama, Eksekusi Tergesa, dan Arah yang Kabur

MBG: Gagasan Lama, Eksekusi Tergesa, dan Arah yang Kabur

April 20, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist