• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Economy

Swasembada Pangan: Jalan Kedaulatan yang Kian Terjal

Ir Entang Sastraatmaja by Ir Entang Sastraatmaja
November 5, 2025
in Economy, Feature
0
Swasembada Pangan: Jalan Kedaulatan yang Kian Terjal
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Entang Sastraatmadja

Swasembada pangan bukan sekadar target ekonomi atau statistik produksi. Ia adalah nilai filosofi tentang kemandirian bangsa, tentang kemampuan berdiri di atas kaki sendiri tanpa tunduk pada ketergantungan impor yang melemahkan sendi-sendi kedaulatan.

Secara filosofis, swasembada pangan mengandung beberapa makna penting:

  1. Kemampuan Memenuhi Kebutuhan Sendiri.
    Swasembada pangan mencerminkan kemampuan suatu bangsa untuk memenuhi kebutuhan pangan tanpa bergantung pada impor dari luar negeri.

  2. Ketahanan dan Kemandirian.
    Ia menjadi wujud nyata dari ketahanan pangan — kemampuan memenuhi kebutuhan secara stabil dan berkelanjutan — sekaligus simbol kemandirian dalam mengelola sumber daya pertanian dan alamnya sendiri.

  3. Kesejahteraan Masyarakat.
    Pangan yang cukup, stabil, dan terjangkau berdampak langsung pada meningkatnya kualitas hidup dan kesehatan rakyat.

  4. Kedaulatan Bangsa.
    Swasembada pangan adalah bentuk kontrol dan kendali negara terhadap sumber daya strategis yang menentukan masa depan rakyatnya.

Dalam konteks Indonesia, nilai-nilai tersebut berkelindan erat dengan Pancasila, terutama sila ke-5: “Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia.” Keadilan sosial di bidang pangan bermakna bahwa setiap rakyat berhak atas ketersediaan pangan yang layak, sementara negara wajib menjamin keberlanjutan sistem pangan yang adil bagi semua.

Presiden Prabowo menempatkan swasembada pangan sebagai salah satu program prioritas nasional dengan sejumlah alasan strategis:

  • Menjawab Tantangan Global.
    Ketahanan pangan menjadi kunci menghadapi krisis global yang makin kompleks, termasuk ancaman geopolitik dan perubahan iklim.

  • Meningkatkan Kesejahteraan Petani.
    Petani adalah ujung tombak. Swasembada pangan diharapkan menjadi jalan untuk memperbaiki kesejahteraan mereka dan menumbuhkan kebanggaan atas profesi petani.

  • Membangun Sistem Pangan Berkelanjutan.
    Kemandirian pangan tak cukup hanya dengan meningkatkan produksi, tetapi juga membangun sistem yang berkelanjutan dan berkeadilan.

  • Mengurangi Ketergantungan Impor.
    Mengandalkan impor adalah bentuk kerapuhan ekonomi. Swasembada pangan menegaskan semangat berdikari dalam arti yang sejati.

Namun, di balik semangat itu, jalan menuju swasembada pangan tidaklah mulus. Indonesia masih dihadapkan pada beragam tantangan besar:

  • Dampak perubahan iklim yang mengganggu pola tanam dan panen.

  • Keterbatasan infrastruktur irigasi dan kebutuhan investasi yang besar.

  • Kendala distribusi dan logistik yang belum efisien.

  • Produktivitas pertanian yang fluktuatif, serta

  • Minimnya keterlibatan petani lokal dalam proses perencanaan dan kebijakan.

Untuk itu, pemerintah perlu berfokus pada empat hal penting:

  1. Peningkatan Produktivitas Pertanian.
    Melalui modernisasi alat dan penerapan teknologi tepat guna.

  2. Perbaikan Sistem Distribusi.
    Dengan infrastruktur transportasi yang efisien agar hasil panen cepat sampai ke pasar.

  3. Adaptasi terhadap Perubahan Iklim.
    Melalui kebijakan pertanian berkelanjutan dan ramah lingkungan.

  4. Kolaborasi Nyata dengan Petani Lokal.
    Petani harus dilibatkan bukan hanya sebagai pelaksana, tapi juga perancang kebijakan.

Swasembada pangan tidak bisa dicapai hanya dengan slogan dan program. Ia menuntut terobosan cerdas dan kebijakan visioner. Beberapa langkah strategis yang perlu segera diterapkan antara lain:

  • Pertanian Cerdas Iklim: menerapkan teknik adaptif terhadap perubahan cuaca.

  • Teknologi Irigasi Otomatis: efisiensi air dan tenaga.

  • Penggunaan Pupuk Organik: menjaga kesuburan tanah dan keberlanjutan lingkungan.

  • Bibit Unggul dan Digitalisasi Pertanian: meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan daya saing.

Kebijakan pangan yang tangguh bukan hanya tentang ketersediaan beras, tetapi tentang menegakkan martabat bangsa. Swasembada pangan adalah ujian sejauh mana Indonesia benar-benar merdeka — bukan hanya secara politik, tetapi juga secara ekonomi dan spiritual.

(Penulis adalah Ketua Dewan Pakar DPD HKTI Jawa Barat)

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Badut Politik Itu Bernama Budi Arie Setiadi

Next Post

CHINA VS AS: ANTARA SUN TZU DAN CLAUSEWITZ

Ir Entang Sastraatmaja

Ir Entang Sastraatmaja

Related Posts

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif
Feature

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

April 15, 2026
Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?
Feature

Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

April 15, 2026
Bisnis

Membangun Mitra dengan Offtaker Industri, Membangun Kualitas Unggul untuk Business Sustainability (Standarisasi Usia Panen, Distilasi, dan Logistik Kualitas Daun)

April 15, 2026
Next Post
CHINA VS AS: ANTARA SUN TZU DAN CLAUSEWITZ

CHINA VS AS: ANTARA SUN TZU DAN CLAUSEWITZ

Jokowi Sudah Kehilangan Nalar Sehatnya

Untuk Apa Uang Yang Disembunyikan di Bunker Jokowi?

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”
Crime

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

by Karyudi Sutajah Putra
April 15, 2026
0

Jakarta--FusilatNews - Kasus kekerasan seksual yang terjadi di Universitas Indonesia (UI) serta ekspresi misoginis dan seksis yang mengarah pada normalisasi...

Read more
Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

April 13, 2026
Jawaban Nasdem Terkait Tudingan Uang Rp 30 M  Disita KPK, Akan Digunakan Untuk Keluarga Nyaleg

Tertipu, Ahmad Sahroni Berkasus dengan KPK?

April 11, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

April 15, 2026
Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

April 15, 2026
KPK Sikat Barang Faizal Assegaf, Jejak Kasus Bea Cukai Makin Terbuka

KPK Sikat Barang Faizal Assegaf, Jejak Kasus Bea Cukai Makin Terbuka

April 15, 2026
Catatan Pinggir: Haji dan Citra Kementerian yang Tercemar – Quota Bisa Tinggal 50%

Haji 2026 Dimulai Lebih Awal, Jemaah RI Terbang 22 April–1 Juli: Siapkah Semua Pihak?

April 15, 2026

Membangun Mitra dengan Offtaker Industri, Membangun Kualitas Unggul untuk Business Sustainability (Standarisasi Usia Panen, Distilasi, dan Logistik Kualitas Daun)

April 15, 2026
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

April 15, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

April 15, 2026
Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

April 15, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...