• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home News

Warning Dari Para Akhli; Negara Gagal – Ketimpangan – Kurs Rupiah Anjlok

Redaktur Senior 01 by Redaktur Senior 01
December 29, 2023
in News, Politik
0
Jokowi Dikritik; Perbaikan Jalan Propinsi Legacy Yg Buruk
Share on FacebookShare on Twitter

Indonesia butuh pemimpin yang ekstra kreatif untuk mengelola APBN.

Fusilatnews– – Ekonom senior IPB University Prof Didin S Damanhuri memberi peringatan terhadap kondisi Indonesia akhir-akhir ini. Berbicara dalam Diskusi Refleksi Dinamika Perjalanan Bangsa Tahun 2023 dan Proyeksi 2024 yang digelar di FEM IPB University, Kamis (28/12/2023), Prof Didin menyoroti fenomena negara gagal, middle income trap, hingga butuhnya pemimpin yang kreatif mengelola APBN Indonesia.
Selain Prof Didin, diskusi juga menghadirkan RektorIPB University Prof Arif Satria, Dekan Fakultas Ekonomi dan Manajemen IPB University Irfan Syauqi Beik, Guru Besar FEM IPB University Prof Yusman Syaukat, dan Ketum Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia Dr Adian Husaini. Prof Didin didaulat membicarakan kondisi ekonomi politik 2023 dan proyeksi 2024.

Prof Didin membuka paparannya lewat perubahan yang terjadi di negara-negara. Kata dia, perubahan di negara bisa berarti positif atau negatif. Perubahan yang buruk di negara yang baik, ia memberi contoh, pada Jerman di era kemunculan Adolf Hitler, yang akhirnya membuat negara itu terpuruk dan menyeret ke Perang Dunia II.

Prof Didin mengingatkan, Indonesia saat ini masih terjebak dalam jebakan kelas menengah atau middle income trap. Maksudnya, pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) per kapita rakyat Indonesia sejak era reformasi hanya bisa tumbuh tiga kali lipat. Sementara di zaman Orde Baru, variabel yang sama bisa tumbuh sampai 18 kali.

Padahal, kata dia, seharusnya reformasi bisa melejitkan PDB per kapita tersebut. “Tapi kita melihat sekarang mencapai 10 ribu dolar AS per kapita saja amat sukar,” katanya.

Situasi ini, lanjut anggota Dewan Pakar Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) itu, bisa mengarah ke negara gagal. Kegagalan, selain dari sisi demokrasi, juga dari sisi ekonomi. Ia memberi contoh industri ekstraktif Indonesia. “Sumber daya alam kita makin terkikis dengan cepat,” katanya. Kebijakan hilirisasi nikel, lanjut dia, diprediksi lebih menguntungkan negara lain ketimbang Indonesia.

Pada saat yang sama, pertumbuhan ekonomi pun seolah mentok di angka lima persen. Pemerintah terlihat masih sangat berorientasi pada mengejar angka pertumbuhan yang tinggi, ketimbang pertumbuhan ekonomi yang berkualitas.

Padahal dalam situasi sekarang ini, Prof Didin menilai Indonesia butuh pertumbuhan ekonomi yang berkualitas namun juga merata. Persoalan pemerataan ini sudah serius. Karena dari data rasio gini, kata dia, situasi pemerataan ekonomi Indonesia tidak baik baik saja.

Ia lalu merujuk pada debat capres dan cawapres tiga pekan terakhir. Seluruh kandidat, kata dia, menggaungkan pertumbuhan ekonomi lima persen. Ketika diminta tujuh persen, kata dia, tidak ada satu kandidat yang bisa menjelaskan bagaimana Indonesia mampu menembus pertumbuhan berkualitas tujuh persen itu.

“Indonesia butuh pemimpin yang ekstra kreatif untuk membuat APBN aman untuk pembangunan,“ kata Prof Didin.

Prof Didin kemudian memperlihatkan data rasio aset dan finansial. Di mana kelompok minoritas menguasai lebih dari 80 persen ketimbang kelompok mayoritas. Pada 2014, rasio aset kelompok kaya di Indonesia itu 500 kali dari kelompok miskin. “Sekarang sudah sampai satu juta kali,” kata dia.

Data lain yang dipaparkan adalah soal jumlah UMKM Indonesia yang mencapai 65 juta unit tapi dengan omset yang kalau dijumlah total hanya 20 persen dari total unit bisnis lainnya. “Kelompok kaya menguasai 80 persen omsetnya. Ini justru makin parah!” kata Prof Didin, mengkritik.

Hal yang perlu diperhatikan dalam waktu dekat, kata dia, adalah kestabilan kurs rupiah. Ia mewanti-wanti pemerintah dan Bank Indonesia untuk menjaga kurs menjauhi teritori Rp 16 ribu per dolar AS. Ia khawatir, di saat pemilu ini kurs kalau tidak dijaga bisa bergerak ke Rp 16 ribu, justru muncul sentimen krisis finansial lanjutan.

Ditanya soal proyeksi 2024, Prof Didin menekankan pada empat hal. Pertama soal stabilitas harga pangan. Karena ini sangat memengaruhi daya beli rumah tangga. Ia meminta pemerintah menjaga dan memperkuat Bulog perihal harga beras.

Kemudian, Prof Didin merilis kembali isu lawas soal perlunya pajak diurus oleh satu badan tersendiri, lepas dari Kemenkeu dan berada di bawah Presiden. Ia juga meminta pemerintah memperkuat Bappenas, dan mengkritik peran Kemenkeu yang terasa terlalu sentralistis.

Selengkapnya disini : https://news.republika.co.id/berita/s6dofh475/ekonom-senior-beri-warning-mulai-dari-negara-gagal-ketimpangan-hingga-kurs-rupiah

 

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Apresiasi Kepada KPU – Mengapa?

Next Post

KPU : Manfaat Teknologi Yang Canggih Kalah Oleh Ketidak Jujuran

Redaktur Senior 01

Redaktur Senior 01

Related Posts

MMS Sambut Baik Langkah Kementerian Kebudayaan Sederhanakan Proses Dana Indonesia Raya 2026
daerah

MMS Sambut Baik Langkah Kementerian Kebudayaan Sederhanakan Proses Dana Indonesia Raya 2026

April 19, 2026
Pertamax Bakal Naik Jadi Rp16.000 per Liter? Ini Penjelasan Pertamina
Layanan Publik

Daftar Lengkap Harga BBM se-Indonesia per 18 April 2026!

April 19, 2026
Mobil Listrik Tak Lagi Otomatis Bebas Pajak, Pemerintah Terapkan Skema Baru
Layanan Publik

Mobil Listrik Tak Lagi Otomatis Bebas Pajak, Pemerintah Terapkan Skema Baru

April 18, 2026
Next Post
KPU : Manfaat Teknologi Yang Canggih Kalah Oleh Ketidak Jujuran

KPU : Manfaat Teknologi Yang Canggih Kalah Oleh Ketidak Jujuran

Kronologi Anies Ditampar dan Langkah Timnas AMIN Selanjutnya

Kronologi Anies Ditampar dan Langkah Timnas AMIN Selanjutnya

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi
Feature

Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

by Karyudi Sutajah Putra
April 19, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Jusuf Kalla (JK) sudah membuka front pertempuran....

Read more
JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

April 19, 2026
Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

April 17, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi

Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi

April 20, 2026
Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat

Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat

April 20, 2026
MBG: Gagasan Lama, Eksekusi Tergesa, dan Arah yang Kabur

MBG: Gagasan Lama, Eksekusi Tergesa, dan Arah yang Kabur

April 20, 2026

Mengelola Risiko DSR 40%: Ketika Negara Seperti Keluarga yang Terlilit Cicilan di Tengah Dunia yang Bergejolak

April 20, 2026

Inspirasi Kecil di Senja itu dan Coretan Indah Ali Syarief

April 19, 2026
Sikat dan Semir Sepatu: Puncak Absurditas Anggaran “Bakar Duit” Badan Gizi Nasional

Sikat dan Semir Sepatu: Puncak Absurditas Anggaran “Bakar Duit” Badan Gizi Nasional

April 19, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi

Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi

April 20, 2026
Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat

Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat

April 20, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist