• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Tahun Prihatin bagi Dunia Perhotelan Non-Bintang di Indonesia Tahun 2024

Ali Syarief by Ali Syarief
December 19, 2024
in Feature
0
Tahun Prihatin bagi Dunia Perhotelan Non-Bintang di Indonesia Tahun 2024
Share on FacebookShare on Twitter

Purawakarta-LaderaTahun 2024 menjadi periode penuh tantangan bagi sektor perhotelan, terutama hotel non-bintang di berbagai daerah di Indonesia. Ketika industri pariwisata masih berusaha pulih dari dampak pandemi, berbagai masalah baru muncul, mengakibatkan tingkat okupansi yang rendah. Keadaan ini semakin diperparah dengan lambatnya pergerakan ekonomi, menurunnya daya beli masyarakat, serta berbagai kebijakan yang dianggap kurang mendukung pelaku usaha kecil di sektor pariwisata.

Okupansi yang Kian Menurun

Data dari Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) menunjukkan bahwa tingkat okupansi hotel non-bintang secara nasional hanya mencapai rata-rata 30-40% pada semester pertama 2024, jauh di bawah tingkat normal yang biasanya berada di kisaran 60-70%. Penurunan ini terjadi merata, dari kawasan urban seperti Jabodetabek hingga destinasi wisata populer seperti Yogyakarta dan Bali.

Di Yogyakarta, misalnya, pemilik hotel non-bintang mengeluhkan bahwa hanya pada akhir pekan mereka dapat mencapai okupansi 50%. Hari-hari biasa, kamar-kamar hotel cenderung kosong. Hal serupa terjadi di Medan dan Surabaya, di mana banyak tamu mengeluh tentang tarif yang tidak kompetitif jika dibandingkan dengan akomodasi berbasis daring seperti homestay atau guest house yang dikelola individu.

Dampak Pemutusan Hubungan Kerja (PHK)

Tekanan ekonomi yang dihadapi hotel non-bintang berdampak langsung pada tenaga kerja. Menurut laporan PHRI, setidaknya 15.000 pekerja hotel non-bintang telah kehilangan pekerjaan sejak awal 2024. Di Bali, yang biasanya menjadi pusat pariwisata, banyak hotel kecil terpaksa mengurangi tenaga kerja hingga 50% karena tidak mampu membayar gaji.

Masalah ini juga muncul di kota-kota besar seperti Jakarta dan Bandung. Di Bandung, beberapa hotel non-bintang bahkan memilih menghentikan operasionalnya sementara, menunggu kondisi pasar membaik. Langkah ini berdampak pada ratusan pekerja yang terpaksa kehilangan sumber penghasilan.

Faktor Penyebab

  1. Penurunan Daya Beli Masyarakat
    Laju inflasi yang tinggi di awal tahun 2024 menyebabkan menurunnya daya beli masyarakat. Berlibur atau menginap di hotel bukan lagi menjadi prioritas, terutama bagi kalangan menengah ke bawah yang menjadi target utama hotel non-bintang.
  2. Dominasi Platform Digital
    Kehadiran aplikasi pemesanan online membawa tantangan tersendiri. Banyak pengelola hotel non-bintang merasa “diperas” oleh komisi tinggi yang dikenakan oleh platform digital. Di sisi lain, tarif yang dipatok tidak sesuai dengan biaya operasional.
  3. Kurangnya Dukungan Pemerintah
    Beberapa pelaku usaha mengkritik pemerintah yang dianggap lebih fokus pada pengembangan infrastruktur besar, seperti pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), dibandingkan memberikan subsidi atau insentif kepada sektor perhotelan kecil.

Situasi di Daerah Lain

Di Sumatera Barat, khususnya Bukittinggi, para pengusaha hotel non-bintang juga mengeluhkan kebijakan promosi pariwisata yang dianggap tidak menyentuh sektor akomodasi kecil. Di Kalimantan Timur, tingkat kunjungan wisatawan yang rendah akibat pembatasan akses transportasi turut memperburuk situasi hotel non-bintang.

Solusi yang Ditawarkan

  1. Subsidi dan Insentif
    Pemerintah dapat memberikan subsidi langsung kepada hotel non-bintang atau mengurangi pajak hiburan dan layanan sebagai bentuk dukungan.
  2. Pelatihan dan Digitalisasi
    Pengelola hotel perlu diberikan pelatihan untuk memanfaatkan teknologi dan meningkatkan daya saing mereka di platform digital.
  3. Promosi Pariwisata yang Lebih Merata
    Pemerintah daerah perlu meningkatkan promosi pariwisata lokal dengan menggandeng pelaku usaha kecil.

Penutup

Tahun 2024 adalah tahun keprihatinan bagi dunia perhotelan non-bintang. Dengan tingkat okupansi yang rendah, gelombang PHK, dan tantangan yang semakin berat, sektor ini memerlukan perhatian serius dari berbagai pihak. Jika masalah ini tidak segera diatasi, masa depan sektor perhotelan kecil di Indonesia akan semakin suram. Diperlukan kerja sama antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat untuk mengembalikan kejayaan industri pariwisata, sekaligus menyelamatkan ribuan pekerja yang bergantung pada sektor ini.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

TERNYATA AMANDEMEN UUD 1945 ITU TIDAK SAH. TELAH TERJADI KUDETA KONSTITUSI.

Next Post

NU “Hamil Tua”

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

JK & Seekor Gajah
Feature

JK & Seekor Gajah

April 21, 2026
KETIKA PRESIDEN BICARA DENGAN MASYARAKAT
Feature

Alergi Kritik, Tanda Tak Siap Memimpin

April 21, 2026
Jokowi Merendah, Buzzer Menggila: Merespon Pernyataan JK
Feature

Jokowi Merendah, Buzzer Menggila: Merespon Pernyataan JK

April 21, 2026
Next Post

NU "Hamil Tua"

Eks Menkominfo Budi Arie Diperiksa di Bareskrim Polri

Eks Menkominfo Budi Arie Diperiksa di Bareskrim Polri

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
JK & Seekor Gajah
Feature

JK & Seekor Gajah

by Karyudi Sutajah Putra
April 21, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Gajah itu panjang. Itu bila hanya dilihat...

Read more
Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

April 19, 2026
JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

April 19, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka Ā Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka Ā Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – ā€œ Pemimpin itu Tak Berbohongā€

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – ā€œ Pemimpin itu Tak Berbohongā€

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Wapres Gibran Traktir Anak Yatim Belanja Buku di Timika

Wapres Gibran Traktir Anak Yatim Belanja Buku di Timika

April 21, 2026
JK & Seekor Gajah

JK & Seekor Gajah

April 21, 2026
Harga BBM Nonsubsidi Naik Mulai Hari Ini, Berikut Daftar Lengkapnya

DPR Ingatkan Dampak Kenaikan BBM Nonsubsidi, Kelompok Rentan Terancam Terjepit

April 21, 2026
KETIKA PRESIDEN BICARA DENGAN MASYARAKAT

Alergi Kritik, Tanda Tak Siap Memimpin

April 21, 2026
Jokowi Merendah, Buzzer Menggila: Merespon Pernyataan JK

Jokowi Merendah, Buzzer Menggila: Merespon Pernyataan JK

April 21, 2026

Pilihan yang Bukan Pilihan

April 21, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Wapres Gibran Traktir Anak Yatim Belanja Buku di Timika

Wapres Gibran Traktir Anak Yatim Belanja Buku di Timika

April 21, 2026
JK & Seekor Gajah

JK & Seekor Gajah

April 21, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

Ā© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

Ā© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist