• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Tina Astari: Dari Sinetron ke “Sinetronisasi Negara”

Ali Syarief by Ali Syarief
July 5, 2025
in Feature, Tokoh/Figur
0
Tina Astari: Dari Sinetron ke “Sinetronisasi Negara”
Share on FacebookShare on Twitter

Fusilatnews – Di republik ini, kadang urusan negara lebih menghibur daripada sinetron. Kalau Anda mengira dunia selebriti cuma ada di layar kaca, Anda keliru, Saudara-saudara! Kini panggung sandiwara merambah sampai ke ruang-ruang kementerian, dan salah satu artis terkinclong yang sedang naik daun—tentu bukan karena prestasi—adalah Tina Astari, istri dari Menteri UMKM Maman Abdurrahman.

Apa yang membuat nama Tina naik ke permukaan seperti krim di atas kopi instan? Tentu saja bukan karena ia menemukan formula ajaib memberantas kemiskinan atau memajukan UMKM, melainkan karena surat cinta—eh, surat resmi—dari Kementerian UMKM yang menyulap dirinya dari “istri menteri” menjadi “duta budaya dunia”.

Wong dia bukan pejabat, bukan ASN, bukan Dirjen, bukan Staf Khusus, bukan pula Ketua RT di Kementerian UMKM. Tapi tingkahnya? Ya ampun, seperti Menteri Luar Negeri versi sinetron religi. Jalan-jalan ke Eropa, dari Istanbul sampai Milan, dari Paris sampai Brussels, ngaku-ngaku mau misi budaya. Lah, budaya siapa yang dibawa? Budaya ngemis fasilitas negara?

Barangkali Tina berpikir, “Lho, kalau istri pejabat bukan pejabat, trus siapa dong yang boleh minta didampingi KBRI?” Logika tingkat sinetron jam 10 pagi ini memang membingungkan, tapi ya begitulah: logika publik terkadang kalah oleh logika “aji mumpung”.

Mumpung suami menteri, mumpung bisa tanda tangan surat, mumpung petugas KBRI belum keburu pulang kampung.

Tentu, kita harus maklum, Tina ini mantan artis sinetron. Dunia akting itu menuntut fleksibilitas peran. Hari ini jadi istri ustaz, besok jadi pelakor, minggu depan jadi duta budaya. Semua tergantung skenario dan siapa yang memegang kamera. Nah, di dunia nyata, sepertinya ia masih terbawa suasana. Bedanya, kali ini yang memegang kamera bukan sutradara, tapi netizen dengan akun X bernama @MurtadhaOne1. Dan jangan salah, followers-nya lebih kejam dari produser sinetron manapun.

Ketika surat kementerian itu viral, sontak netizen bereaksi seperti emak-emak lihat flash sale. “Woi, ini siapa yang kasih izin?!”, “Enak bener jalan-jalan pakai duit negara!”, “Gue juga mau dong didampingi KBRI waktu liburan ke Jepang!”

Sementara itu, Pak Maman buru-buru pasang gaya “suami siaga”. Ia meluncur ke KPK bukan buat ditangkap, tapi buat klarifikasi. Katanya, istri tercinta pergi ke Eropa bukan pakai uang negara, tapi untuk dampingi anaknya lomba budaya. Tiket pesawat, hotel, dan nasi padang di Paris semua katanya dibayar dari rekening pribadi.

Oke, kita percaya, Pak. Tapi bagaimana dengan surat kementerian itu? Masa iya surat kementerian keluar kayak undangan arisan, terus nggak ada yang tahu siapa yang ngeluarin? Atau jangan-jangan ini praktik surat terbang, semacam mistik birokrasi modern? Kita tidak tahu. Tapi netizen tahu: “Ada surat, berarti ada maksud. Ada maksud, berarti ada modus.”

Yang bikin ngakak (tapi juga miris) adalah bahwa program efisiensi anggaran yang digembar-gemborkan pemerintah justru dirusak oleh kelakuan keluarga menteri. Di satu sisi rakyat disuruh “hemat listrik, hemat BBM, hemat kata-kata”. Di sisi lain, Tina Astari disambut KBRI pakai karpet merah dan senyum diplomat.

Kalau ini bukan sinetron, saya nggak tahu lagi.

Yang jelas, Tina Astari sudah menorehkan sejarah. Ia berhasil membuktikan bahwa dalam dunia birokrasi Indonesia, menjadi “istri pejabat” bisa lebih powerful daripada jadi staf ahli. Anda tak perlu ikut pilkada, cukup menikah dengan orang yang terpilih.

Jadi buat para perempuan di luar sana yang bercita-cita jadi tokoh publik, tak usah repot bikin orasi, cukup cari pejabat yang masih lajang dan gampang dibujuk nonton drama Korea. Nikah, lalu minta surat tugas.

Voila! Paris is waiting.


Catatan Penutup:
Kalau Tina Astari keliling Eropa itu “misi budaya”, maka saya tiap pagi ke warteg bisa disebut “diplomasi kuliner rakyat”. Bukan begitu, Saudara-saudara?

Mari kita akhiri dengan doa: semoga Tina dan Maman diberi hidayah birokrasi, agar tak lagi membawa sinetron ke dalam kabinet. Aamiin ya robbal sinetron.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Kapolri Minta Dievaluasi? Tapi Siapa yang Berani Evaluasi Jokowi?

Next Post

Potret Buram : Polisi Itu Penegak Hukum, Bukan Malaikat Pencabut Nyawa

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Ketika Kritik Dipidanakan, Demokrasi Sedang Diuji (dengan Kasus Ubedilah dan Saiful Mujani)
Feature

Ketika Kritik Dipidanakan, Demokrasi Sedang Diuji (dengan Kasus Ubedilah dan Saiful Mujani)

April 18, 2026
Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang
Feature

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

April 17, 2026
Baru Dilantik, Ketua Ombudsman Langsung Berhadapan dengan Hukum
Crime

Baru Dilantik, Ketua Ombudsman Langsung Berhadapan dengan Hukum

April 17, 2026
Next Post
Ada Apa Kendaraan Taktis Brimob Datangi Bareskrim Mabes Polri?

Potret Buram : Polisi Itu Penegak Hukum, Bukan Malaikat Pencabut Nyawa

Tragedi Buah Khuldi: Habis Yandri Terbitlah Maman!

Tragedi Buah Khuldi: Habis Yandri Terbitlah Maman!

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia
News

Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

by fusilat
April 17, 2026
0

Jakarta-FusilatNews - Awal minggu ini beredar sejumlah laporan media internasional yang mengungkap adanya upaya Amerika Serikat (AS) untuk memperoleh akses...

Read more
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

April 15, 2026
Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

April 13, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Ketika Kritik Dipidanakan, Demokrasi Sedang Diuji (dengan Kasus Ubedilah dan Saiful Mujani)

Ketika Kritik Dipidanakan, Demokrasi Sedang Diuji (dengan Kasus Ubedilah dan Saiful Mujani)

April 18, 2026
Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

April 17, 2026
Pilkada Jakarta Selesai, Inisial S atau Kaesang?

PSI Klaim ‘Borong’ Kader NasDem, Nama-nama Disimpan: Manuver Senyap atau Sinyal Perang Politik?

April 17, 2026
Baru Dilantik, Ketua Ombudsman Langsung Berhadapan dengan Hukum

Baru Dilantik, Ketua Ombudsman Langsung Berhadapan dengan Hukum

April 17, 2026
Ini Bukan Dendam Biasa: Jejak Pembusukan Hukum di Balik Kasus Andrie Yunus

Ini Bukan Dendam Biasa: Jejak Pembusukan Hukum di Balik Kasus Andrie Yunus

April 17, 2026
Indonesia Tidak Pernah Ajeg – Aneh Sendiri. Presidensial dalam Konstitusi, Parlementer dalam Praktik

Indonesia Tidak Pernah Ajeg – Aneh Sendiri. Presidensial dalam Konstitusi, Parlementer dalam Praktik

April 17, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Ketika Kritik Dipidanakan, Demokrasi Sedang Diuji (dengan Kasus Ubedilah dan Saiful Mujani)

Ketika Kritik Dipidanakan, Demokrasi Sedang Diuji (dengan Kasus Ubedilah dan Saiful Mujani)

April 18, 2026
Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

April 17, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...