• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

UGM Klarifikasi Penolakan Kehadiran Anies Sebagai Narasumber Acara

Redaktur Senior 03 by Redaktur Senior 03
November 22, 2023
in Feature
0
UGM Klarifikasi Penolakan Kehadiran Anies Sebagai Narasumber Acara
Share on FacebookShare on Twitter

Sandi menekankan, UGM terbuka untuk siapa pun capres yang akan hadir di UGM. Ia mengatakan itu telah terbukti dengan terlaksananya dialog kebangsaaan beberapa waktu lalu yang menghadirkan Anies Baswedan, Prabowo Subianto, dan Ganjar Pranowo.

Yogyakarta – Fusilatnews – Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta mengklarifikasi pihak yang disebut panitia diskusi ‘Indonesian Future Studium Generale’ sebagai pihak rektorat dan menolak kehadiran capres Anies Baswedan sebagai narasumber acara di gedung kampus pada Jumat (17/11) lalu.

Sekretaris Universitas Andi Sandi menilai panitia terkait pada saat itu melakukan kesalahan, sehingga seolah-olah terdapat dialog via WhatsApp yang memperlihatkan larangan dari Rektorat UGM mengenai kehadiran Anies dalam kegiatan tersebut.

Padahal, dia menegaskan kampusnya tidak pernah melarang Anies yang kini berstatus calon presiden (capres) peserta Pilpres 2024 itu untuk datang dan mengisi acara tersebut. Apalagi hadir menjadi pembicara acara ilmiah.

“Setelah kami telusur, panitia tanpa entah apa tujuannya memberi nama ‘Rektorat’ pada profil WA staf Magister Manajemen yang meminjamkan tempat acara Studium Generale,” kata Andi dalam keterangannya, Selasa (21/11).

Dalam percakapan via WhatsApp itu diketahui pihak yang disebut sebagai ‘rektorat’ sudah dihubungi Polda DIY terkait rencana kehadiran Anies pada acara tersebut.

Sandi menambahkan, pihaknya telah mempertemukan antara pengelola gedung MM UGM dan Polda DIY. Menurutnya, kepolisian juga tidak pernah mengeluarkan pernyataan larangan Anies untuk datang ke UGM.

“Anies kan juga keluarga UGM dan acara tetap berjalan lancar kemarin,” katanya.

Sandi menekankan, UGM terbuka untuk siapa pun capres yang akan hadir di UGM. Ia mengatakan itu telah terbukti dengan terlaksananya dialog kebangsaaan beberapa waktu lalu yang menghadirkan Anies Baswedan, Prabowo Subianto, dan Ganjar Pranowo.

Sandi mengatakan UGM memiliki prosedur standar menyangkut kedatangan capres/cawapres ke kampus menjelang Pemilu 2024. Apabila konteksnya kampanye mereka harus diundang langsung oleh kampus, dengan peserta acara terbatas untuk kalangan mahasiswa UGM, serta tidak ada mobilisasi massa maupun alat peraga kampanye.

Dengan munculnya  kasus ini terutama di media sosial, UGM meminta panitia penyelenggara memberikan klarifikasi.Karena, acara tersebut juga bukan acara resmi UGM, namun hanya meminjam tempat saja.

“Ini sebagai proses belajar. Apalagi salah satu panitia penyelenggaranya yaitu M Khalid juga alumnus UGM,” tegasnya.

Sebelumnya, panitia acara ‘Indonesian Future Studium Generale’ yang diselenggarakan oleh lembaga swadaya masyarakat (LSM) BersamaIndonesia mengklaim tak mendapatkan rekomendasi atau izin dari rektorat kampus untuk mendatangkan Anies Baswedan sebagai narasumber.

Anies yang diundang dalam kapasitasnya sebagai Gubernur DKI Jakarta 2017-2022 itu kemudian digantikan oleh Thomas Lembong selaku menteri perdagangan 2015-2016, juga kepala badan koordinasi penanaman modal (BKPM) 2016-2019.

Muhammad Khalid selaku public affairs BersamaIndonesia menjelaskan, acara ini sudah terencana sejak dua pekan lalu dan klaimnya telah mencantumkan nama Anies sebagai salah satu praktisi pembicara. Saat itu pihaknya berkoordinasi dengan pihak prodi MM FEB UGM selaku pengelola tempat dan tidak ada catatan apapun terkait acara. Khalid mengklaim kala itu semua sudah ‘deal’.

Selebaran acara kemudian disebar melalui media sosial pada H-2. Sehari berselang atau Kamis (16/11) petang, pengelola lokasi acara mengirimkan pesan terusan WhatsApp dari rektorat kepada panitia. Intinya, kata Khalid, agar Anies tidak dihadirkan sebagai narasumber.

“Di situ ada redaksi (kalimat) bahwa apabila tetap memaksakan seperti itu akan ada aparat keamanan yang menertibkan acara ini atau dalam bahasa sederhananya dibubarkan,” kata Khalid di Auditorium MM UGM, Jumat (17/11).

Khalid pun menunjukkan percakapan dirinya di WhatsApp dengan seseorang bernama kontak ‘rektorat’ yang ia panggil dengan nama ‘Pak Wija’.

Isi percakapannya adalah meminta Khalid untuk memastikan kedatangan Anies. Selain itu ada anjuran rektor agar acara dibatalkan jika Anies tetap didatangkan. Kata dia, tangkapan layar percakapan ini sudah viral di media sosial X (Twitter).

Padahal, menurut Khalid, konsep acara ini sudah dijelaskan, yakni agar generasi muda melek dan terlibat dalam suatu proses kebijakan publik yang berorientasi pada keadilan sosial. Pihaknya sudah berargumen bahwa acaranya murni diskusi akademik dan bukan wadah kampanye peserta Pilpres 2024.

Belakangan pihak kampus UGM mengklaim tak satu pun dari jajaran rektorat mengeluarkan pernyataan penolakan terhadap kedatangan Anies. Mereka justru mempertanyakan siapa pihak yang diklaim sebagai ‘rektorat’ oleh panitia acara.

Hasil konfirmasi dengan pihak Prodi MM FEB UGM selaku pengelola tempat juga mendapati nama Anies tak tercantum dalam kerangka kegiatan dan susunan acara. Pihak prodi disebut hanya menanyakan perihal kehadiran Anies, bukan melarang untuk datang ke kampus.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Kasus Dugaan Korupsi APD Kemenkes: KPK Geledah Sejumlah Lokasi di Jabodetabek

Next Post

Tim Kampanye Daerah Anies – Imin Terbentuk dan Diumumkan, Mulai Tim Propinsi Sampai Tim Kabupaten/Kota

Redaktur Senior 03

Redaktur Senior 03

Related Posts

MARWAH KERAJAAN GOWA: MENGEMBALIKAN KEHORMATAN ADAT YANG TERGERUS REGULASI
Feature

MARWAH KERAJAAN GOWA: MENGEMBALIKAN KEHORMATAN ADAT YANG TERGERUS REGULASI

July 30, 2026
Economy

Reformasi INKOS KOSGORO Dari Organisasi Administratif Menjadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Koperasi

July 30, 2026
Menuju Fasisme Gaya Baru: Ketika Birokrasi Ditata dengan Komando dan Hukum Diakali
Birokrasi

Menuju Fasisme Gaya Baru: Ketika Birokrasi Ditata dengan Komando dan Hukum Diakali

July 30, 2026
Next Post
Tim Kampanye Daerah Anies – Imin Terbentuk dan Diumumkan, Mulai Tim Propinsi Sampai Tim Kabupaten/Kota

Tim Kampanye Daerah Anies - Imin Terbentuk dan Diumumkan, Mulai Tim Propinsi Sampai Tim Kabupaten/Kota

Pelantikan Panglima TNI Agus Subiyanto digelar di Istana Negara Rabu Pagi ini

Pelantikan Panglima TNI Agus Subiyanto digelar di Istana Negara Rabu Pagi ini

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Birokrasi

Ketika Gaji Kepala Daerah Jadi Kambing Hitam

by Karyudi Sutajah Putra
July 30, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Calon Pimpinan KPK 2019-2024 Jakarta - Setiap ada kepala daerah ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), gaji...

Read more
Habis Nanik, Terbitlah Hotman

Habis Nanik, Terbitlah Hotman

July 23, 2026
Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

July 11, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
MARWAH KERAJAAN GOWA: MENGEMBALIKAN KEHORMATAN ADAT YANG TERGERUS REGULASI

MARWAH KERAJAAN GOWA: MENGEMBALIKAN KEHORMATAN ADAT YANG TERGERUS REGULASI

July 30, 2026

Reformasi INKOS KOSGORO Dari Organisasi Administratif Menjadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Koperasi

July 30, 2026
Menuju Fasisme Gaya Baru: Ketika Birokrasi Ditata dengan Komando dan Hukum Diakali

Menuju Fasisme Gaya Baru: Ketika Birokrasi Ditata dengan Komando dan Hukum Diakali

July 30, 2026
Eksepsi Tifa Diterima, Jokowi Tak Perlu Membuktikan Ijazah di Persidangan

Re-Dakwaan JPU terhadap dr. Tifa: Tahapan Hukum Berlanjut Tanpa Putusan Sela Kedua

July 30, 2026
Pemalang Riwayatmu Kini: Habis Agung Terbitlah Anom

Pemalang Riwayatmu Kini: Habis Agung Terbitlah Anom

July 30, 2026
Negara Bukan Pedagang: Mengapa Kekuasaan Sulit Menjadi Pebisnis yang Baik

Negara Bukan Pedagang: Mengapa Kekuasaan Sulit Menjadi Pebisnis yang Baik

July 30, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

MARWAH KERAJAAN GOWA: MENGEMBALIKAN KEHORMATAN ADAT YANG TERGERUS REGULASI

MARWAH KERAJAAN GOWA: MENGEMBALIKAN KEHORMATAN ADAT YANG TERGERUS REGULASI

July 30, 2026

Reformasi INKOS KOSGORO Dari Organisasi Administratif Menjadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Koperasi

July 30, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist