• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Teka-Teki Kebun Sawit Prabowo: Ketika Diam Menjadi Bagian Dari Masalah

Ali Syarief by Ali Syarief
December 4, 2025
in Feature, Tokoh/Figur
0
Teka-Teki Kebun Sawit Prabowo: Ketika Diam Menjadi Bagian Dari Masalah
Share on FacebookShare on Twitter

Fusilatnews – Di negeri yang tanahnya subur dan hutan tropisnya pernah menjadi kebanggaan dunia, kita mendapati kenyataan pahit: terlalu banyak hal penting yang bergerak dalam bayang-bayang, terselubung kabut kepentingan, dan jauh dari mata publik. Salah satunya adalah soal luas kebun sawit yang diduga dimiliki atau dikuasai oleh Prabowo Subianto—figur yang kini memegang kendali tertinggi negara.

Angka 340.000 hektare kerap disebut dalam perdebatan publik, sebuah angka yang fantastis, hampir menyamai satu provinsi kecil. Tapi hingga hari ini, angka itu lebih banyak beredar sebagai desas-desus yang tak pernah dibantah tuntas, atau diklarifikasi secara transparan.

Seperti teka-teki yang sengaja dibiarkan tanpa jawaban, publik hanya disuguhi potongan-potongan informasi: pernyataan aktivis lingkungan yang menyebut luasan hutan yang dibuka oleh perusahaan-perusahaan yang tertaut dengan nama Prabowo; laporan yang tidak lengkap tentang konsesi; dan diam panjang dari negara tentang apa yang sebenarnya ada di balik layar bisnis besar sawit.


Ketika Kepemilikan Besar Bertemu Kerusakan Lingkungan

Kita tahu satu hal: hutan Indonesia tidak rusak oleh rumor. Ia rusak oleh kepemilikan lahan dalam skala raksasa. Ia rusak oleh ekspansi sawit yang tak terkendali. Ia rusak oleh mereka yang punya kuasa, modal, dan akses untuk melakukan apa saja, kapan saja.

Dan kalau benar bahwa Prabowo memiliki atau menguasai ratusan ribu hektare kebun sawit—apakah langsung atau melalui jejaring perusahaannya—maka tidak bisa tidak: beliau punya andil dalam kerusakan ekosistem.

Bukan semata karena ia pemilik lahan, tetapi karena skala itu sendiri adalah kekuatan yang mempengaruhi bumi:

  • Hilangnya hutan primer

  • Berkurangnya keanekaragaman hayati

  • Konflik agraria

  • Pencemaran sungai dari limbah pabrik sawit

  • Dan yang paling membuat hati ngilu: punahnya ruang hidup bagi spesies-spesies yang tak mampu bersaing dengan kekuatan ekonomi manusia

Sawit adalah komoditas besar, namun juga sumber luka ekologis yang dalam. Dan ketika seorang pemimpin memiliki kepentingan bisnis sebesar itu, publik berhak bertanya: di mana batas antara kebijakan publik dan kepentingan pribadi?


Pemimpin yang Memiliki Lahan Raksasa: Beban Moral dan Politik

Prabowo bisa saja menyatakan bahwa semua itu adalah bagian dari dunia bisnis, bahwa sawit menyerap tenaga kerja dan menggerakkan ekonomi. Itu benar—tapi tidak seluruhnya.

Kepemilikan lahan sawit dalam jumlah masif oleh seorang pejabat publik bukanlah isu ekonomi semata. Itu isu moral. Isu keberlanjutan. Isu integritas.

Sebab:

  1. Bagaimana publik percaya pada kebijakan lingkungan jika pemimpinnya adalah salah satu pelaku industri yang berkontribusi pada kerusakan itu?

  2. Bagaimana publik yakin bahwa penegakan hukum atas sawit ilegal tidak akan dipilih-pilih?

  3. Bagaimana publik yakin bahwa hutan benar-benar dilindungi, jika pemilik lahan terbesar justru berada di lingkaran kekuasaan?

Teka-teki kebun sawit Prabowo bukan sekadar tentang angka hektare. Ini tentang kejujuran seorang pemimpin kepada rakyatnya.


Kita Butuh Jawaban — Bukan Diam

Dalam isu lingkungan, waktu selalu bergerak lebih cepat dari birokrasi dan lebih lambat dari keserakahan manusia. Hutan yang hilang hari ini tidak bisa kembali besok. Dan ketika publik terus dibiarkan menebak-nebak, maka kepercayaan pun perlahan lenyap.

Kita tidak sedang meminta keajaiban.

Kita hanya meminta yang paling sederhana: transparansi.

Jika benar Prabowo memiliki ratusan ribu hektare perkebunan sawit, maka itu harus dikatakan apa adanya. Jika tidak benar, maka bantahan resmi—jelas, terperinci, dan dapat diverifikasi—harus disampaikan kepada publik.

Sebab ketika seorang presiden menyimpan rahasia besar tentang hutan yang rusak, maka ia bukan hanya menutupi lahan; ia menutupi masa depan generasi.


Penutup: Hutan Bukan Sekadar Angka

Pada akhirnya, teka-teki ini menyentuh inti persoalan bangsa: apakah kita ingin membangun negara yang terang-benderang, atau negara yang bergerak dalam bayangan?

Luas kebun sawit Prabowo mungkin masih menjadi misteri. Tapi satu hal sudah jelas: selama misteri itu dibiarkan, selama transparansi tidak menjadi prinsip, maka kerusakan ekologis yang terjadi tidak bisa dilepaskan dari tangan-tangan yang memilih untuk diam.

Dan diam, dalam kasus ini, adalah bagian dari kerusakan itu sendiri.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Jangan Ada Toleransi Terhadap Pengrusakan Alam

Next Post

Kriminalisasi Gaya Jokowi Mulai Punah di Era Prabowo

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Rakyat Tolak Gibran, Prabowo Terima; Rakyat Minta Adili Jokowi, Prabowo Malah Serukan ‘Hidup Jokowi’
News

Damai Hari Lubis Bantah Minta Maaf dan Terima Uang: Ini Rekayasa Politik, Bukan Proses Hukum

February 13, 2026
Hidayah yang Menemukan Akal  Ketika Al-Qur’an Berbicara tentang Peredaran Bumi
Feature

Hidayah yang Menemukan Akal Ketika Al-Qur’an Berbicara tentang Peredaran Bumi

February 13, 2026
Kalau Ijazah Jokowi Palsu, Terus Kenapa?: Ketika Moral Publik Dipatahkan dengan Santai
Feature

IF YOU CAN’T STAND THE HEAT, GET OUT OF THE KITCHEN

February 13, 2026
Next Post
Di Balik Pertemuan Prabowo-Jokowi di Solo: Upaya Penyelamatan atau Penangkapan Budi Arie?

Kriminalisasi Gaya Jokowi Mulai Punah di Era Prabowo

Banjir Besar Aceh Soroti Konsesi HTI dan Kerusakan Hulu Sungai – “Milik Prabowo?”

Banjir Besar Aceh Soroti Konsesi HTI dan Kerusakan Hulu Sungai - "Milik Prabowo?"

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
10 Isu Prioritas Bisnis dan HAM di Indonesia 2026 Versi Setara Institute
Bisnis

10 Isu Prioritas Bisnis dan HAM di Indonesia 2026 Versi Setara Institute

by Karyudi Sutajah Putra
February 12, 2026
0

Jakarta-Fusilatnews - Bisnis dan hak asasi manusia (HAM) adalah seperangkat prinsip yang berfokus pada tanggung jawab pelaku usaha untuk menegakkan...

Read more
Kuorum Tak Terpenuhi, DPR Tunda Paripurna Pengesahan RUU Pilkada

Habis KPK, Terbitlah MK: Dilemahkan!

February 7, 2026
Akankah Gibran Ancam Bunuh Prabowo Seperti di Filipina?

Ketika Prabowo Menantang Gibran Bertarung di 2029

February 7, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Pedagang Sea Food di Beijing Terkejut Dengan Larangan Total Impor Jepang

Krisis Suksesi Menghantui UMKM Jepang, Peluang Baru Terbuka bagi Mitra Asing

February 13, 2026
Rakyat Tolak Gibran, Prabowo Terima; Rakyat Minta Adili Jokowi, Prabowo Malah Serukan ‘Hidup Jokowi’

Damai Hari Lubis Bantah Minta Maaf dan Terima Uang: Ini Rekayasa Politik, Bukan Proses Hukum

February 13, 2026
Hidayah yang Menemukan Akal  Ketika Al-Qur’an Berbicara tentang Peredaran Bumi

Hidayah yang Menemukan Akal Ketika Al-Qur’an Berbicara tentang Peredaran Bumi

February 13, 2026
Prof Euis Amalia: Karya FKI Lebih Konkret Dibanding ICMI dan KAHMI

Prof Euis Amalia: Karya FKI Lebih Konkret Dibanding ICMI dan KAHMI

February 13, 2026
Ketua BEM UGM Dapat Teror Usai Suarakan Kasus Anak Bunuh Diri di NTT

Ketua BEM UGM Dapat Teror Usai Suarakan Kasus Anak Bunuh Diri di NTT

February 13, 2026
Kalau Ijazah Jokowi Palsu, Terus Kenapa?: Ketika Moral Publik Dipatahkan dengan Santai

IF YOU CAN’T STAND THE HEAT, GET OUT OF THE KITCHEN

February 13, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Pedagang Sea Food di Beijing Terkejut Dengan Larangan Total Impor Jepang

Krisis Suksesi Menghantui UMKM Jepang, Peluang Baru Terbuka bagi Mitra Asing

February 13, 2026
Rakyat Tolak Gibran, Prabowo Terima; Rakyat Minta Adili Jokowi, Prabowo Malah Serukan ‘Hidup Jokowi’

Damai Hari Lubis Bantah Minta Maaf dan Terima Uang: Ini Rekayasa Politik, Bukan Proses Hukum

February 13, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist