• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Economy

Swasembada atau Sandera: Menata Ulang Darah Baru Kelembagaan Pangan

Ir Entang Sastraatmaja by Ir Entang Sastraatmaja
June 23, 2025
in Economy, Feature
0
Pemerintah Pastikan Gelontorkan Beras cadangan di Perum Bulog Untuk Stabilisasi Harga
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Entang Sastreatmadja – (Ketua Dewan Pakar DPD HKTI Jawa Barat)


Dalam beberapa waktu belakangan, istilah swasembada pangan kembali ramai diperbincangkan. Mulai dari Presiden hingga kepala desa, semua tampak antusias mengangkat tema ini. Tapi mari kita jujur: apakah wacana ini akan menghangat seandainya tidak diangkat langsung oleh Presiden terpilih Prabowo dan Kabinet Merah Putih-nya? Rasanya tidak.

Swasembada pangan bukan isu baru. Ia seperti lagu lawas yang diputar ulang—ada yang menyukainya, ada yang bosan. Perbedaan generasi menimbulkan perbedaan selera: generasi kolonial tentu tidak sama dengan generasi milenial. Namun, sejarah mencatat, sejak awal reformasi dua dekade lalu, wacana tentang swasembada pelan-pelan tergeser oleh istilah lain: ketahanan pangan, kemandirian pangan, dan yang belakangan populer, kedaulatan pangan.

Sayangnya, semua istilah itu masih sebatas jargon. Sebab, syarat utama untuk mewujudkan ketiganya—yakni swasembada pangan—belum juga terpenuhi. Tanpa swasembada, ketahanan dan kedaulatan pangan hanya akan menjadi mimpi kosong.

Faktanya, selama hampir 80 tahun Indonesia merdeka, kita belum pernah mencapai swasembada pangan secara utuh. Yang sempat dicapai hanyalah swasembada beras—itu pun bersifat musiman, kadang tercapai, kadang tidak. Padahal yang dibutuhkan adalah swasembada beras yang berkelanjutan.

Perlu ditegaskan, swasembada pangan bukan sekadar swasembada beras. Swasembada pangan merupakan akumulasi dari kemandirian atas berbagai komoditas strategis seperti beras, jagung, kedelai, daging sapi, gula, bawang putih, dan lainnya. Ironisnya, sebagian besar komoditas itu masih kita impor.

Maka, mengejar swasembada pangan dalam tiga tahun ke depan jelas tidak realistis. Bahkan untuk swasembada beras pun, jalan kita masih terjal. Apalagi beberapa komoditas seperti kedelai dan bawang putih tumbuh lebih optimal di negara beriklim subtropis—ini tantangan geografis yang harus dihadapi dengan cerdas, bukan sekadar semangat.

Oleh karena itu, mari lebih realistis dan fokus: “Pencapaian Swasembada Pangan, utamanya Beras.” Ini lebih konkret dan terukur. Tetapi swasembada beras yang hanya mengejar produksi semata tanpa meningkatkan kesejahteraan petani, justru bisa menjadi jebakan.

Bayangkan, menurut BPS, 47,94% penduduk miskin ekstrem berasal dari sektor pertanian. Artinya, di tengah gembar-gembor produksi beras yang melimpah, para petani gurem dan buruh tani justru hidup di bawah garis kemiskinan. Maka, arah baru swasembada beras seharusnya adalah: “Swasembada yang Menyejahterakan Petani.”

Dalam konteks inilah, rencana Pemerintah untuk mengeluarkan Perum Bulog dari status BUMN menjadi sangat relevan. Bulog seharusnya bukan sekadar perusahaan plat merah, tetapi lembaga negara yang berpihak pada petani. Revitalisasi Bulog adalah jalan menuju keadilan ekonomi pangan.

Produksi pangan yang melimpah tidak otomatis mendongkrak pendapatan petani. Banyak faktor yang menentukan, dan salah satunya adalah harga jual di tingkat petani. Fakta di lapangan menunjukkan bahwa petani tidak memiliki daya tawar yang kuat; harga lebih ditentukan oleh bandar dan tengkulak yang acap kali menekan keuntungan petani.

Oleh sebab itu, komitmen politik untuk menjadikan Bulog sebagai offtaker yang membeli hasil panen dengan harga layak sangat penting. Bulog harus menjadi sahabat sejati petani, bukan sekadar penyalur logistik negara. Ia harus hadir untuk melindungi dan membela mereka dari praktik yang memarginalkan kehidupan petani.


Penutup: Harapan dari Darah Baru

Kelembagaan pangan yang kita miliki saat ini memerlukan darah baru—visi baru, keberpihakan baru, dan keberanian politik untuk berpihak pada petani. Swasembada bukan hanya soal angka produksi, melainkan juga soal keadilan sosial di sawah dan ladang.

Kalau tidak sekarang, kapan lagi?

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

PRABOWO DAN POLITIK BEBAS AKTIF 2.0

Next Post

Startup AS Ini Ciptakan Pembangkit Listrik Tenaga Air Tanpa Sungai dan Bendungan

Ir Entang Sastraatmaja

Ir Entang Sastraatmaja

Related Posts

Economy

Manajemen Risiko Kebijakan Program Terpadu Pencegahan Open Drug Scene di Kawasan Perkotaan Indonesia (Studi Banding Kensington Avenue, Philadelphia dan Kawasan Pasar Senen, Jakarta)

April 27, 2026
Ekonomi Kita: Alarm Darurat, Tapi Yang Sibuk Justru Retorika
Economy

Ekonomi Kita: Alarm Darurat, Tapi Yang Sibuk Justru Retorika

April 27, 2026
Merawat Akar di Tanah Rantau: Halal Bihalal IKM Pare yang Tak Pernah Putus
Feature

Merawat Akar di Tanah Rantau: Halal Bihalal IKM Pare yang Tak Pernah Putus

April 27, 2026
Next Post
Startup AS Ini Ciptakan Pembangkit Listrik Tenaga Air Tanpa Sungai dan Bendungan

Startup AS Ini Ciptakan Pembangkit Listrik Tenaga Air Tanpa Sungai dan Bendungan

Jokowi Butuh Karantina?

Ghibah Medis Ajudan Jokowi: "Yang Sakit Kulitnya, yang Bingung Rakyatnya"

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan
Crime

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

by fusilat
April 27, 2026
0

Jakarta-FusilatNews.- Suharyono alias Dobrak (42), yang sehari-hari bekerja sebagai buruh harian lepas, kini menyandang status tersangka berdasarkan Surat Ketetapan Tersangka...

Read more
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

April 24, 2026
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

RPP Tugas TNI: Wujud Remiliteriasi yang Bahayakan Kehidupan Demokrasi

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Manajemen Risiko Kebijakan Program Terpadu Pencegahan Open Drug Scene di Kawasan Perkotaan Indonesia (Studi Banding Kensington Avenue, Philadelphia dan Kawasan Pasar Senen, Jakarta)

April 27, 2026
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Ekonomi Kita: Alarm Darurat, Tapi Yang Sibuk Justru Retorika

Ekonomi Kita: Alarm Darurat, Tapi Yang Sibuk Justru Retorika

April 27, 2026
Merawat Akar di Tanah Rantau: Halal Bihalal IKM Pare yang Tak Pernah Putus

Merawat Akar di Tanah Rantau: Halal Bihalal IKM Pare yang Tak Pernah Putus

April 27, 2026
PBNU: SKANDAL POLITIK – DARI INFILTRASI ZIONIS HINGGA ALIRAN DANA HARAM, MARWAH NU TERGERUS

Jaga NU dari Para Penghamba Kekuasaan

April 27, 2026
Ketika Tembakan Membungkam Retorika: Ironi Trump dan Pers

Ketika Tembakan Membungkam Retorika: Ironi Trump dan Pers

April 27, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Manajemen Risiko Kebijakan Program Terpadu Pencegahan Open Drug Scene di Kawasan Perkotaan Indonesia (Studi Banding Kensington Avenue, Philadelphia dan Kawasan Pasar Senen, Jakarta)

April 27, 2026
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...