• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

AMANDEMEN UUD 1945 MENGHAPUSKAN TUJUAN BERNEGARA: KEADILAN SOSIAL BAGI SELURUH RAKYAT INDONESIA

Ir. Prihandoyo Kuswanto by Ir. Prihandoyo Kuswanto
December 4, 2025
in Feature, Politik
0
AMANDEMEN UUD 1945 MENGHAPUSKAN TUJUAN BERNEGARA: KEADILAN SOSIAL BAGI SELURUH RAKYAT INDONESIA
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh Prihandoyo Kuswanto
Ketua Pusat Studi Kajian Rumah Panca Sila

Apa yang terjadi di Indonesia hari ini tidak dapat dilepaskan dari realitas bahwa sebagian elite politik telah “terbeli” sehingga amandemen UUD 1945 dilakukan bukan untuk kepentingan bangsa, melainkan demi kepentingan asing—khususnya kepentingan Republik Rakyat China.

Amandemen tersebut pada praktiknya telah menggerus tujuan bernegara sebagaimana termaktub dalam Pembukaan UUD 1945, khususnya cita-cita keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Negara kini diarahkan pada paradigma liberalisme–kapitalisme, sementara kekuatan neokolonialisme China diberi karpet merah untuk mengeruk sumber daya alam, bahkan mendatangkan jutaan rakyatnya ke negeri ini.

Pertanyaan besar pun muncul dan wajib dijawab oleh Presiden Jokowi: Apakah proyek OBOR benar-benar merupakan kebutuhan bangsa Indonesia?

Ambisi Geopolitik China Melampaui Kerja Sama Ekonomi

William A. Callahan dari London School of Economics menjelaskan bahwa slogan China “Asia for the Asians” adalah retorika baru yang jauh melampaui sekadar kerja sama ekonomi. Di balik proyek OBOR, China memiliki ambisi geopolitik tingkat tinggi.

China membangun berbagai infrastruktur—jalan darat, pelabuhan laut, hingga bandara—di banyak negara, termasuk Indonesia. Secara geopolitik, posisi Indonesia yang berada pada Sea Lane of Communications (SLOCs) menjadikannya wilayah strategis dalam jalur perdagangan dunia. Dalam perspektif politik global, infrastruktur tersebut bahkan diperkirakan dapat berfungsi sebagai fasilitas pendukung militer jika terjadi konflik terbuka antara China dan Amerika Serikat, sebagaimana diantisipasi oleh Samuel Huntington.

Kerugian Ekonomi yang Mengancam Indonesia

Dalam kerangka OBOR, Indonesia menandatangani 28 kerja sama dengan nilai mencapai US$91 miliar atau sekitar Rp1.288 triliun. OBOR sendiri merupakan proyek geo-ekonomi paling ambisius China, melibatkan lebih dari 65 negara dan 70% populasi dunia dengan nilai investasi mendekati US$4 triliun.

China menargetkan lima agenda besar melalui OBOR:

  1. Koordinasi kebijakan

  2. Konektivitas infrastruktur

  3. Perdagangan tanpa hambatan

  4. Integrasi keuangan

  5. People-to-people bond

Di jalur darat, China membangun jaringan kereta api dan jalan raya dari Asia menuju Eropa. Di jalur maritim, mereka membangun pelabuhan internasional, tol laut, serta pusat logistik untuk perusahaan-perusahaan China di berbagai negara.

Arah Pembangunan Menyimpang dari Pembukaan UUD 1945

Entah apa yang sedang terjadi di negeri ini. Pembangunan tidak lagi merujuk pada cita-cita nasional sebagaimana pernah diuraikan dalam GBHN. Sejak amandemen UUD 1945, negara tidak lagi bertumpu pada Pembukaan UUD 1945 sebagai kompas ideologis.

Lihat saja visi dan misi IKN. Bukan lagi mengacu pada tujuan negara, tetapi mengusung konsep “kota dunia” yang secara politis dan ekonomis lebih mencerminkan kepentingan kekuatan asing, terutama China.

Masuknya Tenaga Kerja dan Modal China Secara Masif

Masuknya puluhan ribu warga negara China ke Indonesia tanpa dokumen resmi bermula pada era SBY melalui proyek nikel Morowali yang didukung sejumlah purnawirawan jenderal di bawah bendera PT Delapan Bintang.

Praktik tersebut diperparah pada era Jokowi–Luhut Binsar Panjaitan dengan semakin masifnya tenaga kerja China ilegal yang masuk melalui Bandara IMIP tanpa dokumen kerja dan tanpa legalitas yang memadai.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

NEGARA BUBAR DI GERBANGNYA SENDIRI

Next Post

Badut-badut Politik di Tengah Bencana: Prabowo Punya Andil?

Ir. Prihandoyo Kuswanto

Ir. Prihandoyo Kuswanto

Related Posts

Bagaimana Wapres Gibran Menyelesaikan Rupiah yang Terpuruk dan Ekonomi yang Memburuk?
Feature

Bagaimana Wapres Gibran Menyelesaikan Rupiah yang Terpuruk dan Ekonomi yang Memburuk?

June 12, 2026
Papua: Kaya untuk Jakarta, Miskin untuk Orang Papua
Feature

Papua: Kaya untuk Jakarta, Miskin untuk Orang Papua

June 12, 2026
Menantang Prabowo: Bangsa ‘Besar’ yang Devisanya Terkikis Impor
Politik

Gagal Berkali-kali, Ketika Jadi Presiden Gagal Lagi

June 12, 2026
Next Post
Badut-badut Politik di Tengah Bencana: Prabowo Punya Andil?

Badut-badut Politik di Tengah Bencana: Prabowo Punya Andil?

Jangan Ada Toleransi Terhadap Pengrusakan Alam

Jangan Ada Toleransi Terhadap Pengrusakan Alam

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Aktivis 98 Kutuk Teror Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Birokrasi

Vonis Kasus Andrie Yunus: Pelanggengan Impunitas dan Remiliterisasi

by Karyudi Sutajah Putra
June 12, 2026
0

Jakarta - FusilatNews.--Pengadilan Militer II-08 Jakarta akhirnya menjatuhkan vonis terhadap empat personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) setelah terbukti melakukan penyiraman...

Read more
IPW Desak Propam Polda Metro Jaya Sidangkan Penyidik Polres Depok

IPW Sarankan Judicial Review ke MK Jika Tak Puas dengan UU Polri Baru

June 12, 2026

Siapa SA Anggota DPR RI dari Madura yang Diduga Jual-Beli Titik MBG?

June 9, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Bagaimana Wapres Gibran Menyelesaikan Rupiah yang Terpuruk dan Ekonomi yang Memburuk?

Bagaimana Wapres Gibran Menyelesaikan Rupiah yang Terpuruk dan Ekonomi yang Memburuk?

June 12, 2026
Papua: Kaya untuk Jakarta, Miskin untuk Orang Papua

Papua: Kaya untuk Jakarta, Miskin untuk Orang Papua

June 12, 2026
Menantang Prabowo: Bangsa ‘Besar’ yang Devisanya Terkikis Impor

Gagal Berkali-kali, Ketika Jadi Presiden Gagal Lagi

June 12, 2026
Macet Sampi 19 Kilometer, Hingga Pemudik di Pelabuhan Merak Pingsan

Negara Jadi Pedagang, Rakyat Jadi Pelanggan: Untuk Apa Kita Memiliki Pemerintah?

June 12, 2026
Per 1 September 2023 Pertamina Naikkan Semua Harga BBM Non Subsidi

Kenaikan BBM dan Momentum Kerakusan

June 12, 2026

REVOLUSI KEDUA DAN UJIAN MORAL PARA VETERAN

June 12, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Bagaimana Wapres Gibran Menyelesaikan Rupiah yang Terpuruk dan Ekonomi yang Memburuk?

Bagaimana Wapres Gibran Menyelesaikan Rupiah yang Terpuruk dan Ekonomi yang Memburuk?

June 12, 2026
Papua: Kaya untuk Jakarta, Miskin untuk Orang Papua

Papua: Kaya untuk Jakarta, Miskin untuk Orang Papua

June 12, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...