• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Bencana

Badut-badut Politik di Tengah Bencana: Prabowo Punya Andil?

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
December 4, 2025
in Bencana, Feature, Tokoh/Figur
0
Badut-badut Politik di Tengah Bencana: Prabowo Punya Andil?
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI)

Jakarta – Meski sudah seminggu berlalu, namun video Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan memanggul sekarung beras untuk diberikan kepada korban banjir bandang dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat itu masih tetap viral hingga kini di media sosial. Sayangnya, bukan respons positif yang didapat, melainkan respons negatif mulai dari sindiran, ejekan, hinaan hingga umpatan dan makian dari Netizen.

Pasalnya, aksi Zulkifli yang juga Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) itu terlihat sudah di-setting sedemikian rupa, terutama untuk pencitraan politik. Kok bisa?

Hanya dia seorang diri yang memanggul sekarung beras. Sementara ajudan dan orang-orang yang mengiringinya lenggang kangkung. Pun, ada kameramen di sana.

Mungkin Zulkifli membayangkan dirinya laiknya Umar bin Khattab, di zaman kekhalifahan Islam sepeninggal Nabi Muhammad SAW, yang mengantar langsung karungan gandum ke rumah-rumah penduduk miskin. Zulkifli laiknya seorang pahlawan.

Tapi, Netizen tidak bodoh. Semasa menjabat Menteri Kehutanan (2009-2014), Zulkifli melepaskan izin alih fungsi hutan seluas 1,6 juta hektare, di mana 94℅-nya untuk perkebunan kelapa sawit.

Nah, alih fungsi hutan dan illegal logging (pembalakan liar) inilah yang disinyalir menjadi penyebab tanah longsor dan banjir bandang ketika hujan tanpa henti tujuh hari tujuh malam mengguyur tiga provinsi di Pulau Sumatera itu.

Sedikitnya 810 orang telah meninggal dunia, dan 612 orang lainnya masih hilang hingga Rabu (3/12/2025) sore.

Akhirnya, tingkah Zulkifli Hasan itu dinilai Netizen konyol sekonyol-konyolnya, laksana badut politik. Bedanya, kalau badut biasa beraksi di acara-acara pesta, badut politik justru beraksi di tengah bencana.

Adapun ciri khas tingkah badut umumnya melibatkan komedi fisik, ekspresi yang dilebih-lebihkan, dan tujuan menghibur penonton dengan cara yang konyol atau lucu. Perilaku mereka dirancang untuk menciptakan tawa dan kegembiraan, sering kali dengan membalikkan norma sosial biasa.

Bagaimana bisa di tengah bencana Zulkifli mencoba mengambil keuntungan politik, yakni popularitas?

Bukankah semasa menjabat Menhut ia banyak mengobral izin yang kini menjadi pemicu terjadinya bencana?

Apakah aksi heroik Zulkifli itu untuk menutupi kebijakan-kebijakannya di masa lalu? Ternyata Netizen tidak bodoh. Zulkifli dianggap hipokrit. Munafik. Bahkan lebih konyol lagi: badut politik!

Tapi, Zulkifli tak seorang diri menjadi badut di tengah bencana. Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni pun melakukan hal yang sama konyolnya. Sekretaris Jenderal Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu menyatakan, batang-batang kayu yang hanyut bersama banjir bukan hasil dari illegal logging, melainkan pohon-pohon itu tumbang sendiri tersapu banjir.

Kalau tumbang sendiri, mengapa tak tersisa akar dan cabangnya? Mengapa potongan kayu-kayu itu sedemikian rapinya?

Bupati Aceh Tenggara Salim Fakhry pun tak mau ketinggalan menjadi badut politik. Saat menyambut kedatangan Presiden Prabowo Subianto di posko bencana daerahnya, ia memuji Prabowo setinggi langit. Bahkan ia berharap Prabowo menjadi presiden seumur hidup. Ups!

Masih ada satu lagi: Prabowo! Presiden ke-8 RI ini hingga kini masih enggan menetapkan status bencana banjir bandang dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat sebagai bencana nasional?

Lantas, apa alasannya? Apakah karena Prabowo diduga memiliki konsesi hutan di area yang terkena bencana di Aceh, yakni PT Tusam Hutan Lestari (THL) seluas 97 hektare yang membentang di Aceh Tengah, Bireuen, Bener Meriah dan Aceh Utara?

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

AMANDEMEN UUD 1945 MENGHAPUSKAN TUJUAN BERNEGARA: KEADILAN SOSIAL BAGI SELURUH RAKYAT INDONESIA

Next Post

Jangan Ada Toleransi Terhadap Pengrusakan Alam

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

DPR Kritik  Menteri KP Terkait  Ijin Ekspor Pasir Laut Dengan Sedot Pulau
Bencana

Ketika DPR Ogah Gali Lubang Kuburnya Sendiri

July 15, 2026
Komposisi Pansel KPK Didominasi unsur Pemerintah, Menarik Perhatian Jaksa Agung
News

KOSMAK Desak Prabowo Copot Jaksa Agung

July 15, 2026
“Lā Qaḍā’a wa Lā Qadara”: Ketika Teologi Menjadi Bahasa Perlawanan terhadap Kekuasaan
Feature

“Lā Qaḍā’a wa Lā Qadara”: Ketika Teologi Menjadi Bahasa Perlawanan terhadap Kekuasaan

July 15, 2026
Next Post
Jangan Ada Toleransi Terhadap Pengrusakan Alam

Jangan Ada Toleransi Terhadap Pengrusakan Alam

Teka-Teki Kebun Sawit Prabowo: Ketika Diam Menjadi Bagian Dari Masalah

Teka-Teki Kebun Sawit Prabowo: Ketika Diam Menjadi Bagian Dari Masalah

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?
Feature

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

by Karyudi Sutajah Putra
July 11, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Calon Pimpinan KPK 2019-2024 Jakarta - Akhirnya, Febrie Adriansyah berhasil diamputasi. Jaksa Agung Muda Bidang Tindak...

Read more
AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

July 10, 2026
Geng Trunojoyo Vs Geng Gedung Bundar, Siapa Menang?

Geng Trunojoyo Vs Geng Gedung Bundar, Siapa Menang?

July 9, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

LDC Desak Menteri Komdigi Susun Kode Etik Advokasi Digital, Ableism Dinilai Kian Masif

July 15, 2026
DPR Kritik  Menteri KP Terkait  Ijin Ekspor Pasir Laut Dengan Sedot Pulau

Ketika DPR Ogah Gali Lubang Kuburnya Sendiri

July 15, 2026
Komposisi Pansel KPK Didominasi unsur Pemerintah, Menarik Perhatian Jaksa Agung

KOSMAK Desak Prabowo Copot Jaksa Agung

July 15, 2026
“Lā Qaḍā’a wa Lā Qadara”: Ketika Teologi Menjadi Bahasa Perlawanan terhadap Kekuasaan

“Lā Qaḍā’a wa Lā Qadara”: Ketika Teologi Menjadi Bahasa Perlawanan terhadap Kekuasaan

July 15, 2026
Simalakama Teddy Wijaya

Yang Terusir dan Mengusir

July 14, 2026
Negara yang Kehilangan Kompas

Negara yang Kehilangan Kompas

July 14, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

LDC Desak Menteri Komdigi Susun Kode Etik Advokasi Digital, Ableism Dinilai Kian Masif

July 15, 2026
DPR Kritik  Menteri KP Terkait  Ijin Ekspor Pasir Laut Dengan Sedot Pulau

Ketika DPR Ogah Gali Lubang Kuburnya Sendiri

July 15, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...