“Klien kami ini sebenarnya korban. Korban dari produksi film itu. Korban dari para pembuat film ataupun yang memproduksi itu,” kata Acong di Polda Metro Jaya.
Jakarta – Fusilatnews – Dengan didampingi oleh Acong Latif.kuasa hukumnya,Artis FTV CN hari ini hadir memenuhi panggilan penyidik Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya untuk diperiksa sebagai saksi. dugaan produksi film porno lokal
Artis FTV berinisial CN merasa menjadi korban usai ikut berperan dalam film porno buatan rumah produksi di Jakarta Selatan.
“Klien kami ini sebenarnya korban. Korban dari produksi film itu. Korban dari para pembuat film ataupun yang memproduksi itu,” kata Acong di Polda Metro Jaya.
Menurut Acong, kliennya itu diajak oleh seseorang untuk berperan dalam sebuah judul film. Acong mengklaim, kliennya sempat menolak tawaran itu.
“Jadi dia ini diajak oleh seseorang untuk jadi pemeran salah satu film yang diproduksi mereka, walaupun sebenarnya sempat menolak pertama,” ucap Acong.
“CN ini ada dua film, judulnya nanti setelah diperiksa biar disampaikan sama dia,” katanya menambahkan.
Menurut Acong CN diajak untuk berperan dalam film tersebut di tahun 2023. Namun, ia belum menjelaskan secara rinci soal kronologi kliennya bisa terlibat dalam pembuatan film tersebut.
“Siapa yang ngajak, nanti CN yang jelaskan kepada kalian,” ujarnya.
Menyusul dibongkarnya produksi film porno lokal oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya kini polisi memanggil para artis film porno itu untuk melakukan klarifikasi
Dari serangkaian penyelidikan dan penyidikan, polisi menetapkan lima orang sebagai tersangka. Salah satunya adalah I yang berperan sebagai sutradara, admin, pemilik dan yang menguasai website serta produser dari film-film yang diunggah di tiga situs tersebut.
Kini, polisi juga melayangkan surat panggilan terhadap 11 perempuan dan lima pria yang menjadi pemeran dalam film porno buatan rumah produksi di Jakarta Selatan.
Para pemeran dalam film porno tersebut sebagian besar berasal dari artis dan selebgram yang salah satunya dikenal dengan nama alias Siskaeee.
Menyusul dibongkarnya produksi film porno lokal oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya




















