• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Tantangan Tahun Politik

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
April 19, 2023
in Feature
0
Investor Politik Jelmaan Oligarki

Investor Politik Jelmaan Oligarki

Share on FacebookShare on Twitter


Oleh: Ahmad Doli Kurnia Tandjung

Jakarta – Beragam spekulasi muncul sejak tahun lalu terkait jadi-tidaknya pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak 2024. Mulai dari isu perpanjangan masa jabatan presiden, penundaan pemilu, kredibilitas Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang dipertanyakan, efek gugatan Partai Prima di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, serta independensi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Masih ada beberapa anomali lainnya yang membuat publik bingung terkait realisasi hajatan lima tahunan tersebut.

Komisi II DPR yang bertanggung jawab mengawal setiap tahapan proses Pemilu 2024 di parlemen,sangat concern dengan setiap perkembangan yang terjadi. Meski demikian, seluruh fraksi di Senayan sepakat bahwa pemilu harus berjalan sesuai amanat konstitusi. Tulisan ini mencoba menjelaskan kepada masyarakat terkait sejumlah tantangan pelaksanaan pemilu ke depan.

Pertama, isu penundaan pemilu atau perpanjangan masa jabatan presiden, saat ini sudah tidak perlu dikhawatirkan lagi. Mengingat Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah mengeluarkan Perppu Nomor 1 Tahun 2022 yang merupakan perubahan atas UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum. Perppu tersebut bisa dimaknai bahwa pemerintah berkomitmen mendorong pemilihan nasional berjalan sesuai jadwal.

Bahwa ada pihak-pihak di lingkaran kekuasaan yang (terkadang) masih saja memancing di air keruh, atau berupaya menyelundupkan kepentingan masing-masing, saya menganggap itu bagian dari tantangan konsolidasi demokrasi yang juga terjadi di banyak negara.

Yang terpenting, pemimpin nasional kita, Presiden, telah menunjukkan gestur politik untuk tidak mau dijebak dalam kubangan pelanggaran konstitusi. Gestur itu semakin tebal dengan endorsement Jokowi ke Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo sebagai calon penerusnya. Terkait dukung-mendukung bakal capres, kita bisa berbeda pendapat. Namun poinnya adalah bahwa pemilu (termasuk pilpres) semakin terang-benderang.

Kedua, kredibilitas KPU yang dipertanyakan. Justru di sinilah titik krusial pelaksanaan pemilu—setelah isu penundaan mulai mengendur—mengingat sejauh ini lembaga penyelenggara tersebut justru menghadapi sejumlah gugatan, dan juga diterpa isu miring personal. Dalam hal gugatan, KPU harus bekerja keras untuk memenangkan banding atas putusan PN Jakarta Pusat (yang tidak sesuai kewenangannya) di peradilan yang lebih tinggi.

Meski dalam keyakinan publik, PN Jakpus tidak berhak mengadili perkara terkait pemilu, namun apapun itu, opsi banding sudah diambil KPU, yang artinya mereka harus memenangkannya. Sebab bila kalah maka akan mengganggu tahapan pemilu lainnya. Di sisi lain, Partai Prima tidak hanya memenangkan gugatan di PN Jakpus, melainkan juga di Bawaslu. Itu artinya ada proses administratif di KPU yang tidak professional, sehingga muncul celah-celah yang berujung sengketa.

Alhamdulilah dalam perkembangan terkini, majelis Hakim Banding akhirnya membatalkan putusan penundaan pemilu sebelumnya. Tetapi ini bukan “kemenangan” KPU, melainkan alarm agar ke depan lebih berhati-hati dan prudent dalam mengelola setiap tahapan.

Peringatan Terakhir DKPP

Saya menyarankan agar para komisioner KPU fokus pada tugas pokok dan fungsi (tupoksi), seraya menganggap setiap tahapan pemilu sebagai “pertandingan final”. Sehingga dengan spirit semacam itu akan memunculkan keseriusan. Di sini sikap under-estimate atau over-confidence justru akan menjadi mimpi buruk, karena dalam dunia politik apapun bisa terjadi.

Menghadapi semua itu, KPU harus mempersiapkan diri sebaik mungkin, dengan plan A, B dan C agar hasil maksimal bisa diraih demi kelangsungan demokrasi kita. The best preparation for tomorrow is doing your best today, sebagaimana ditulis H Jackson Brown, Jr.

Ironisnya di tengah harapan kita semua agar KPU semakin kuat dan kokoh dalam menata pemilu, ada kasus personal yang melibatkan Ketua KPU Hasyim Asyari. Sebagaimana putusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), lembaga pengadil pemilu itu memberikan sanksi Peringatan Keras Terakhir kepada Ketua KPU karena terbukti telah melanggar Kode Etik Penyelenggara Pemilu (KEPP). Pelanggaran dimaksud adalah adanya bukti perjalanan pribadi dari Jakarta menuju Yogyakarta bersama salah satu ketua partai yang tengah dalam tahap verifikasi.

DKPP menganggap tindakan tersebut tidak profesional dan berpotensi menimbulkan conflict of interests. Di sisi yang lain, pada waktu yang sama dengan pelanggaran tersebut, 18-20 Agustus 2022, Ketua KPU memiliki agenda resmi yakni menghadiri penandatangan MoU dengan tujuh perguruan tinggi di Yogyakarta. Tentu saja hal-hal semacam ini sangat mengkhawatirkan bagi peserta pemilu (partai politik), mengingat hitam-putihnya pemilu, tegak-lurusnya ritual demokrasi ini, sangat tergantung dari kredibilitas KPU dan Bawaslu.

Ketiga, pentingnya imparsialitas Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) ke semua pihak. Sebelumnya kita melihat Bawaslu memperingatkan salah satu bakal capres untuk tidak menggunakan tempat ibadah sebagai media kampanye. Meskipun saat ini belum masuk tahapan resmi kampanye, namun langkah preventif Bawaslu patut diapresiasi.

Hanya saja pada kasus lain, seperti pembagian amplop salah satu anggota partai di Madura, lembaga pengawas pemilu menyatakan itu bukan pelanggaran, karena belum diatur dan masuk waktu kampanye. Kontradiksi semacam ini tentu saja menimbulkan kebingungan di banyak pihak. Pasalnya bila semua caleg mengacu putusan Bawaslu terakhir, itu berpotensi memicu pengulangan “pelanggaran” oleh banyak pihak.

Pasalnya sumbangan atau amplop ke masyarakat dianggap bukan pelanggaran, selama belum masuk masa kampanye. Lebih dari itu, di tengah masih terbelahnya masyarakat (devided society) kita sebagai efek dari Pemilu 2019, Bawaslu harus menjadi institusi yang tegak dan imparsial, sehingga akan menimbulkan respek dari semua kelompok.

Lalu sebelumnya dalam kasus Partai Prima, Bawaslu juga—meminjam istilah anak sekarang—menunjukkan gestur ambigu yang “problematik”. Di mana saat itu mereka melakukan blunder kala mengabulkan tuntutan Partai Prima yang kedua. Sementara pada gugatan pertama Bawaslu menolaknya. Putusan yang berlawanan ini (pada kasus yang sama) menurut sejumlah pihak patut diduga karena absennya profesionalitas dalam pengambilan keputusan. Mungkin juga karena Bawaslu tidak independen selama proses tersebut.

“Hambatan” di Kemenkeu

Keempat, ini mungkin isu lama, namun saya tidak bosan-bosan untuk mengulang lagi, sekaligus sebagai masukan bagi Kemenkeu. Mengapa? Karena ini juga akan mengurangi “kekhusyukkan” dan kelancaran kita dalam berpemilu dan berdemokrasi. Berkaca dari banyaknya Petugas Pemungutan Suara (PPS) yang meninggal dan sakit pada Pemilu 2019 lalu, Komisi II mencari sejumlah cara, berpikir out of the box, agar para “ujung tombak demokrasi” itu mendapat perlindungan kesehatan dan penghargaan yang memadai.

Sejak 2021, kami sudah mengusulkan agar ada peningkatan honor PPS dan asuransi, selain pembatasan usia. Semua upaya itu dilakukan agar negara bertanggung jawab pada setiap tahapan pemilu, hingga ke level terbawah. Namun tampaknya upaya tersebut menemui banyak rintangan, karena Kemenkeu sampai hari ini belum menyetujuinya. Alibi adanya pengalihan anggaran negara untuk penanganan pandemi, tentu kita semua sepakat. Tetapi seiring menurunnya kurva Covid-19 dan persiapan memasuki masa endemi, seharusnya Kemenkeu juga melonggarkan anggaran pemilu, demi peningkatan kualitas demokrasi kita.

Di sisi lain, akhir-akhir ini publik justru dikejutkan dengan dugaan korupsi yang dilakukan sejumlah pejabat tinggi di Kemenkeu, sehingga mencederai rasa keadilan bersama. Lebih ironis lagi, di tengah “pesta pora” oknum pejabat Kemenkeu tersebut, Kementerian sampai saat ini belum menyelesaikan kewajiban pencairan Dana Kehormatan Penyelenggara Pemilu 2014.

Ya, Anda tidak sedang salah baca, memang faktanya demikian, itu utang negara pada para anggota KPUD sejak sembilan tahun lalu. Dari pengakuan yang didapatkan Komisi II, banyak diantara eks anggota KPUD yang sekarang mengalami kesulitan ekonomi. Padahal mereka telah bekerja secara profesional, mengantarkan terbentuknya pemerintahan baru.

Itulah empat tantangan Pemilu 2024 yang harus kita carikan jalan keluarnya dalam beberapa minggu ke depan. Harapannya, semakin cepat penyelesaian setiap tantangan, semakin baik bagi pelaksanaan pemilu. Selain itu juga akan mempertebal trust kepada penyelenggara, yang pada akhirnya akan memperkuat konsolidasi demokrasi yang tengah berjalan.

Dr Ahmad Doli Kurnia Tandjung, Ketua Komisi II DPR RI.

Dikutip dari detik.com, Selasa 18 April 2023.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Iran Akan Hancurkan Tel Aviv, Haifa Jika Ada Tindakan Sedikit Saja Dari Israel

Next Post

Tak Proses Hukum 5 Polisi Terlibat Percaloan, IPW: Kapolda Jateng Membangkang Perintah Kapolri

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

daerah

KEADILAN PERADABAN DALAM KASUS KEBON BINATANG BANDUNG

April 30, 2026
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi
Feature

Prabowo Mulai Panik!

April 29, 2026
Feature

Antara Pembatasan Gawai dan Pendidikan Digital

April 29, 2026
Next Post
IPW Minta Kapolri Kawal Sidang Etik dan Pidana Irjen Teddy Minahasa

Tak Proses Hukum 5 Polisi Terlibat Percaloan, IPW: Kapolda Jateng Membangkang Perintah Kapolri

Jepang akan memulai penelitian tentang tempat-tempat di Bulan dan Mars untuk manusia

20 April 2023 Gerhana Matahari Hibrida

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal
Komunitas

IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

by Karyudi Sutajah Putra
April 30, 2026
0

FusilatNews - Indonesia Police Watch (IPW) mengapresiasi Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT) Irjen Rudi Darmoko yang tidak segan-segan untuk menangkap...

Read more
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi

Prabowo Mulai Panik!

April 29, 2026
Reshuffle Kabinet “4L”

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

April 30, 2026

KEADILAN PERADABAN DALAM KASUS KEBON BINATANG BANDUNG

April 30, 2026
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi

Prabowo Mulai Panik!

April 29, 2026

Antara Pembatasan Gawai dan Pendidikan Digital

April 29, 2026

Bom Waktu APBN-P 2026: Rupiah Jebol, Subsidi Meledak, Rakyat yang Nanggung

April 29, 2026
HMI–KAHMI Ditegaskan Saling Terikat dalam Pembinaan Kader di Perguruan Tinggi

HMI–KAHMI Ditegaskan Saling Terikat dalam Pembinaan Kader di Perguruan Tinggi

April 29, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

April 30, 2026

KEADILAN PERADABAN DALAM KASUS KEBON BINATANG BANDUNG

April 30, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist