• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

“Yang Mulia” dari Arteria: Post Power Syndrome

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
March 3, 2025
in Feature, Pojok KSP, Tokoh
0
Desak Jaksa Agung Pecat Kajati Pakai Bahasa Sunda. Arteria : Membuat takut dan bingung peserta rapat
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Calon Pimpinan KPK 2019-2024

Jakarta – Seperti politik, politikus pun punya logikanya sendiri. Bahkan ketika sudah pensiun dari politik. Contohnya Arteria Dahlan.

Sejak 2015 hingga 2024, Arteria menjadi anggota DPR RI dari PDI Perjuangan daerah Pemilihan Jawa Timur VI yang meliputi Kabupaten/Kota Blitar, Kabupaten/Kota Kediri dan Kabupaten Tulungagung.

Usai terpental dari kursi Senayan di Pemilu 2024, Arteria kembali ke habitat sebelumnya sebagai pengacara.

Arteria kini menjadi kuasa hukum dari Lisa Rachmat, kuasa hukum Ronald Tannur yang menjadi terdakwa suap vonis bebas kliennya itu yang melibatkan trio hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Jawa Timur, yakni Mangapul, Erintuah Damanik dan Heru Hanindyo. Arteria pun menjadi kuasa hukum dari kuasa hukum.

Mangapul dihadirkan sebagai saksi untuk terdakwa mantan pejabat Mahkamah Agung (MA), Zarof Ricar; Meirizka Widjaja, ibu Ronald Tannur; dan Lisa Rachmat, kuasa hukum Ronald Tannur, terpidana kasus pembunuhan pacarnya sendiri, Dini Sera Afrianti.

Dalam sidang yang berlangsung di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada PN Jakarta Pusat, Senin (3/3/2025) seperti dilansir sejumlah media, Arteria selalu memanggil Mangapul dengan sebutan “Yang Mulia”.

Arteria pun mendapat teguran dari hakim, dan pada sidang berikutnya yang akan menghadirkan Erintuah Damanik sebagai saksi, ia disarankan agar memanggil saksi cukup dengan sebutan saksi saja, tak perlu dengan sebutan “yang mulia”.

Post Power Syndrome

Apa yang dilakukan Arteria itu mengindikasikan dirinya sedang mengalami apa yang dalam ilmu psikologi disebut sebagai “post power syndrome” setelah pensiun dari Senayan.

Orang yang dilanda “post power syndrome” atau sindrom setelah tidak berkuasa lagi biasanya ingin unjuk taring atau menunjukkan kekuatannya seperti saat masih berkuasa.

Dengan memanggil saksi dengan sebutan “yang mulia”, seolah ia ingin menciptakan norma atau pakem baru, keluar dari kelaziman atau norma lama. Ia ingin menunjukkan akunya. “Suka-suka gue,” mungkin begitu suara batinnya.

Selain itu, mungkin saja Arteria gila hormat. Dengan menyebut saksi sebagai “yang mulia”, diam-diam di dalam hati mungkin ia ingin mendapatkan sebutan yang sama dari saksi bahkan hakim. Padahal dalam sidang di pengadilan, hanya hakim yang seyogianya dipanggil dengan embel-embel atau atribut “yang mulia” sebagai bentuk penghormatan karena ia atau mereka pemimpin sidang. Selebihnya tidak, baik jaksa penuntut umum, saksi, atau pun kuasa hukum, apalagi terdakwa.

Masih segar dalam ingatan kita saat Arteria mengajukan protes gegara dirinya dan anggota DPR lainnya tidak dipanggil dengan sebutan “yang terhormat” oleh Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat menggelar Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi III DPR tahun 2017 lalu.

Padahal, ada figur publik yang sudah mengusulkan agar para anggota DPR tidak perlu dipanggil dengan sebutan “yang terhormat”, apalagi di luar sidang, karena banyak di antara anggota DPR yang perilakunya tidak terhormat. Korupsi, misalnya.

Hal lain yang dapat dicatat dari sikap Arteria yang memanggil saksi dengan sebutan “yang mulia” adalah hilangnya standar moral di kalangan penegak hukum.

Mangapul adalah saksi bukan sembarang saksi. Dia adalah hakim yang dipecat dan diadili karena kasus suap vonis bebas Ronald Tannur. Kalau pelaku korupsi saja dipanggil dengan sebutan “yang mulia”, di mana standar moralnya?

Demikianlah. Kita tunggu saja sidang-sidang berikutnya, apakah Arteria Dahlan masih menyebut saksi dengan embel-embel “yang mulia” atau tidak. Jika masih, berarti dia dan mungkin kita semua telah benar-benar kehilangan standar moral, sehingga koruptor pun dimuliakan.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Mengapa Harus Belajar Menulis, Anak-Anak – Daripada Main Game atau Keluyuran

Next Post

Autophagy dan Puasa Ramadhan: Sebuah Mekanisme Pembersihan dan Penyembuhan Alami

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

Misi Mata-mata Prabowo di BGN
Feature

Misi Mata-mata Prabowo di BGN

June 3, 2026
Feature

Solusi Program MBG: Bangun Dapur Sekolah, Bukan Proyek Raksasa

June 3, 2026
Siapa Pengganti Menpan RB, Nama Yg Dikantong Jokowi atau  Megawati?
Feature

Semua Parpol Akan Menjadi Lawan Jokowi

June 3, 2026
Next Post
Autophagy dan Puasa Ramadhan: Sebuah Mekanisme Pembersihan dan Penyembuhan Alami

Autophagy dan Puasa Ramadhan: Sebuah Mekanisme Pembersihan dan Penyembuhan Alami

Anies Baswedan Kaget Saat Buka Puasa Disajikan McDonald

Anies Baswedan Kaget Saat Buka Puasa Disajikan McDonald

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Feature

Pancasila: Lahir untuk Mati!

by Karyudi Sutajah Putra
June 2, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Baru pada 2016 lalu Bung Karno mendapat...

Read more
Evakuasi 380 WNI dari Iran Akan Lewat Jalur Darat, Pemerintah: Wilayah Udara Tidak Bisa Dilewati

Indonesia Kutuk Israel: Mengapa Kak Sugiono Kebakaran Jenggot?

May 25, 2026
Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

May 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Misi Mata-mata Prabowo di BGN

Misi Mata-mata Prabowo di BGN

June 3, 2026

Solusi Program MBG: Bangun Dapur Sekolah, Bukan Proyek Raksasa

June 3, 2026
Ratna Sarumpaet Soroti Rekam Jejak Nanik Deang Usai Ditunjuk Jadi Kepala BGN Baru

Ratna Sarumpaet Soroti Rekam Jejak Nanik Deang Usai Ditunjuk Jadi Kepala BGN Baru

June 3, 2026
Siapa Pengganti Menpan RB, Nama Yg Dikantong Jokowi atau  Megawati?

Semua Parpol Akan Menjadi Lawan Jokowi

June 3, 2026
Jokowi Turun Gunung: Ambisi Kekuasaan dan Bayang-Bayang Jeruji Penjara

Jokowi Turun Gunung: Ambisi Kekuasaan dan Bayang-Bayang Jeruji Penjara

June 3, 2026
Nanik dan Tantangan Membangun Kembali Kepercayaan Publik

Nanik dan Tantangan Membangun Kembali Kepercayaan Publik

June 3, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Misi Mata-mata Prabowo di BGN

Misi Mata-mata Prabowo di BGN

June 3, 2026

Solusi Program MBG: Bangun Dapur Sekolah, Bukan Proyek Raksasa

June 3, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...