• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Crime

Tak Ada yang Bisa Melindungi Jokowi

Ali Syarief by Ali Syarief
October 25, 2025
in Crime, Feature, Tokoh/Figur
0
Tak Ada yang Bisa Melindungi Jokowi
Share on FacebookShare on Twitter

Pada akhirnya, tak ada benteng kekuasaan yang cukup kokoh untuk melindungi seseorang dari kesalahannya sendiri. Tak ada pagar istana yang sanggup menahan arus waktu, apalagi sejarah. Bagi Joko Widodo, waktu itu kian dekat. Bukan karena fitnah, bukan pula karena konspirasi politik—melainkan karena kesalahannya faktual. Terukur. Tercatat.

Realitas hari ini berbicara dengan lantang: pelanggaran hukum yang nyata, penyelewengan kekuasaan yang terang-benderang, nepotisme yang vulgar, dan kebohongan publik yang berulang. Semua tersusun rapi dalam satu bab sejarah yang kelak akan dibuka oleh bangsa ini dengan rasa getir—bahwa seorang presiden yang dulu dielu-elukan karena kesederhanaannya, akhirnya terperosok ke dalam kubangan kekuasaan yang ia ciptakan sendiri.

Nepotisme bukan sekadar kata yang diucapkan oposisi. Ia hidup dalam praktik: anak menjadi wali kota, kemudian wakil presiden; menantu didorong menjadi gubernur; adik bungsu memimpin partai. Sebuah dinasti yang dibangun atas nama meritokrasi palsu, diselimuti narasi “anak muda berprestasi” untuk menutupi kenyataan bahwa jabatan publik kini diwariskan seperti harta keluarga.

Lalu hukum—apa kabar hukum? Di tangan Jokowi, hukum bukan lagi alat keadilan, melainkan perisai politik. Aparat penegak hukum dijadikan instrumen kekuasaan, sementara para koruptor yang dekat dengan lingkar istana dibiarkan bernapas lega. Ketika kritik dianggap ancaman, dan oposisi dikriminalisasi, di situlah demokrasi mulai kehilangan denyutnya.

Namun waktu, sebagaimana sejarah, tak bisa disogok. Ia bekerja pelan, tetapi pasti. Satu per satu tabir kebenaran akan terbuka, dan semua nama yang pernah berlindung di balik kekuasaan akan kehilangan daya. Jokowi bisa mencoba bertahan dengan simbol-simbol kesederhanaan lamanya—baju putih, blusukan, atau gaya rakyat jelata—tapi publik sudah tahu bahwa semua itu kini hanya kostum politik yang lusuh.

Rakyat mungkin belum bersuara serentak. Tapi kesadaran publik sedang tumbuh, diam-diam, di ruang-ruang yang tak terjangkau buzzer dan propaganda. Di warung kopi, di media sosial yang tak lagi bisa dikendalikan, di hati mereka yang dulu percaya tapi kini merasa dikhianati. Kesadaran itu yang akan menjadi gelombang sejarah berikutnya.

Tak ada yang bisa melindungi Jokowi dari dirinya sendiri. Sebab semua pelanggaran yang ia lakukan bukanlah hasil tafsir, melainkan fakta. Ia meninggalkan jejak digital, dokumen anggaran, rekaman pernyataan, dan keputusan-keputusan politik yang saling menguatkan satu sama lain—menjadi bukti bahwa kekuasaan telah disalahgunakan untuk kepentingan pribadi dan keluarga.

Ketika sejarah kelak menulis bab tentang era Jokowi, ia mungkin tidak akan ditulis sebagai diktator, tapi juga bukan sebagai negarawan. Ia akan dikenang sebagai simbol kontradiksi: pemimpin yang datang dari rakyat, namun meninggalkan rakyat demi kekuasaan.

Dan di situlah titik akhirnya. Bukan karena oposisi menjatuhkannya, bukan pula karena hukum akhirnya tegas, tapi karena waktu telah menuntut balas. Karena kebenaran, meski tertunda, tak pernah mati.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Radar Nurani dan Intelektual Para Penyidik KPK Tumpul

Next Post

BEYOND SWASEMBADA BERAS: Saatnya Indonesia Naik Kelas dalam Kedaulatan Pangan

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Reshuffle Kabinet “4L”
Birokrasi

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026
Prabowo Itu Mau Apa? Merampingkan atau Menggemukan Kabinet di Tengah Kinerja yang Dipertanyakan
Birokrasi

Prabowo Itu Mau Apa? Merampingkan atau Menggemukan Kabinet di Tengah Kinerja yang Dipertanyakan

April 27, 2026
Cross Cultural

Kejujuran Menang di Jepang, Mungkinkah di Indonesia?

April 27, 2026
Next Post
Harga Cabai hingga Beras Kompak Melonjak

BEYOND SWASEMBADA BERAS: Saatnya Indonesia Naik Kelas dalam Kedaulatan Pangan

Kekuasaan Berputar dan Soeharto Pun Menjadi Pahlawan

Kekuasaan Berputar dan Soeharto Pun Menjadi Pahlawan

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Reshuffle Kabinet “4L”
Birokrasi

Reshuffle Kabinet “4L”

by Karyudi Sutajah Putra
April 27, 2026
0

Jakarta - Untuk kelima kalinya sejak dilantik sebagai Presiden RI pada 21 Oktober 2024, Prabowo Subianto melakukan reshuffle atau perombakan...

Read more
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Reshuffle Kabinet “4L”

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026
Prabowo Itu Mau Apa? Merampingkan atau Menggemukan Kabinet di Tengah Kinerja yang Dipertanyakan

Prabowo Itu Mau Apa? Merampingkan atau Menggemukan Kabinet di Tengah Kinerja yang Dipertanyakan

April 27, 2026

Kejujuran Menang di Jepang, Mungkinkah di Indonesia?

April 27, 2026

MENGGUGAT ETIKA KELUARGA DALAM RUANG NEGARA

April 27, 2026
Prabowo Lantik 6 Pejabat Baru Kabinet Merah Putih di Istana Negara

Prabowo Lantik 6 Pejabat Baru Kabinet Merah Putih di Istana Negara

April 27, 2026
RPP Manajemen ASN: Karpet Merah Dwifungsi dan Ilusi Resiprokalitas yang “Omong Kosong”

RPP Manajemen ASN: Karpet Merah Dwifungsi dan Ilusi Resiprokalitas yang “Omong Kosong”

April 27, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Reshuffle Kabinet “4L”

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026
Prabowo Itu Mau Apa? Merampingkan atau Menggemukan Kabinet di Tengah Kinerja yang Dipertanyakan

Prabowo Itu Mau Apa? Merampingkan atau Menggemukan Kabinet di Tengah Kinerja yang Dipertanyakan

April 27, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...