FusilatNews- Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Ahmad Taufan Damanik buka suara soal videonya yang viral. Dalam video itu Taufan menyebut matan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo seperti bos mafia.
Vidio viral media sosial (medsos) yang memperlihatkan Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik menyebut Ferdy Sambo bukan orang sembarangan. Dalam video itu, Taufan bahkan menyebut Ferdy Sambo sebagai ‘bos mafia’. Menanggapi hal tersebut Taufan membenarkan adanya video tersebut. Dia mengatakan video itu diambil pada Jumat (2/9) lalu saat dia tengah diskusi santai dengan penyandang disabilitas di Medan
Dia mengatakan video itu diambil dan diunggah tanpa sepengetahuan dirinya. “Tanpa persetujuan ada yang merekam dan memposting, itu tidak etis,” kata dia lewat keterangan tertulis, dikutip tempo.co Senin, 5 September 2022.
Taufan menjelaskan tentang ucapan bos mafia. Dia mengatakan Sambo mampu mengendalikan puluhan polisi, bahkan yang di luar struktur organisasi yang dia pimpin. Sambo, kata dia, juga mampu melakukan obstruction of justice. “Kan luar biasa itu,” ungkapnya.
Taufan mengatakan kata mafia memang kurang tepat untuk disampaikan ke publik. Menurut dia, kata mafia itu disampaikan dalam keadaan obrolan informal sesama teman. “Sayangnya direkam dan di-posting,” ujar dia.
Lebih lanjut, Taufan menjelaskan maksud ucapanya yang menyebut Ferdy Sambo sebagai ‘bos mafia’. Dia mengatakan Ferdy Sambo mampu mengendalikan puluhan polisi.
“Dia (Ferdy Sambo) mampu mengendalikan puluhan polisi bahkan yang di luar kendalinya (Reskrim) serta melakukan rekayasa obstruction of justice, kan luar biasa itu. Di wawancara lain, saya menggambarkan kelompok ini seperti tumor yang menggerogoti institusi Polri dan penegakan hukum. Makanya Kapolri harus berani ambil tindakan tegas membuang semua elemen tumornya,” ungkapnya.

























