• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Bencana

Jangan Ada Toleransi Terhadap Pengrusakan Alam

Ali Syarief by Ali Syarief
December 4, 2025
in Bencana, Feature, Lingkungan Hidup
0
Jangan Ada Toleransi Terhadap Pengrusakan Alam
Share on FacebookShare on Twitter

Larangan pertama yang tertulis tegas dalam Al-Qur’an adalah “lā tufsidū fil-arḍi”—janganlah kalian membuat pengrusakan di muka bumi. Sebuah perintah yang sederhana namun sarat makna, menegaskan bahwa manusia bukan pemilik absolut bumi, melainkan penjaga yang diberi amanah. Ketika amanah itu dikhianati, yang runtuh bukan hanya hutan dan sungai, melainkan martabat dan peradaban manusia itu sendiri.

Pengrusakan alam bukanlah konsep abstrak. Ia nyata dalam banjir yang menenggelamkan kota, udara beracun yang dihirup anak-anak, tanah longsor yang merenggut permukiman, hingga laut yang kini lebih akrab dengan sampah plastik dibandingkan ikan. Banyak dari apa yang kita sebut “bencana alam” sejatinya adalah bencana akibat ulah manusia. Melanggar perintah lā tufsidū fil-arḍi berarti mengundang kehancuran ke dalam rumah kita sendiri.

Alam adalah ibu yang menghidupi. Dari tanah tumbuh makanan, dari air mengalir kehidupan, dan dari udara terjaga napas manusia. Hubungan kita dengan alam adalah hubungan saling menghidupkan. Ketika manusia merusak alam, sesungguhnya ia sedang memutus tali kehidupan dirinya sendiri. Karena itu, menjaga alam bukanlah idealisme kosong, tetapi kebutuhan paling dasar demi kelangsungan hidup manusia. Kita tidak akan pernah bisa hidup tanpa alam—namun alam dapat dengan mudah melanjutkan hidup tanpa kita.

Lebih jauh, kesadaran global kini bergerak menuju satu kesimpulan bahwa pengrusakan lingkungan adalah pengrusakan masa depan umat manusia. Dari para ilmuwan, negara-negara di dunia, hingga gerakan anak-anak muda yang turun ke jalan, tumbuh pemahaman bahwa toleransi terhadap pengrusakan alam harus dihentikan total. Tidak ada ruang untuk kompromi bila masa depan peradaban yang menjadi taruhannya.

Dalam konteks inilah, toleransi terhadap pengrusakan alam bukan hanya berbahaya, tetapi juga tidak bermoral. Kita tidak boleh lagi memaklumi pembabatan hutan atas nama investasi, menutup mata terhadap pencemaran sungai demi angka pertumbuhan ekonomi, atau menerima penggunaan energi kotor atas dasar pragmatisme. Semua bentuk kompromi semacam itu adalah pengkhianatan terhadap perintah Tuhan, kebutuhan manusia, dan kesadaran global.

Kita perlu mengubah cara pandang—dari melihat alam sebagai objek untuk dieksploitasi menjadi subjek yang harus dihormati. Dari mengejar keuntungan jangka pendek menjadi menjaga keberlanjutan jangka panjang. Dari politik yang hanya memikirkan masa jabatan menjadi politik yang memikirkan kelangsungan hidup generasi mendatang.

Hari ini, pilihan kita menentukan apakah bumi tetap menjadi ruang kehidupan atau berubah menjadi ruang ketakutan. Larangan “lā tufsidū fil-arḍi” bukan sekadar ayat; ia adalah peringatan keras sekaligus seruan moral agar kita menghentikan segala bentuk toleransi terhadap pengrusakan alam. Ia juga merupakan ajakan untuk membangun hubungan yang lebih rahman~rahim dengan bumi—rumah satu-satunya bagi manusia.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Badut-badut Politik di Tengah Bencana: Prabowo Punya Andil?

Next Post

Teka-Teki Kebun Sawit Prabowo: Ketika Diam Menjadi Bagian Dari Masalah

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.
Feature

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

April 16, 2026
Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif
Feature

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

April 15, 2026
Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?
Feature

Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

April 15, 2026
Next Post
Teka-Teki Kebun Sawit Prabowo: Ketika Diam Menjadi Bagian Dari Masalah

Teka-Teki Kebun Sawit Prabowo: Ketika Diam Menjadi Bagian Dari Masalah

Di Balik Pertemuan Prabowo-Jokowi di Solo: Upaya Penyelamatan atau Penangkapan Budi Arie?

Kriminalisasi Gaya Jokowi Mulai Punah di Era Prabowo

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”
Crime

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

by Karyudi Sutajah Putra
April 15, 2026
0

Jakarta--FusilatNews - Kasus kekerasan seksual yang terjadi di Universitas Indonesia (UI) serta ekspresi misoginis dan seksis yang mengarah pada normalisasi...

Read more
Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

April 13, 2026
Jawaban Nasdem Terkait Tudingan Uang Rp 30 M  Disita KPK, Akan Digunakan Untuk Keluarga Nyaleg

Tertipu, Ahmad Sahroni Berkasus dengan KPK?

April 11, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026
Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

April 16, 2026
Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

April 16, 2026
Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

April 16, 2026
Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

April 15, 2026
Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

April 15, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026
Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

April 16, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...