• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home News

Trump Kembali Terapkan Larangan Masuk bagi Warga 12 Negara, Picu Gelombang Protes dan Kritik di AS

Redaktur Senior 01 by Redaktur Senior 01
June 5, 2025
in News, World
0
Trump Didenda $10.000 Atas Komentar di Luar Pengadilan Dalam Persidangan Penipuan Perdata di New York
Share on FacebookShare on Twitter

Washington DC, Fusilatnews – 5 Juni 2025 — Presiden Amerika Serikat Donald J. Trump pada Rabu malam (4/6/2025) menandatangani aturan baru yang memberlakukan larangan masuk penuh bagi warga dari 12 negara dan pembatasan parsial untuk tujuh negara lainnya. Gedung Putih menyatakan langkah ini merupakan bagian dari komitmen Trump dalam “melindungi rakyat Amerika dari ancaman asing.”

Kedua belas negara yang terkena larangan total adalah: Afghanistan, Myanmar, Chad, Republik Kongo, Guinea Khatulistiwa, Eritrea, Haiti, Iran, Libya, Somalia, Sudan, dan Yaman. Sementara itu, pembatasan parsial diberlakukan terhadap warga dari Burundi, Kuba, Laos, Sierra Leone, Togo, Turkmenistan, dan Venezuela.

Menurut Wakil Sekretaris Pers Gedung Putih Abigail Jackson, keputusan ini diambil berdasarkan penilaian ancaman terhadap keamanan nasional. “Presiden Trump memenuhi janjinya untuk melindungi warga Amerika dari orang asing berbahaya yang ingin datang ke negara kita dan menimbulkan ancaman. Pembatasan yang masuk akal ini bersifat spesifik per negara,” tulisnya dalam pernyataan resmi melalui platform X (dulu Twitter).

Pengecualian dalam Aturan Baru

Aturan ini tidak berlaku bagi penduduk tetap sah (green card holders), pemegang visa diplomatik, anak-anak adopsi, atlet dengan visa olahraga, serta pemegang visa imigran kategori keluarga dekat dan individu dengan kepentingan nasional tinggi bagi AS. Selain itu, pemegang visa khusus dari Afghanistan yang bekerja untuk pemerintah AS juga dikecualikan.

Gedung Putih mengakui bahwa insiden penyerangan bermotif antisemit di Colorado pekan lalu menjadi salah satu pemicu percepatan kebijakan ini. “Serangan itu menjadi momen yang memperjelas urgensi kebijakan ini,” ujar seorang pejabat senior yang enggan disebutkan namanya.

Kontroversi dan Penolakan di Dalam Negeri

Seperti halnya larangan perjalanan pada masa jabatan pertama Trump yang memicu kecaman luas, kebijakan baru ini langsung menuai protes dari kelompok hak asasi manusia, organisasi sipil, dan sejumlah politisi Demokrat.

Ketua American Civil Liberties Union (ACLU), Anthony Romero, menyebut kebijakan ini sebagai “bentuk diskriminasi terselubung dan pengulangan dari politik kebencian berbasis ras dan agama.” Romero juga mengindikasikan pihaknya akan kembali menempuh jalur hukum sebagaimana yang mereka lakukan terhadap “Muslim Ban” di tahun 2017.

Senator Demokrat Ilhan Omar, yang berasal dari Somalia, salah satu negara yang terdampak penuh, mengecam keputusan Trump sebagai bentuk kebijakan xenofobik yang menstigmatisasi warga dari negara-negara berkembang dan mayoritas Muslim. “Trump tidak belajar dari sejarah. Ini bukan perlindungan, ini penindasan,” ujar Omar dalam konferensi pers di Capitol Hill.

Protes Publik dan Potensi Tantangan Hukum

Sejumlah demonstrasi spontan muncul di berbagai bandara internasional utama AS, termasuk JFK di New York, LAX di Los Angeles, dan O’Hare di Chicago. Massa demonstran meneriakkan slogan “No Ban, No Wall” dan “Immigrants Make America Great.”

Organisasi advokasi migran dan pengacara imigrasi juga mengeluhkan kebingungan dalam implementasi di lapangan. Banyak warga asing yang sudah memiliki tiket dan visa sah ditahan di bandara, menimbulkan kekhawatiran akan pengulangan kekacauan administratif seperti yang terjadi pada 2017.

Pakar hukum dari Yale Law School, Prof. Margaret Wu, menyatakan bahwa meski Trump memiliki wewenang eksekutif dalam kebijakan imigrasi, “larangan berbasis asal negara tanpa bukti individu bisa dianggap melanggar prinsip non-diskriminasi dalam Konstitusi.”

Upaya Konsolidasi Basis Politik?

Analis politik menilai kebijakan ini bukan hanya terkait keamanan nasional, tapi juga bagian dari strategi politik Trump untuk mengonsolidasikan dukungan dari basis pemilih konservatifnya menjelang pemilu paruh waktu 2026.

“Trump memainkan isu klasik tentang keamanan nasional dan imigrasi untuk memobilisasi dukungan, sambil menantang elite global dan kaum liberal,” ujar James Fletcher, analis dari Brookings Institution.

Catatan Sejarah: Larangan yang Pernah Digugat

Larangan serupa yang dikenal sebagai “Muslim Ban” pada 2017 menjadi isu hukum besar yang berakhir di Mahkamah Agung. Meski awalnya dibatalkan oleh pengadilan federal, versi revisinya akhirnya disahkan oleh Mahkamah Agung pada 2018. Kini, kebijakan serupa berpotensi kembali memicu gelombang gugatan hukum yang sama.

Penutup

Dalam waktu dekat, perhatian tertuju pada respons kongres dan kemungkinan tindakan hukum dari lembaga HAM. Sementara itu, nasib ribuan orang dari negara-negara yang terdampak — termasuk pelajar, pengungsi, dan profesional — kembali terombang-ambing dalam ketidakpastian akibat kebijakan imigrasi paling kontroversial dalam sejarah kepresidenan AS modern.


 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Jangan Mendramatisir Haji – Seolah Gelar “Haji” adalah Piagam Sosial

Next Post

Tanggapan Sekretaris Kabinet Terkait Rumor Rencana Pencopotan Kapolri

Redaktur Senior 01

Redaktur Senior 01

Related Posts

Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi
Kecelakaan

Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

April 28, 2026
Feature

Jangan Memangkas Akar IPTEK: Menilik Ulang Kebijakan Penutupan Prodi Murni

April 28, 2026
Feature

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

April 28, 2026
Next Post
Demi Evaluasi Oknum yang Menyimpang, Kapolri  Tawarkan Band Sukatani Jadi Duta Polri

Tanggapan Sekretaris Kabinet Terkait Rumor Rencana Pencopotan Kapolri

Hari ini Sidang Lanjutan Hasto,  Mendengarkan Kesaksian Saksi Ahli Hukum Pidana Dari UGM

Hari ini Sidang Lanjutan Hasto, Mendengarkan Kesaksian Saksi Ahli Hukum Pidana Dari UGM

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Reshuffle Kabinet “4L”
Birokrasi

Reshuffle Kabinet “4L”

by Karyudi Sutajah Putra
April 27, 2026
0

Jakarta - Untuk kelima kalinya sejak dilantik sebagai Presiden RI pada 21 Oktober 2024, Prabowo Subianto melakukan reshuffle atau perombakan...

Read more
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Tinta Darah dan Garis di Atas Peta: Ketika Dunia Menjadi Kue yang Dibagi Habis

April 29, 2026
Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

April 28, 2026
Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

April 28, 2026

Ketika Iman Jadi Transaksi: Kita Sedang Menawar Tuhan?

April 28, 2026

NEGARA DENGAN DEMOKRASI BOHONG-BOHONGAN

April 28, 2026
Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

April 28, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Tinta Darah dan Garis di Atas Peta: Ketika Dunia Menjadi Kue yang Dibagi Habis

April 29, 2026
Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

April 28, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist